Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Bareng Universitas Inggris dan Pakistan Kembangkan Terapi Depresi

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 25 November 2024 19:28 WIB
UMS Bareng Universitas Inggris dan Pakistan Kembangkan Terapi Depresi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Para peneliti dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS, Indonesia), University of Punjab (Pakistan), dan University of Leeds (Inggris) berkolaborasi untuk mengembangkan terapi untuk mengatasi gangguan depresi, khususnya untuk masyarakat Muslim. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Para peneliti dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS, Indonesia), University of Punjab (Pakistan), dan University of Leeds (Inggris) berkolaborasi untuk mengembangkan terapi untuk mengatasi gangguan depresi, khususnya untuk masyarakat Muslim.

Tim peneliti UMS dipimpin oleh Lusi Nuryanti, M.Si., PhD., Psikolog; dari University of Leeds dipimpin Prof. Dr. Ghazala Mir, dan dari University of Punjab dipimpin oleh Prof. Dr. Saima Dawood. Tim peneliti ini berangkat dari problem kesehatan mental, termasuk depresi, sebagai masalah yang tak boleh diabaikan.

Merujuk data WHO (2023), depresi merupakan masalah psikologis yang paling banyak terjadi dengan prevalensi secara global mencapai 5% pada orang dewasa dan 5,7% pada kelompok usia lanjut.  Di negara-negara Muslim, kondisinya pun tidak kalah berbahaya.

Di Indonesia prevalensi depresi mencapai 3,7% dan di Pakistan, sebanyak 4,2% populasi mengalami depresi. Depresi ini dapat mengarah pada bunuh diri jika tidak ditangani secara tepat. Penelitian dirancang berjalan selama 18 bulan, mulai Oktober 2024 sampai dengan Maret 2026 dengan mengangkat tema “Culturally Adapted BA Therapy Education”.

Adaptasi Terhadap Terapi

Tim UMS yang dipimpin Lusi Nuryanti, M.Si., PhD., Psikolog dibantu oleh dua asisten riset Bayu Suseno, M.Si., Psikolog dan Husain Ali Assyafii, S. Psi. Lusi menyampaikan penelitian kolaborasi ini bertujuan untuk melakukan adaptasi terhadap terapi tersebut agar dapat diterapkan di beberapa negara dengan populasi Muslim terbanyak, terutama Indonesia dan Pakistan.

“Proyek penelitian yang melibatkan tim dari tiga negara ini disokong pendanaannya dari International Strategy Fund (ISF), University of Leeds, Inggris. Pertemuan riset (research meeting) telah dilaksanakan pada 11-16 November 2024 di Lahore, Pakistan,” jelas Lusi, Kamis (21/11/2024).

Lusi melanjutkan, konsep yang dikembangkan dalam penelitian ini merupakan adaptasi dari Behavioral-Activation for Muslim (BA-M), sebuah terapi yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Ghazala dan tim untuk membantu mengatasi depresi pada komunitas minoritas Muslim di Inggris.

Para peneliti dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS, Indonesia), University of Punjab (Pakistan), dan University of Leeds (Inggris) berkolaborasi untuk mengembangkan terapi untuk mengatasi gangguan depresi, khususnya untuk masyarakat Muslim.

Para peneliti dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS, Indonesia), University of Punjab (Pakistan), dan University of Leeds (Inggris) berkolaborasi untuk mengembangkan terapi untuk mengatasi gangguan depresi, khususnya untuk masyarakat Muslim. (Humas)

Kelompok minoritas Muslim di Inggris banyak yang mengalami depresi dan kesulitan mengakses bantuan profesional yang dapat menangani depresi. BA-M menggunakan nilai-nilai Islam yang ada dalam Al Qur’an dan hadits sebagai media untuk mengaktifkan perilaku subjek dalam upaya mengatasi depresi mereka.

“Terapi BA-M sangat cocok diterapkan terhadap klien yang menempatkan nilai-nilai religius sebagai bagian penting dalam kehidupan mereka,” ungkap Dosen Psikologi UMS itu. Proyek penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan modul BA-M yang sudah terstandar dan siap diterapkan di Indonesia dan Pakistan.

Selain itu, di setiap negara juga akan dibentuk komunitas terapis BA-M yang beranggotakan terapis terlatih dan menerapkan BA-M bagi klien mereka. Komunitas ini terkoneksi antarnegara dengan supervisi berkelanjutan dari Prof. Ghazala dan Prof. Saima sebagai master trainers.

Lebih jauh, riset ini juga menetapkan target bahwa terapi BA-M dapat segera diimplementasikan di masing-masing negara untuk membantu komunitas yang lebih luas yang mengalami masalah depresi. Selain melakukan pertemuan riset dan training di Lahore, Pakistan, tim UMS sekaligus juga membawa misi untuk menguatkan kerja sama dengan University of Punjab, Pakistan melalui perintisan Memorandum of Understanding (MoU).

Pembuatan MoU ini diharapkan dapat menjadi dasar dari kerja sama yang lebih kuat dan luas antara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan University of Punjab (UoP).

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...