
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Sofyan Anif, mengungkapkan pemerintah saat ini telah memercayakan masa depan pendidikan Indonesia pada Muhammadiyah.
Terbukti dari terpilihnya kader-kader Muhammadiyah yang menduduki jabatan strategis di Kabinet Merah Putih. “Pak Prabowo (Subianto, Presiden RI) sudah punya tekad 100% tidak ragu memilih 23 orang dari Muhammadiyah,” ujar Sofyan dalam Safari Ramadan di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah UMS, Selasa (18/3/2025).
Sejumlah kader Muhammadiyah yang memegang jabatan dalam kabinet, antara lain Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, hingga Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Fauzan.
Sofyan menuturkan, sewaktu dirinya dan sejumlah rektor dari berbagai kampus di Indonesia diundang ke Istana Negara, Kamis (13/3/2025) silam, Presiden Prabowo Subianto sempat menyebut Muhammadiyah sebagai organisasi modern yang siap menjemput Indonesia Emas 2045.

Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Sofyan Anif, mengungkapkan pemerintah saat ini telah memercayakan masa depan pendidikan Indonesia pada Muhammadiyah. (Humas)
Rektor UMS memandang pemerintah memercayakan pendidikan pada Muhammadiyah, lantaran institusi pendidikan di bawah Muhammadiyah telah teruji kualitas dan reputasinya. Salah satunya adalah UMS yang telah mendapat rekognisi lembaga pemeringkatan nasional maupun internasional, seperti Times Higher Education (THE) maupun Quacquarelli Symonds (QS).
“Apalagi baru-baru ini, UMS mendapat penghargaan dari Metro TV sebagai World-Class Indonesian Islamic University Ini cukup menggembirakan kita,” beber Rektor. Capaian tersebut membuat Rektor mantap mendorong jajaran dosen di UMS untuk masuk ke sejumlah institusi pemerintah yang membidangi pendidikan.
Apalagi Sofyan menilai Presiden Prabowo terus aktif membangun relasi dengan Muhammadiyah. Kepercayaan pemerintah, kata Sofyan, menjadi tanggung jawab besar yang kini diemban organisasi pergerakan Islam itu. “Kalau 5 sampai 10 tahun yang akan datang pendidikan Indonesia tidak maju, termasuk pendidikan tingginya tidak maju, maka yang kena adalah Muhammadiyah,” jelas dia.
Untuk itu, Sofyan mengajak sivitas akademika UMS untuk terus meningkatkan kinerja dan kompetensinya agar semakin dipercaya oleh masyarakat. “Tidak hanya dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.
BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...
Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...
PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...
Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...
Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...
Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...
Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...






