Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Budaya jadi Jembatan Perdamaian, Ini Cerita Mahasiswa Thailand di UMS

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 22 Mei 2025 08:16 WIB
Budaya jadi Jembatan Perdamaian, Ini Cerita Mahasiswa Thailand di UMS
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Budaya jadi Jembatan Perdamaian, Ini Cerita Mahasiswa Thailand di UMS. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—World Day for Cultural Diversity for Dialogue and Development atau Hari Keanekaragaman Budaya Sedunia untuk Dialog dan Pembangunan menjadi hari peringatan akan kekayaan budaya. Tidak hanya itu, peringatan ini juga menilai pentingnya komunikasi untuk menciptakan perdamaian di dalam keanekaragaman budaya.

Mahasiswa asal Thailand yang menempuh Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Abdulrohim E-Sor, berbagi pengalamannya merasakan perbedaan budaya di Indonesia dengan Thailand.

Pada awal-awal Abdulrohim E-Sor tiba di Indonesia khususnya Solo, dia merasa ada banyak hal yang berbeda dari negara asalnya. Perbedaan bahasa, makanan, dan kebiasaan sehari-hari sangat terasa olehnya. Tetapi Abdul Rohim E-Sor atau yang akrab disapa dengan Rohim sangat gemar untuk mempelajari budaya sehingga dia bisa cepat beradaptasi.

Ketika menempuh pendidikan di UMS, Rohim mengikuti program kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Program ini sangat membantunya dalam belajar bahasa dan mempelajari budaya Indonesia. Interaksi dengan mahasiswa Indonesia dan kegiatan kampus kian menambah pengetahuannya.

Sempat Kendala di Makanan

Ditambah, dia suka berjalan-jalan untuk mengenal lingkungan sekitar. “Warga Solo juga ramah, jadi saya merasa diterima dan nyaman tinggal di sini,” ungkap Rohim dengan menggunakan bahasa Indonesia secara lancar, Rabu (21/5/2025).

Dari segi makanan, dia cukup sulit menerima makanan Indonesia yang serba manis. “Makanan sini manis, walaupun manis, kalau tidak makan akan hanya lapar gitu, jadi harus dimakan. Tapi sekarang sudah jadi biasa semuanya,” tambahnya.

Tetapi terdapat tantangan ketika belajar bahasa sebab bahasa yang dipelajari di kelas berbeda dengan bahasa sehari-hari. Bahasa daerah juga menjadi tantangan tersendiri, namun Rohim mengaku sudah hafal beberapa kosa kata bahasa Jawa di antaranya “sampun, mangga, matur nuwun, leres”, dan sebagainya.

Kegemarannya untuk mempelajari budaya baru membawanya mengeksplor kegiatan-kegiatan dengan ciri budaya. Baru-baru ini dia belajar tarian tradisional Indonesia bersama dengan mahasiswa internasional lain dari Pakistan, Mesir, Malaysia, Laos, dan sebagainya.

Budaya jadi Jembatan Perdamaian, Ini Cerita Mahasiswa Thailand di UMS

Budaya jadi Jembatan Perdamaian, Ini Cerita Mahasiswa Thailand di UMS. (Humas)

Untuk menampilkan tarian, mahasiswa laki-laki mengenakan surjan dan jarik. Sedangkan bagi perempuan mengenakan kebaya. Mereka hanya belajar sekali kemudian langsung tampil bersama di depan keramaian.

Di UMS, dia tidak hanya menerima budaya baru, namun dia juga menceritakan budaya Thailand kepada teman-temannya. Dia kerap bercerita tentang makanan khas Thailand seperti tom yam dan pad thai. Dia juga menceritakan tentang festival Songkran yaitu festival tahun baru tradisional di Thailand.

Tidak jarang dia memperkenalkan bahasa Thailand sedikit demi sedikit kepada teman-temannya. Rohim juga terkadang diminta untuk menuliskan nama teman-temannya dengan menggunakan bahasa Thailand. “Menurut saya saling berbagi budaya itu penting supaya kita saling memahami dan menghargai perbedaan ini,” tutur Rohim.

Dia menekankan walaupun tinggal di Indonesia, bukan berarti tidak bisa berbagi budaya dari negara asalnya. Dia menyebut, kegiatan pertukaran budaya seperti International Cultural Academy Competition (ICAC) dari UMS menjadi wadah untuk saling mengenalkan budaya dari berbagai negara.

Berita Terbaru

Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...

UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...