Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Semiloka SD Muhammadiyah 22 Sruni-Fakultas Psikologi UMS: Rajut Karakter Anak lewat Pengelolaan Emosi

Wiwid Widyaningrum, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 10 Juli 2025 10:36 WIB
Semiloka SD Muhammadiyah 22 Sruni-Fakultas Psikologi UMS: Rajut Karakter Anak lewat Pengelolaan Emosi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - SD Muhammadiyah 22 Sruni Solo Utara, menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengelola Emosi Anak untuk Membentuk Karakter yang Baik dan Kuat” di Boyolali. (Humas)

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Di tengah sejuknya udara pedesaaan Donohudan Boyolali, sebuah resort bernuansa etnik Jawa menjadi saksi berlangsungnya semiloka yang menghangatkan hati para pendidik dan orang tua.

SD Muhammadiyah 22 Sruni Solo Utara, menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengelola Emosi Anak untuk Membentuk Karakter yang Baik dan Kuat.”

Semiloka ini bukan sekadar seminar biasa. Ia hadir sebagai ruang dialog yang menyentuh sisi kemanusiaan para guru dan orang tua murid— mereka yang tiap hari berhadapan langsung dengan dunia emosional anak-anak. Acara ini diikuti oleh seluruh guru, karyawan, dan perwakilan wali murid dari Komite Sekolah .

Kepala SD Muhammadiyah 22 Sruni, Yanto, dalam sambutannya menegaskan semiloka ini menjadi momen penting untuk menajamkan kembali wawasan dan keterampilan para pendidik dalam menghadapi anak-anak generasi digital. “Anak adalah harapan keluarga dan sekaligus estafet peradaban bangsa. Amanah ini adalah tugas semua institusi pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945,” ujarnya.

Tantangan Sekaligus Peluang

Menurut Yanto, menghadapi luapan emosi anak-anak merupakan tantangan sekaligus peluang emas bagi guru untuk membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat secara emosional. Dia mengatakan anak-anak sering kali belum tahu bagaimana cara mengekspresikan emosi dengan tepat, sehingga  dalam mengelola emsoi anak didiknya.

Guru perlu menjaga ketenangan diri terlebih dahulu dan tidak terpancing emosi.Tunjukkan empati melalui bahasa tubuh dan ekspresi wajah yang hangat. Misalnya, “Ibu tahu kamu sedang marah, ya?” Suasana menjadi semakin reflektif ketika Soleh Amini Yahman, Psikolog dari Fakultas Psikologi UMS memulai sesi utamanya.

Didampingi dua mahasiswa, Diki Yulianto dan Bagus Kresna Dwijanarko, ia memaparkan pentingnya membentuk karakter anak melalui pengelolaan emosi. “Karakter tidak terbentuk dalam semalam. Ini adalah hasil pembelajaran jangka panjang, dan emosi menjadi pintu masuk utamanya,” terang Soleh.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membantu anak mengenali dan memahami emosinya. Dengan memberi nama pada emosi seperti “marah”, “sedih”, atau “senang”, anak belajar memahami perasaannya sendiri. “Semua emosi adalah valid, tapi cara mengekspresikannya yang harus diajarkan,” tambahnya.

SD Muhammadiyah 22 Sruni Solo Utara, menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengelola Emosi Anak untuk Membentuk Karakter yang Baik dan Kuat” di Boyolali.

SD Muhammadiyah 22 Sruni Solo Utara, menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengelola Emosi Anak untuk Membentuk Karakter yang Baik dan Kuat” di Boyolali. (Humas)

Dalam sesi diskusi, Fatimah, guru kelas 1, mengungkapkan betapa berkesannya kegiatan ini baginya. “Saya jadi semakin sadar bahwa anak-anak usia dini belum bisa mengelola emosi. Guru harus belajar masuk ke dunia mereka, bukan menarik mereka ke dunia orang dewasa,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Rahmita, guru lainnya, menambahkan bahwa banyak nilai-nilai karakter bisa ditumbuhkan lewat afirmasi positif di kelas. “Mulai dari jujur, disiplin, empati, hingga gotong royong. Semua itu bisa dibentuk lewat pola komunikasi yang membangun,” katanya.

Semiloka ditutup dengan penekanan bahwa karakter yang baik dan kuat merupakan perpaduan antara integritas moral dan ketangguhan mental. Karakter seperti ini bukan hanya membuat anak mampu menghadapi tantangan, tetapi juga memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Menariknya, kegiatan ini tidak berhenti di sini. Rencananya, akan dilanjutkan dalam bentuk parenting class dan workshop praktik nyata agar sinergi antara sekolah dan orang tua semakin kokoh. Harapannya, SD Muhammadiyah 22 Sruni tak hanya menjadi tempat belajar, tapi juga rumah kedua yang hangat bagi tumbuhnya karakter anak-anak masa depan bangsa.

Berita Terbaru

SD Muhammadiyah PK Banyudono Borong Tiga Piala FLS3N Tingkat Kecamatan

BANYUDONO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono memborong tiga piala dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Banyudono yang...

Tiga Santri PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Sambi Gondol Juara 2 MTQ Boyolali 2026

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Sambi meraih Juara 2 pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) cabang Syarhil Qur’an tingkat Kabupaten...

Semarak Hardiknas 2026, SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Lomba Senam hingga Bazar Market Day

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 1 Solo menggelar Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 bertajuk Sound and Soul Festival selama dua hari, Senin–Selasa (27–28/4/2026). Seluruh...

Rihlah ke Green Valley Bandungan, Wali Murid dan Guru SD Muhammadiyah PK Banyudono Perkuat Kebersamaan

BANDUNGAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Paguyuban Kelas 5B SD Muhammadiyah PK Banyudono, Boyolali, menggelar rihlah di Green Valley Bandungan, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi momen untuk mempererat...

Dari Mentimeter sampai Kahoot, KKN-DIK UMS Dorong Guru di Karanganyar Manfaatkan Teknologi

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-DIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi bertajuk “Belajar Interaktif, Mengajar Efektif: Media IT untuk Semua Guru” di...

Sentuh, Geser, Pahami: Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Hidupkan Kelas PAI dengan Teknologi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di ruang kelas kian mendorong terciptanya pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Hal itu terlihat dalam kegiatan...

Pawai Baju Adat hingga Tukar Kado, SD Muhammadiyah 14 Solo Rayakan Hari Kartini

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 14 Solo menggelar kegiatan “Peringatan Hari Kartini Maheska” pada Selasa (21/4/2026). Acara berlangsung meriah di halaman sekolah dan diikuti seluruh...

Habis Gelap Terbitlah Terang, SD Muhammadiyah PK Solo Kenalkan Kartini Lewat Wayang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menggelar serangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026). Kegiatan memadukan upacara bendera dengan sesi kreatif...

SD Muhammadiyah PK Baturan Ajak Siswa Kelas V Belajar Koding Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Suara riuh anak-anak memenuhi ruangan Fakultas Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Jumat (17/4/2026). Sekitar 31 siswa kelas V SD Muhammadiyah Program...

Pujiono Kupas Dahsyatnya Waktu di Halalbihalal SD Muhammadiyah 8 Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Keluarga Besar SD Muhammadiyah 8 Jagalan Solo menggelar Pengajian dan Halalbihalal di Aula Taman Balekambang, Solo, Sabtu (18/4/2026). Acara yang mengusung tema...

Field Trip Pulesari: SD Muhammadiyah PK Solo Tempa Karakter Murid lewat Alam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 83 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan field trip di Desa Wisata Pulesari, Turi, Kabupaten...

Wayang Golek Pitutur Warnai Halal Bi Halal PCM Jebres

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jebres Solo menggelar Halal Bi Halal pada Kamis (16/4/2026) di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kandangsapi, PCM Jebres, Solo. Acara...