Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

WTISD 2025, UMS Dorong Literasi Digital Lewat Game Virtual Reality

Yusuf Ismail, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 17 Mei 2025 16:49 WIB
WTISD 2025, UMS Dorong Literasi Digital Lewat Game Virtual Reality
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dias Aziz Pramudita saat memperoleh sebuah penghargaan. (Humas).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut menyemarakkan peringatan World Telecommunication and Information Society Day (WTISD) yang jatuh setiap 17 Mei. Momen ini menjadi refleksi penting bagi sivitas akademika untuk mendorong kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Dosen Prodi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Dias Aziz Pramudita, menyampaikan bahwa teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan fondasi utama dalam membangun pendidikan dan riset di era modern.  “Teknologi seperti AI, big data, cloud computing, hingga virtual reality (VR) dan AR telah merevolusi cara kita mengakses informasi, melakukan eksperimen, dan menyampaikan pengetahuan,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu (17/5/2025).

WTISD tahun ini mengangkat tema “Digital Innovation for Gender Equality,” yang bertujuan memperkecil kesenjangan partisipasi perempuan dalam dunia teknologi dan digital. Namun, Dias mengatakan bahwa faktanya di lapangan saat ini jumlah perempuan yang terlibat dalam bidang informatika masih jauh lebih sedikit dibanding laki-laki.  Meski tidak secara langsung mengusung isu kesetaraan gender, produk riset yang dikembangkan dosen PTI UMS ini tetap membuka peluang yang inklusif.

“Riset saya memang berbasis for all. Artinya, aplikasi ini dirancang untuk siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, sehingga secara tidak langsung bisa turut mengurangi kesenjangan digital,” jelasnya.  Menurutnya, kesadaran terhadap pentingnya literasi digital harus dimulai sejak dini, termasuk keterampilan berpikir komputasional (computational thinking). Kemampuan ini penting agar generasi muda tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memecahkan masalah secara logis dan kreatif.

VR Computing

Sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan pendidikan digital, ia mengembangkan produk riset bernama “VR Computing.” Inovasi ini merupakan permainan edukatif berbasis realitas maya (virtual reality) yang dirancang untuk melatih keterampilan berpikir komputasional siswa melalui tantangan logika dalam dunia virtual yang imersif.  Game ini memungkinkan siswa menyelesaikan masalah secara kreatif, logis, dan terstruktur. Mereka bisa langsung memanipulasi objek, memecahkan tantangan, dan belajar dalam lingkungan yang interaktif, dengan suasana yang menyenangkan dan tantangan yang menantang, siswa terdorong untuk berpikir lebih kritis dan solutif.

Ia menekankan, di era digital ini, siswa tidak cukup mengandalkan teknologi seperti AI, melainkan juga harus memiliki kemampuan menyelesaikan masalah secara mandiri. Jika siswa terlalu bergantung pada AI tanpa kemampuan problem solving, maka ke depan akan kesulitan menghadapi tantangan nyata.  Di Prodi PTI UMS sendiri, pendekatan pembelajaran sudah mengarah pada penguatan keterampilan praktis melalui pembelajaran berbasis proyek.

“Ujian di PTI bukan lagi soal pilihan ganda atau teori, tapi mahasiswa dituntut membuat produk nyata seperti website, aplikasi, atau game edukasi,” jelasnya.  Menurutnya, UMS telah menyediakan fasilitas yang cukup baik untuk mendukung mahasiswa dalam menghasilkan karya inovatif, termasuk dukungan dana dan pendampingan dosen saat mengikuti kompetisi nasional maupun internasional.

“Beberapa mahasiswa kami sudah berhasil meraih juara di ajang-ajang inovasi internasional,” ungkapnya.  Menanggapi pelajaran penting dari ajang internasional yang ia ikuti, dosen tersebut menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan negara. Peneliti Eropa terbiasa berkolaborasi lintas bidang, dan mereka memiliki dukungan pendanaan serta komunitas riset yang kuat.

“Saya berharap UMS ke depan dapat memiliki pusat studi khusus di bidang teknologi dan pendidikan digital. Mungkin bisa diberi nama Next Generation Education & Technology Center, yang berfokus pada pengembangan riset serta pelatihan seperti AI in education, virtual reality, dan lain-lain,” tutur Dias.

Terakhir, Ia mengajak seluruh sivitas akademika UMS untuk lebih aktif menyambut transformasi digital, terutama dalam rangka mendukung visi UMS sebagai World Class University (WCU) pada 2029.  “Buka peluang kolaborasi global, jangan takut mencoba hal baru, dan teruslah berkarya untuk kemajuan teknologi bangsa.”

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...