Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Klanceng Edufarm, Inovasi Mahasiswa UMS yang Gabungkan Edukasi, Ekonomi, dan Ekologi

Dwi Kurniadi, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 10 September 2025 18:09 WIB
Klanceng Edufarm, Inovasi Mahasiswa UMS yang Gabungkan Edukasi, Ekonomi, dan Ekologi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dari tangan kreatif mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), lahirlah sebuah inovasi usaha yang unik sekaligus berkelanjutan: Klanceng Edufarm. Usaha ini diinisiasi Hibatulloh Al-Mubarok, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam UMS, bersama tiga rekannya: Wildan Iskandar, Oyan Sugianto, dan Riski Aldiansyah. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dari tangan kreatif mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), lahirlah sebuah inovasi usaha yang unik sekaligus berkelanjutan: Klanceng Edufarm. Usaha ini diinisiasi Hibatulloh Al-Mubarok, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam UMS, bersama tiga rekannya: Wildan Iskandar, Oyan Sugianto, dan Riski Aldiansyah.

Nama “Klanceng Edufarm” bukan sekadar label, melainkan mencerminkan visi besar di baliknya. Kata klanceng merujuk pada lebah trigona (Trigona sp.) yang menjadi fokus budidaya, sedangkan Edufarm menggambarkan konsep usaha berbasis edukasi (education) dan pertanian (farm).

Artinya, usaha ini tidak hanya menjual madu, tetapi juga memberikan pengalaman belajar dan membuka peluang kemitraan. Resmi dirintis pada tahun 2024, Klanceng Edufarm kini berkembang pesat. Dengan basis pengembangan di lingkungan Shabran Farm UMS, usaha ini menjangkau masyarakat sekitar melalui berbagai program, mulai dari kemitraan budidaya lebah, reseller madu, hingga pelatihan langsung bagi calon wirausahawan muda.

“Sejak awal kami tidak hanya ingin menciptakan usaha yang menguntungkan, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Klanceng Edufarm hadir untuk memberikan edukasi, membuka peluang usaha, dan menjaga keberlanjutan alam,” ungkap Hibatulloh Al-Mubarok, selaku Founder sekaligus Direktur.

Lebah klanceng dipilih bukan tanpa alasan. Dari sisi ekonomi, madu klanceng dikenal bernilai tinggi, sehingga membuka peluang usaha menjanjikan. Dari sisi ekologi, lebah ini berperan penting dalam penyerbukan tanaman buah tanpa merusak bunga, sehingga membantu peningkatan produktivitas pertanian.

Dari tangan kreatif mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), lahirlah sebuah inovasi usaha yang unik sekaligus berkelanjutan: Klanceng Edufarm. Usaha ini diinisiasi Hibatulloh Al-Mubarok, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam UMS, bersama tiga rekannya: Wildan Iskandar, Oyan Sugianto, dan Riski Aldiansyah.

Dari tangan kreatif mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), lahirlah sebuah inovasi usaha yang unik sekaligus berkelanjutan: Klanceng Edufarm. Usaha ini diinisiasi Hibatulloh Al-Mubarok, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam UMS, bersama tiga rekannya: Wildan Iskandar, Oyan Sugianto, dan Riski Aldiansyah. (Humas)

Metode pengelolaan lebah juga dilakukan secara profesional. Prosesnya dimulai dari pembentukan koloni, penyediaan sarang, hingga perawatan rutin agar lebah tetap produktif. Setelah koloni stabil, panen madu dilakukan dengan cara higienis. Tak hanya madu, Klanceng Edufarm menawarkan penjualan koloni baru, buku panduan, serta paket budidaya lengkap dengan pelatihan praktik.

Kerja keras dan inovasi tim ini telah membuahkan berbagai apresiasi. Klanceng Edufarm berhasil lolos Program Inovasi Kewirausahaan (PIK), mendapatkan pendanaan P2MW melalui Diktisaintek, serta meraih penghargaan Student Achievement Awards 2025.

Pencapaian tersebut juga mendapat apresiasi dari pembimbing mereka, Mutoharun Jinan. “Saya berharap Klanceng Edufarm dapat terus berkembang, menjadi model usaha mahasiswa yang berdaya guna, serta memberi kontribusi nyata dalam aspek ekonomi, edukasi, dan kelestarian lingkungan.”

Testimoni positif pun datang dari pelanggan. Intan, salah satu konsumen, menyampaikan pengalamannya. “Dengan harga yang terjangkau, saya bisa mendapatkan madu klanceng berkualitas karena langsung berasal dari peternakan Klanceng Edufarm di Makamhaji, Kartasura.”

Selain memperoleh madu asli, Intan mendapat ilmu baru melalui edukasi yang diberikan langsung oleh owner. “Jadi bukan hanya membeli produk, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang bermanfaat.” Dengan semangat muda dan dukungan berbagai pihak, Klaceng Edufarm siap menjadi ikon kewirausahaan mahasiswa UMS yang tidak hanya menghasilkan profit, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat dan alam.

Berita Terbaru

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...

Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...

Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...