
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berdaya saing global.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara UMS, Institut Pertanian Bogor (IPB), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), dan BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama tersebut dilaksanakan sebagai upaya menghadapi tantangan disrupsi industri dan krisis ekonomi global yang memengaruhi pasar tenaga kerja.
Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, menjelaskan inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan SDM yang tersertifikasi dan memiliki kompetensi bertaraf internasional. “UMS bersama IPB siap meningkatkan kompetensi anggota APINDO agar memiliki skill global dan mampu beradaptasi dalam lanskap kerja yang terus berubah,” ujarnya.
Menurut Harun, kerja sama ini juga menjadi bentuk kontribusi aktif UMS sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan softskill, kompetensi SDM dan adaptif dunia kerja yang semakin kompleks akibat digitalisasi dan otomatisasi.
Pentingnya Kolaborasi
Senada dengan itu, Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, dalam forum nasional bertajuk Indonesia Incorporated Quo Vadis di Gd. BJ Habibie Jakarta, pada Senin (28/7/2025), dikutip dari rilis laman brin.go.id , menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem tenaga kerja yang berdaya tahan terhadap krisis.
Ia menekankan krisis ekonomi global mendorong transformasi digital secara besar-besaran, yang berdampak pada hilangnya pekerjaan manual secara permanen. “Kita harus menyadari pentingnya reskilling dan upskilling. Investasi bukan hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada SDM yang unggul, riset, dan inovasi,” tegas Amarulla.
BRIN mendukung kolaborasi dengan BPJS, dunia usaha, dan akademisi untuk menciptakan teknologi yang menyerap, bukan menggantikan, tenaga kerja. Rektor UMS melihat pandangan BRIN tersebut sejalan dengan visi UMS yang berkomitmen membangun SDM unggul yang tidak hanya tangguh secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap tantangan global.
“Kami meyakini bahwa kerja sama ini bukan hanya bentuk komitmen pendidikan tinggi terhadap dunia industri, tetapi juga sebagai bagian dari solusi menghadapi era pasca-pandemi dan resesi global,” imbuhnya.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berdaya saing global. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara UMS, Institut Pertanian Bogor (IPB), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), dan BPJS Ketenagakerjaan. (Humas)
Sementara itu, kerja sama ini juga membuka peluang besar untuk menciptakan program pelatihan vokasional, pengembangan kurikulum berbasis industri, dan akses terhadap sertifikasi kompetensi global yang diakui secara luas, utamanya bagi kalangan dunia usaha yang tergabung dalam APINDO.
Dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, kerja sama ini turut memperkuat sistem perlindungan sosial melalui integrasi pendidikan, pelatihan, dan jaminan ketenagakerjaan yang adaptif terhadap dinamika industri. “Ini menjadi bentuk respons konkret terhadap kondisi ketenagakerjaan yang makin terdampak oleh transformasi teknologi dan otomatisasi,” kata Prof. Harun.
UMS berharap kolaborasi ini dapat menjadi model sinergi antara akademisi dan sektor industri untuk menjawab tantangan PHK masif berbasis otomatisasi, sebagaimana dipaparkan BRIN, sekaligus menciptakan sistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
Dengan langkah ini, UMS menegaskan perannya sebagai kampus yang proaktif dalam menghadapi tantangan zaman dan menjadi katalisator dalam mencetak generasi profesional yang mampu bersaing secara global, sekaligus menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan.
Fakultas Farmasi UMS Kenalkan Bahan Alam untuk Mendukung Kesehatan Lambung
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi penggunaan obat antinyeri secara aman dan rasional kepada masyarakat di Tipes, Serengan, Solo. Kegiatan pengabdian...
BenerinAja, Inovasi Mahasiswa UMS yang Permudah Layanan Servis Elektronik
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Berawal dari kebutuhan masyarakat terhadap layanan reparasi elektronik yang mudah diakses dan terpercaya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan BenerinAja. Platform digital yang...
Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...
UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...
Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...
Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...
Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...
Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...
AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas
PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...
Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...
Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...
725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...






