Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Prodi Ilmu Gizi UMS Raih Akreditasi Unggul, Siap Menuju Akreditasi Internasional

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Minggu, 12 Januari 2025 18:18 WIB
Prodi Ilmu Gizi UMS Raih Akreditasi Unggul, Siap Menuju Akreditasi Internasional
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program Studi (Prodi) Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih akreditasi Unggul. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi (Prodi) Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih akreditasi Unggul.

Capaian ini menjadi kelanjutan dari akreditasi A yang telah diraih sejak tahun 2020. Kepala Program Studi Ilmu Gizi UMS, Pramudya Kurnia, menyampaikan bahwa perjalanan prodi ini dimulai dari program Diploma 3 dan mendapatkan izin pendirian program sarjana pada tahun 2003.

“Kami mulai menerima mahasiswa program sarjana sejak tahun 2004. Berarti, pada tahun ini Prodi Ilmu Gizi telah berjalan selama 20 tahun. Alhamdulillah, pencapaian akreditasi Unggul ini menjadi hadiah spesial bagi kami semua,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu, (11/1/2025).

Visi keilmuan Prodi Ilmu Gizi UMS adalah “Pada tahun 2029 menjadi pusat pendidikan dan pengembangan Ipteks unggul, islami, dan memberi arah perubahan berbasis potensi lokal di bidang gizi dalam pencegahan penyakit tidak menular.”

Visi ini menjadi dasar dalam pengembangan kurikulum, yang berfokus pada pemanfaatan potensi lokal untuk mencegah permasalahan gizi terkait penyakit tidak menular. Dalam pelaksanaannya, Prodi Ilmu Gizi UMS mengimplementasikan kurikulum berbasis potensi lokal melalui 144 SKS yang tersebar dalam 84 mata kuliah.

Pramudya menambahkan beberapa faktor utama yang mendukung tercapainya akreditasi Unggul antara lain keberhasilan mewujudkan visi-misi, peningkatan kinerja dosen, prestasi mahasiswa, sarana prasarana yang memadai, serta pengelolaan anggaran yang mendukung berbagai kegiatan akademik.

“Dalam tiga tahun terakhir, peminat Prodi Ilmu Gizi UMS selalu berada di atas 1.800 pendaftar, dengan penerimaan sekitar 160 hingga 170 mahasiswa setiap tahun,” paparnya. Prestasi dosen dan mahasiswa juga terus meningkat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Program Kampus Merdeka

Selain itu, fasilitas pendukung seperti laboratorium terus ditingkatkan, termasuk melalui pendanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka. “Pendanaan itu sangat membantu kami, terutama dalam meningkatkan kompetensi dosen, melengkapi alat laboratorium, serta mendukung mahasiswa dalam berprestasi,” ungkapnya.

Salah satu daya tarik Prodi Ilmu Gizi UMS adalah fokusnya pada pencegahan penyakit tidak menular dengan memanfaatkan potensi lokal. Tidak hanya pangan lokal, tetapi juga kearifan, sumber daya manusia, dan sumber daya alam lokal. Pendekatan ini diterapkan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat yang menjadi ciri khas prodi ini.

“Akreditasi ini menjadi jaminan kualitas pendidikan. Kepercayaan calon mahasiswa dan orang tua terhadap Prodi Ilmu Gizi UMS tentu akan meningkat, yang pada akhirnya mendukung peningkatan kualitas mahasiswa yang diterima,” ujar Pramudya.

Sebagai langkah lanjutan, Prodi Ilmu Gizi UMS tengah mempersiapkan akreditasi internasional melalui lembaga Accreditation Agency in Health and Social Sciences (AHPGS). “Saat ini kami sedang mempersiapkan pengisian borang dan dokumen. Target kami, tahun 2025 dokumen sudah dikirim dan tinggal menunggu proses visitasi,” jelasnya.

Capaian akreditasi Unggul berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTKes) Nomor 1197/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2024 yang ditetapkan di Jakarta, 30 Desember 2024 oleh Ketua LAM-PTKes Prof. Usman Chatib Warsa.

Hal itu menegaskan keyakinan Prodi Ilmu Gizi UMS akan terus menjadi pilihan unggulan bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami bidang gizi berbasis potensi lokal dan berkontribusi dalam pencegahan penyakit tidak menular.

Berita Terbaru

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....