Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Teknik Industri UMS Pertahankan Akreditasi Internasional dari IABEE, Siap Bersaing di Dunia Global

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 27 Maret 2025 14:55 WIB
Teknik Industri UMS Pertahankan Akreditasi Internasional dari IABEE, Siap Bersaing di Dunia Global
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali berhasil meraih akreditasi internasional untuk program studi perguruan tinggi dari IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) dengan No: 00091.AI. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali berhasil meraih akreditasi internasional untuk program studi perguruan tinggi dari IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) dengan No: 00091.AI.

Akreditasi ini berlaku hingga tahun 2027, setelah melalui proses evaluasi yang ketat dan menyeluruh. Ketua Program Studi Teknik Industri UMS, Etika Muslimah, mengungkapkan akreditasi ini merupakan kelanjutan dari akreditasi yang telah diterima sebelumnya pada tahun 2022.

Meskipun sudah terakreditasi pada tahun tersebut, terdapat satu poin yang harus disempurnakan sebelum mendapat pengakuan penuh. “Alhamdulillah, setelah evaluasi kembali pada tahun 2025, kami berhasil memenuhi standar yang ditetapkan dan kini mendapatkan akreditasi internasional dengan status ‘general’,” ujarnya, Kamis (27/3/2025).

Proses evaluasi oleh IABEE berlangsung pada 25 November 2024 lalui. Menurut Kaprodi Teknik Industri UMS itu persiapan akreditasi sudah dilakukan dengan sangat serius, melibatkan pengumpulan dokumen, bukti fisik, dan memastikan bahwa program studi dapat memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh IABEE.

Pasar Kerja Internasional Terbuka

IABEE merupakan lembaga akreditasi yang diakui secara global dan di bawah pengawasan Washington Accord, yang memastikan standar kualitas pendidikan teknik di tingkat internasional. Akreditasi ini membuka peluang bagi lulusan Teknik Industri UMS untuk bersaing di pasar kerja internasional, dengan kualitas yang setara dengan lulusan dari negara-negara lain yang juga terakreditasi IABEE.

Etika menambahkan Teknik Industri UMS memiliki kekhasan yang membedakannya dari program studi serupa di perguruan tinggi lain. Salah satunya adalah fokus pada industri kreatif, yang menjadi bagian dari visi keilmuan Teknik Industri UMS untuk menjadi pusat keunggulan berbasis industri kreatif pada tahun 2029.

“Kami memiliki mata kuliah Desain Produk Industri Kreatif yang mengajarkan mahasiswa untuk merancang produk mulai dari perencanaan hingga pemasaran. Ini menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa,” jelasnya.

Dalam dua tahun terakhir, Program Studi Teknik Industri UMS juga telah memperoleh sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk 16 desain produk yang dihasilkan oleh mahasiswanya. Desain-desain ini telah diakui secara hukum dan menjadi bukti bahwa Teknik Industri UMS tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada aplikasi praktis yang bermanfaat bagi industri.

Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali berhasil meraih akreditasi internasional untuk program studi perguruan tinggi dari IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) dengan No: 00091.AI.
Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali berhasil meraih akreditasi internasional untuk program studi perguruan tinggi dari IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) dengan No: 00091.AI. (Humas)

Dengan perolehan akreditasi internasional ini, Etika berharap agar hal ini dapat menginspirasi program studi teknik lainnya untuk mengikuti jejak yang sama. “Kami berharap akreditasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika Teknik Industri UMS, tetapi juga dapat membuka kesempatan lebih luas bagi lulusan kami untuk memasuki pasar kerja global,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan akreditasi internasional ini menjadi bukti komitmen UMS dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia global, dengan kualitas pendidikan yang sesuai dengan standar internasional.

“Dengan adanya akreditasi ini, kami optimis bahwa Program Studi Teknik Industri UMS akan terus berkembang dan berkontribusi lebih banyak bagi pengembangan industri kreatif dan sektor lainnya,” tutupnya.

Dengan akreditasi ini, Program Studi Teknik Industri UMS semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berstandar internasional, memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga untuk kemajuan dunia pendidikan teknik di Indonesia.

Berita Terbaru

PESMA UMS Latih Mahasantri Public Speaking dan Personal Branding

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun...

HMP PBSI FKIP UMS Selenggarakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan kegiatan Latihan...

HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...

FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...