
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Prodi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui mata kuliah Technopreneurship mengadakan acara International Lecturer Series dengan tema “More than just living: Building a future abroad”.
Kegiatan ini untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap peluang berkarier di luar negeri. Acara mengusung hastag #KaburAjaDulu dan menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman berkarir di luar negeri.
Dosen Pengampu Mata Kuliah Technopreneurship, Hardika Dwi Hermawan, memulai diskusi dengan membahas fenomena #KaburAjaDulu yang belakangan ini marak di kalangan generasi muda. Menurut Hardika, meskipun banyak yang berpikir untuk pergi ke luar negeri sebagai bentuk pelarian, penting bagi mahasiswa untuk memahami bahwa perjalanan tersebut haruslah didasari persiapan matang.
Ini penting untuk mengembangkan keterampilan yang dapat bermanfaat bagi diri mereka sendiri dan bangsa Indonesia. “Fenomena #KaburAjaDulu memang sedang tren, tetapi kita ingin mahasiswa tidak hanya sekadar pergi tanpa tujuan. Mereka harus mengembangkan keterampilan yang nantinya akan bermanfaat, baik di luar negeri maupun ketika kembali ke Indonesia,” ungkapnya, Kamis (20/3/2025).
Jalur Alternatif
International Lecturer Series ini juga menghadirkan dua narasumber yang memberikan perspektif berbeda mengenai peluang karier di Jerman. Narasumber pertama, Alfito Danies dari Lebensmitteltechnik Heinrichsthaler Milcwerke GmbH, berbagi pengalaman mengenai program Ausbildung (pelatihan kejuruan) di Jerman sebagai jalur alternatif menuju karier internasional.
Kemudian narasumber kedua, yaitu Adrian Nuradiansyah, Ontology Engineer di Digital Science, berbicara tentang strategi meniti karir di Jerman, serta pentingnya kesiapan dan pemahaman dalam meraih peluang di luar negeri.
“Dr. Adrian menanggapi fenomena ‘kabur’ ini dengan mengingatkan bahwa meskipun perjalanan keluar negeri sering dipandang sebagai bentuk pelarian, persiapan yang matang dan pemahaman yang mendalam mengenai tujuan dan tantangan di luar negeri sangat penting. Jangan hanya ikut-ikutan, pastikan kalian sudah siap secara mental dan kompetensi untuk berkarier di negara lain,” papar Hardika.
Sementara Hardika sendiri menyikapi fenomena ini dengan melihatnya dari dua sisi. Di satu sisi, ia mengkhawatirkan adanya fenomena brain drain, di mana talenta-talenta terbaik Indonesia justru berpindah ke luar negeri.

Prodi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui mata kuliah Technopreneurship mengadakan acara International Lecturer Series dengan tema “More than just living: Building a future abroad”. (Humas)
Di sisi lain, ia menekankan pentingnya konsep brain circulation, yaitu mahasiswa yang berkarier di luar negeri dapat membawa ilmu dan pengalaman mereka kembali ke tanah air. “Meski ada risiko brain drain, yang lebih penting adalah menciptakan sirkulasi ilmu, di mana mahasiswa yang belajar atau bekerja di luar negeri tetap dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan Indonesia dengan mentransfer ilmu kepada yang lain,” tambah Hardika.
Dalam konteks mata kuliah Technopreneurship yang menjadi dasar bagi mahasiswa PTI untuk mengikuti acara ini, Hardika berharap para mahasiswa dapat memperluas pandangan mereka tentang karier, tidak hanya terbatas pada kesempatan di dalam negeri, tetapi juga melihat peluang besar di luar negeri.
Acara ini diikuti oleh sekitar 130 mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah Technopreneurship, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan wawasan karir internasional maupun membuka peluang bagi mereka untuk melanjutkan studi atau berkarier di luar negeri.
Harapan besar pun disampaikan agar lebih banyak mahasiswa PTI yang mampu membawa perubahan positif, baik di dalam maupun luar negeri, serta menjadi bagian dari komunitas global yang terus berkembang.
Kegiatan yang digelar pada hari Minggu, (16/3/2025) itu menjadi bagian dari upaya UMS dalam mendukung mahasiswa untuk go internasional, menggali potensi di luar negeri, dan membuka peluang bagi mereka untuk berkarier secara global.
Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...
Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...
Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...
Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...
OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...
Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...
Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...
Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...
Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...
Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....
Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...





