
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan meluncurkan buku Fikih Tansisi Energi Berkeadilan saat Sidang Tanwir Muhammadiyah di Kupang Nusa Tenggara Timur 15-18 November mendatang. Fikih ini melengkapi fikih lingkungan yang sudah diluncurkan persyarikatan, seperti Fikih Air, Fikih Kebencanaan, dan Fikih Agraria.
Acara prapeluncuran buku dilaksanakan di kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Jumat (27/09/2024). Buku tersebut disusun tim PP Muhammadiyah yang terdiri dari Majelis Tarjih dan Tajdid serta Majelis Lingkungan Hidup (MLH). Ketua MLH PP Muhammadiyah, M. Azrul Tanjung, menjelaskan pentingnya buku ini dalam menginspirasi langkah-langkah terobosan menuju energi terbarukan yang berkeadilan.
“Buku ini kita harapkan menjadi pemicu terobosan dalam pemanfaatan energi terbarukan. Harapannya, buku ini dapat membuka hati kita berpikir bahwa keselamatan anak cucu kita ke depan adalah tugas kita hari ini,” ujarnya seperti dikutip muhammadiyah.or.id. Buku ini juga menegaskan, transisi energi tidak hanya boleh berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan, kelestarian sumber daya, serta keadilan sosial dan ekonomi.
Jauh dari Prinsip Keadilan
Salah satu penulis dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Niki Alma Febriana Fauzi, menyoroti tantangan besar dalam proses transisi energi yang sering kali masih jauh dari prinsip keadilan. “Misalnya bagaimana masyarakat sekitar justru tidak mendapatkan akses energi itu sendiri,” jelas Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja ini.
Hening Parlan, salah satu penulis buku dari Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah dan GreenFaith, menekankan bahwa Fikih Transisi Energi Berkeadilan merupakan ijtihad intelektual Muhammadiyah dalam isu energi. “Ini menjadi penting karena fikih Muhammadiyah bukan hanya bicara nilai dan ideologi, tetapi juga diikuti pada konteks dan rencana aksi yang jelas. Fikih Transisi Energi Berkeadilan menjadi ijtihad intelektual dari warga Muhammadiyah untuk menangani isu energi, sehingga kita bisa beralih dari energi kotor ke energi yang lebih bersih,” ujarnya.
Buku Fikih Transisi Energi Berkeadilan didasarkan pada prinsip-prinsip Islam seperti tauhid, ayat (tanda), amanah, adil, dan mizan, yang kemudian diturunkan ke dalam konsep kesalehan, regulasi, kemaslahatan, musyawarah, dan konservasi. Keadilan menjadi pesan kunci dalam buku ini, karena transisi energi tidak boleh sekadar menjadi perubahan teknologi, tetapi juga harus berlandaskan nilai keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Buku ini disusun oleh tim ahli dari Muhammadiyah, bekerja sama dengan berbagai mitra seperti GreenFaith, Purpose, dan Viriya Foundation, sebagai wujud komitmen Muhammadiyah dalam menciptakan solusi yang lebih adil dan berkelanjutan untuk tantangan energi masa depan.
Buku ini sejalan dengan program-program MLH Muhammadiyah yang bertujuan menggerakkan masyarakat untuk turut serta mencapai emisi nol bersih dan membangun ekonomi regeneratif. Salah satu program yang didukung adalah 1000 Cahaya, hasil kolaborasi dengan Yayasan Visi Indonesia Raya Emisi Nol Bersih (ViriyaENB), yang bertujuan mempercepat transisi menuju energi terbarukan di tingkat komunitas.
Dukungan terhadap transisi energi ini mendapat apresiasi dari pemerintah. Sahid Djunaedi, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), menyatakan bahwa Muhammadiyah, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, memainkan peran penting dalam membantu mencapai target emisi nol bersih pada 2060. “Dukungan Muhammadiyah dengan buku fikih ini memberikan optimisme bahwa umat Islam bisa mendukung transisi energi secara masif,” katanya.
Melalui karya ini, Muhammadiyah memperlihatkan bahwa isu transisi energi tidak boleh semata berfokus pada aspek teknis dan ekonomi, tetapi harus dipahami sebagai tanggung jawab moral untuk menjaga keadilan sosial, kesejahteraan lingkungan, dan masa depan generasi berikutnya.
Muhammadiyah Dorong Kesatuan Waktu Ibadah Lewat KHGT
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Gagasan penyatuan kalender Hijriah terus mengemuka dalam diskursus umat Islam global. Salah satu konsep yang kini dikembangkan adalah Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebuah...
PP Muhammadiyah Tunjuk UMS Kembangkan Infrastruktur Geospasial Persyarikatan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menugaskan Biro Pengembangan Organisasi (BPO) untuk melaksanakan rapat koordinasi dengan Rektor dan Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)...
Prodi PAI UMS adakan Pelatihan Deep Learning untuk Guru ISMUBA Sekolah Muhammadiyah di Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi guru di bidang teknologi, Majelis Pendidikan Kota Solo bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama...
Cetak Siswa Berpikir Komputasional, Pujiono Bekali Guru dengan Koding dan AI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pujiono, narasumber sekaligus anggota Tim Fasilitator Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menegaskan penguasaan koding dan kecerdasan artifisial (AI) merupakan bekal penting bagi...
Rapat Pleno PWM Jateng 2025 di UMS Ulas Konsolidasi dan Peluang Pengembangan Program
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rapat Pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu, (19/11/2025). Pertemuan digelar di Ruang Rapat Badan Pembina...
Sinergi UMS-MPKSDI PP Muhammadiyah, Kuatkan Kapasitas Instruktur dan Fasilitator Baitul Arqam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Coaching TIM Instruktur & Fasilitator Baitul Arqam UMS. Kegiatan yang digelar...
Agus Taufiqurahman Buka Bimtek Pembelajaran Koding dan AI Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial, Rabu (12/11/2025) di Hotel Mercure Solo...
Rakornas MPKSDI di UMS Susun Gagasan Baru Sekolah Kader Muhammadiyah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rakornas dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai tuan rumah. Dalam Rakornas...
Mafindo-MPI PDM Solo Berkolaborasi Selenggarakan Pelatihan Cek Fakta
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) menggandeng Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPI PDM) Kota Solo menyelenggarakan Pelatihan Periksa Fakta, Storytelling dan Penggunaan AI,...
Majelis Tablig PDM Solo Kupas Gerakan Ilmu sebagai Wujud Islam Berkemajuan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo menyelenggarakan kajian internal bersama Korps Mubalig Muhammadiyah (KMM) pada Jumat (5/9/2025) malam. Kegiatan yang dihadiri 15 peserta...
FGM Boyolali Rapat Koordinasi Bahas Workshop Joyful Learning
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali melaksanakan rapat koordinasi di SD Muhammadiyah PK Boyolali, Rabu, 3 September 2025. Rapat dipimpin Sekretaris FGM, Dwitya Nadia...
Pemberdayaan Ekonomi di Cabang dan Ranting Jadi Bahasan Utama di FGD MPI PDM Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Cabang dan Ranting, Masjid Unggul PDM...





