
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerjunkan sebanyak 644 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik tahun 2025 yang berlokasi di 55 desa pada 6 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi interprofesional lintas program studi dalam menjawab tantangan kesehatan masa depan.
Wakil Dekan III FIK UMS, Noor Alis Setiyadi, menyampaikan KKN tahun ini mengusung pendekatan Interprofessional Collaboration (IPC) sebagai bentuk pembelajaran integratif yang telah diterapkan sejak 2018. Lokasi kegiatan tersebar di enam kecamatan, yakni Kartasura, Baki, Gatak, Mojolaban, Grogol, dan Polokarto. Sebanyak 59 Ranting Muhammadiyah dan 6 Cabang Muhammadiyah menjadi mitra lapangan. “Kita libatkan 644 mahasiswa dari empat prodi: Keperawatan, Fisioterapi, Kesehatan Masyarakat, dan Gizi. Semua bekerja sama sebagai satu tim lintas profesi. Meskipun ada desa yang memiliki lebih dari satu Ranting, jumlah Ranting keseluruhan mencapai 59. Di Polokarto, misalnya, PCM-nya bernama Belimbing meskipun wilayahnya sama,” jelas Noor Alis seusai upacara pelepasan mahasiswa KKN Tematik FIK UMS, Sabtu (31/5/2025).
Program ini terbagi dalam tiga tahap, yaitu pre-community (18 Mei–1 Juni), in-community (2–14 Juni), dan post-community (15–22 Juni). Saat tinggal di lokasi, mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mengadakan edukasi kesehatan, intervensi gizi, pemeriksaan sederhana, dan penguatan komunitas berbasis nilai-nilai Muhammadiyah. Noor Alis menegaskan, KKN Tematik ini tidak hanya mengasah kemampuan profesional, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan mahasiswa. Ia menambahkan, peserta akan mengenal langsung Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti sekolah, pondok pesantren, dan layanan sosial lainnya di ranting tempat mereka mengabdi.
“Ada dua tema besar yang kami angkat: tema kesehatan dan tema AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan). Mahasiswa tidak hanya menguasai ilmu profesinya, tapi juga memahami realitas Persyarikatan Muhammadiyah di akar rumput. Ini penting agar mahasiswa tahu bahwa di tengah masyarakat ada AUM yang aktif dan menjadi bagian dari solusi sosial. Pengetahuan yang selama ini mereka pelajari di ruang kelas akan dibuktikan secara nyata di lapangan,” tegasnya.
Bukan Sekadar Pengabdian
Wakil Dekan III itu juga menjelaskan, durasi tinggal di lokasi KKN disesuaikan dengan kalender akademik prodi kesehatan yang padat. Ia berharap KKN Tematik ini mampu mencetak lulusan yang bukan hanya ahli secara keilmuan, tetapi juga peduli terhadap masyarakat dan memiliki pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Islam Berkemajuan.
“Karena pada 15 Juni sebagian mahasiswa sudah harus ke rumah sakit atau ke lapangan praktik, maka masa tinggal dibatasi dua minggu. Tapi dua minggu itu sangat padat dan bermakna karena dibekali keterampilan berkehidupan langsung. Kami ingin mahasiswa FIK tidak hanya menjadi tenaga kesehatan, tetapi juga kader perubahan yang membumi dan berdedikasi,” tutup Noor Alis.
Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, menekankan bahwa KKN Tematik bukan sekadar program pengabdian, tetapi juga merupakan sarana strategis untuk membentuk kedewasaan dan kemandirian mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat.
KKN Tematik itu hakikatnya untuk mendekatkan dan membumikan kedewasaan serta kemandirian anak dengan masyarakat sebagai sasaran langsung, melalui PRM, PCM, pertemuan-pertemuan Al-Islam Ke-Muhammadiyahan. Ini bagian dari upaya menjadikan mahasiswa sebagai kader dan pelopor bangsa. Prof Harun melanjutkan, bahwa mahasiswa UMS harus menjadi pelopor perubahan, tidak hanya dalam bidang keilmuan, tetapi juga dalam nilai dan keteladanan sosial. Sejalan dengan visi I’M UMS (islami, mencerahkan, unggul, mendunia, dan sustainability), Harun menegaskan KKN Tematik menjadi wadah strategis untuk mencetak kader unggul yang mampu menebar kemanfaatan, menjunjung nilai keislaman, dan membawa pencerahan di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai kompetensi, tetapi juga menjadi pelopor UMS yang menginspirasi dan membumikan nilai-nilai kemanusiaan secara berkelanjutan.
Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...
Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...
Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...
Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...
AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas
PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...
Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...
Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...
725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...
Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...
Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...
Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...
Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...






