
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Di tengah sejuknya udara pedesaaan Donohudan Boyolali, sebuah resort bernuansa etnik Jawa menjadi saksi berlangsungnya semiloka yang menghangatkan hati para pendidik dan orang tua.
SD Muhammadiyah 22 Sruni Solo Utara, menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengelola Emosi Anak untuk Membentuk Karakter yang Baik dan Kuat.”
Semiloka ini bukan sekadar seminar biasa. Ia hadir sebagai ruang dialog yang menyentuh sisi kemanusiaan para guru dan orang tua murid— mereka yang tiap hari berhadapan langsung dengan dunia emosional anak-anak. Acara ini diikuti oleh seluruh guru, karyawan, dan perwakilan wali murid dari Komite Sekolah .
Kepala SD Muhammadiyah 22 Sruni, Yanto, dalam sambutannya menegaskan semiloka ini menjadi momen penting untuk menajamkan kembali wawasan dan keterampilan para pendidik dalam menghadapi anak-anak generasi digital. “Anak adalah harapan keluarga dan sekaligus estafet peradaban bangsa. Amanah ini adalah tugas semua institusi pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945,” ujarnya.
Tantangan Sekaligus Peluang
Menurut Yanto, menghadapi luapan emosi anak-anak merupakan tantangan sekaligus peluang emas bagi guru untuk membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat secara emosional. Dia mengatakan anak-anak sering kali belum tahu bagaimana cara mengekspresikan emosi dengan tepat, sehingga dalam mengelola emsoi anak didiknya.
Guru perlu menjaga ketenangan diri terlebih dahulu dan tidak terpancing emosi.Tunjukkan empati melalui bahasa tubuh dan ekspresi wajah yang hangat. Misalnya, “Ibu tahu kamu sedang marah, ya?” Suasana menjadi semakin reflektif ketika Soleh Amini Yahman, Psikolog dari Fakultas Psikologi UMS memulai sesi utamanya.
Didampingi dua mahasiswa, Diki Yulianto dan Bagus Kresna Dwijanarko, ia memaparkan pentingnya membentuk karakter anak melalui pengelolaan emosi. “Karakter tidak terbentuk dalam semalam. Ini adalah hasil pembelajaran jangka panjang, dan emosi menjadi pintu masuk utamanya,” terang Soleh.
Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membantu anak mengenali dan memahami emosinya. Dengan memberi nama pada emosi seperti “marah”, “sedih”, atau “senang”, anak belajar memahami perasaannya sendiri. “Semua emosi adalah valid, tapi cara mengekspresikannya yang harus diajarkan,” tambahnya.

SD Muhammadiyah 22 Sruni Solo Utara, menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengelola Emosi Anak untuk Membentuk Karakter yang Baik dan Kuat” di Boyolali. (Humas)
Dalam sesi diskusi, Fatimah, guru kelas 1, mengungkapkan betapa berkesannya kegiatan ini baginya. “Saya jadi semakin sadar bahwa anak-anak usia dini belum bisa mengelola emosi. Guru harus belajar masuk ke dunia mereka, bukan menarik mereka ke dunia orang dewasa,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Rahmita, guru lainnya, menambahkan bahwa banyak nilai-nilai karakter bisa ditumbuhkan lewat afirmasi positif di kelas. “Mulai dari jujur, disiplin, empati, hingga gotong royong. Semua itu bisa dibentuk lewat pola komunikasi yang membangun,” katanya.
Semiloka ditutup dengan penekanan bahwa karakter yang baik dan kuat merupakan perpaduan antara integritas moral dan ketangguhan mental. Karakter seperti ini bukan hanya membuat anak mampu menghadapi tantangan, tetapi juga memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Menariknya, kegiatan ini tidak berhenti di sini. Rencananya, akan dilanjutkan dalam bentuk parenting class dan workshop praktik nyata agar sinergi antara sekolah dan orang tua semakin kokoh. Harapannya, SD Muhammadiyah 22 Sruni tak hanya menjadi tempat belajar, tapi juga rumah kedua yang hangat bagi tumbuhnya karakter anak-anak masa depan bangsa.
84 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Empati di Desa Catur Boyolali
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 84 murid kelas V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Kampung Ramadan sebagai upaya menanamkan karakter kepedulian sosial dan kemandirian...
Siswa Kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Solo Tebar Ribuan Takjil di Penjuru Kota
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM— Menyambut keberkahan bulan Ramadan 1447 H, siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Solo yang tergabung dalam aksi ‘SETUDA Berbagi’ melaksanakan aksi sosial pembagian...
Baitul Arqam MTs Muhammadiyah Solo Baitul Arqam Diisi Praktik Ibadah Harian dan Diskusi Remaja
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mengisi kemuliaan bulan Ramadan, MTs Muhammadiyah Solo menggelar kegiatan Baitul Arqam 1447 H yang diikuti 42 murid kelas VII dan VIII nonpondok. Kegiatan ini...
Santri MTs Muhammadiyah Solo Tebar Takjil hingga Jadi Imam Muda Masjid Sekitar
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Semarak Ramadan 1447H di MTs Muhammadiyah Solo (Matsmuka) tidak hanya diisi kegiatan internal madrasah. Semangat berbagi dan mengabdi santri Pondok KH Ahmad Dahlan MTs...
Gembleng Karakter Spiritual, 166 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Pesantren Ramadan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 166 murid kelas II dan III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H guna menanamkan nilai tanggung...
MA Muhammadiyah Solo Gelar Takjil on The Road
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh kebersamaan dan semangat berbagi terasa hangat dalam kegiatan Ramadhan yang diselenggarakan oleh keluarga besar MA Muhammadiyah Surakarta (Mamska). Rangkaian kegiatan berbagi dilaksanakan...
SD Muhammadiyah PK Banyudono Tanamkan Nilai Islam Lewat Buka Puasa Bersama
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana kebersamaan dan kekhidmatan Ramadan terasa dalam kegiatan Buka Puasa Bersama (Buber) siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono yang dilaksanakan pada...
Mahasiswa UMS Asal Kenya Beri Dakwah di SD Muhammadiyah PK Baturan Colomadu
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Nuansa dakwah Internasional mewarnai kegiatan pesantren Ramadan di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Baturan Colomadu dengan menghadirkan mahasiswa asing Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di...
Momen Ramadan, PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi Gelar Mabit dan Upgrading Guru
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Sambi mengadakan kegiatan Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) dan Upgrading Guru pada Rabu–Kamis, (11-12/3/2026) di aula ponpes...
Mahasiswa KKN-Dik UMS Bangkitkan Impian Siswa SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo
WONOGIRI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu direncanakan dan dipersiapkan sejak dini. Kesadaran inilah yang coba ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja...
Wayang Golek Pitutur Tampil di Peringatan Nuzulul Qur’an SMK Muhasuka
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—SMK Muhammadiyah Susukan Semarang (Muhasuka) menggelar kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an dengan pendekatan dakwah budaya melalui Wayang Golek Pitutur, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di...
Siswa SD Muhammadiyah PK Banyudono Berbagi Parcel untuk Dhuafa
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Siswa SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan Tebar Parcel Dhuafa pada Selasa (10/3/2026). Dalam kegiatan ini, para siswa...





