Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Eksplorasi Sejarah Muhammadiyah Solo Ala SMA Muhammadiyah PK

Aditya Yoga, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 23 Juli 2024 19:00 WIB
Eksplorasi Sejarah Muhammadiyah Solo Ala SMA Muhammadiyah PK
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Rombongan guru dan karyawan SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti acara History WalkMu, Jumat (19/7/2024). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mengenakan kaos hitam bergambar Gesang, Fauzi Ichwani terdengar lancar menjelaskan sejarah Muhammadiyah Solo kepada rombongan guru dan karyawan SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo. Sore itu, Jumat (19/7/2024), tema History WalkMu adalah Muhammadiyah Solo dan Kampung Keprabon.

Sesekali tangan membenarkan posisi speaker kecil hitam yang menempel di tas jinjingnya saat bercakap-cakap dengan peserta jalan-jalan. Supaya suara yang keluar terdengar jelas dari speaker hitam kecil itu. Sehingga para peserta jalan-jalan yang tertarik mengenal tempat-tempat bersejarah Muhammadiyah Solo di Kampung Keprabon, mendengar informasi yang disampaikan dengan antusias.

“Seperti akhiran an dalam bahasa Jawa yang berarti kepemilikan. Masjid dan gedung Sontohartanan ini adalah milik Sontohartono. Beliau adalah pengusaha batik di Keprabon yang menjadi bendahara pertama Muhammadiyah afdeling Surakarta. Afdeling artinya cabang kalau dulu, kalau sekarang seperti wilayah,” kata Fauzi saat berada di antara masjid dan gedung yang kini menjadi TK ABA Keprabon.

Alih-alih masjid dan gedung Sontohartanan yang bersejarah dulu sebagai kantor Muhammadiyah Solo pertama, dan tempat singgah peserta Muktamar Muhammadiyah tahun 1929 di Surakarta. Saat ada peserta bertanya tentang rumah-rumah yang berada di sekitar masjid Sontohartono, Fauzi menceritakan bahwa area tersebut semuanya milik Sontohartono.

Masjidnya sering digunakan tempat pengajian Muhammadiyah Solo sampai sekarang, terutama pengajian Munadzarah PDM Kota Solo. Ia juga bilang, meskipun Sontohartono menjadi pengusaha batik yang kekayaannya mencapai Rp5 miliar per bulan jika dirupiahkan saat ini, Sontohartono tidak lepas dari berdirinya Muhammadiyah di Solo.

Katanya, itu karena Sontohartono adalah generasi pertama Muhammadiyah Solo sezaman dengan Haji Misbach, M. Ng. Sastrosoegondo, Kyai Moechtar Buchori (ketua Muhammadiyah Solo Pertama), dan Harsoloemekso (sekretaris Muhammadiyah Solo Pertama).

Hotel Keprabon

Usai puluhan peserta mengunjungi masjid dan gedung Sontohartanan, perjalanan selanjutnya memasuki hotel Keprabon. Fauzi memberi tahu peserta untuk dan ditunjukkan sebuah mesin cetak koran zaman dulu yang digunakan Muhammadiyah Solo.

Sampailah peserta di hadapan mesin cetak kuno yang digunakan Muhammadiyah Solo menerbitkan surat kabar Al Islam pada tahun 1919 dan Cahaya Islam pada tahun 1922. Seketika peserta mengabadikan benda bersejarah itu dengan gawainya masing-masing.

Meski berjalan cukup jauh dari satu lokasi ke lokasi berikutnya, peserta yang didominasi orang dewasa ini tidak surut melanjutkan jalannya acara. Para peserta kembali berjalan menelusuri gang kecil sambil memegang botol air mineral.

Tibalah peserta di depan rumah mewah bertingkat bekas kediaman Harsoloemekso, saudagar batik di Keprabon sekaligus sekretaris Muhammadiyah Afdeling Surakarta pertama. Fauzi menunjukkan rumah milik Harsoloemekso pada zaman dulu yang sangat luas.

Baca Juga: Sambut Siswa di Tahun Ajaran Baru Ala SMA Muhammadiyah PK Solo

Melanjutkan perjalanan ke Pura Mangkunegaran, peserta mendengarkan informasi berharga jika Raja Mangkunegoro VIII dulu pernah menghibahkan lahan pada Muhammadiyah Solo yang sekarang berdiri SD Muhammadiyah 1 Surakarta dan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta.

Berswafoto sebentar di Pura Mangkunegaran, peserta kembali ke Balai Muhammadiyah sebagai titik awal jalan-jalan yang sangat bermakna ini. Di tengah-tengah perjalanan pulang, sekali lagi Fauzi berhenti di gang sempit yang digunakan juga lalu lalang kendaraan bermotor. Ia menunjuk sebuah bangunan di dalam Pura Mangkunegaran yang merupakan barak militer Legiun Mangkunegaran.

“Di tempat kita berdiri inilah, KH. Ahmad Dahlan jalan kaki menuju stasiun Balapan tiap malam Minggu setelah mengisi pengajian di Keprabon. Dan di seberang sanalah, ada Javaansche Padvinders Organisatie yang menginspirasi pembentukan Hizbul Wathan, organisasi otonom Muhammadiyah pertama tahun 1918,” tuturnya.

Salah satu peserta, Khotimah Nurul Aini, mengaku kagum dengan penjelasan sejarah Muhammadiyah Solo di Kampung Keprabon. Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum itu, Komunitas History WalkMu memaparkan sejarah Muhammadiyah Solo sangat mendalam. “Ini membantu para guru dan karyawan sekolah memahami alur sejarah berdirinya Muhammadiyah Solo, terlebih dilakukan dengan metode menarik yakni berjalan sambil bercerita sejarah,” ujarnya

Berita Terbaru

Green Senior School UMS Siapkan Sekolah Lansia Berbasis Kesehatan dan Lingkungan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang (PCA) ‘Aisyiyah Colomadu merintis Green Senior School (GSS), sebuah model sekolah lansia yang mengintegrasikan...

PKM-PM UMS Dorong Kemandirian Siswa Difabel melalui Pelatihan Fotografi Produk

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pengembangan keterampilan digital yang aplikatif. Komitmen tersebut diwujudkan Tim Program Kreativitas Mahasiswa...

Mutaba’ah Book Daily Practice Jadi Panduan Ibadah Harian Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo meluncurkan Mutaba’ah Book Daily Practice edisi Agustus 2026 sebagai buku pemantauan ibadah dan pembiasaan amalan harian bagi...

Pustakawan SD Muhammadiyah 1 Solo Jadi Mentor Pelatihan Nasional Perpustakaan Sekolah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo kembali dipercaya menjadi pusat pengembangan literasi sekolah. Kali ini, sekolah tersebut ditunjuk sebagai lokasi Pelatihan Peningkatan Kompetensi...

Safari Dakwah Putaran Kelima, PCM Colomadu Perkuat Syiar Islam Berkemajuan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sekitar 500 jemaah Muhammadiyah dan Aisyiyah menghadiri Pengajian Akbar Safari Dakwah PDM Solo Raya Putaran Kelima yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)...

Awal Tahun Ajaran, Murid SD Muhammadiyah 1 Solo Borong Prestasi Akademik dan Olahraga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Awal Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi momentum membanggakan bagi SD Muhammadiyah 1 Solo. Belasan murid sekolah yang berlokasi di Jalan Kartini No. 1...

Semarak Hari Anak Nasional, MA Muhammadiyah Solo Padukan Edukasi KUA dan Wisata Sejarah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Solo menggelar rangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Kegiatan yang berlangsung...

Guru SD Muhammadiyah 1 Solo Dorong Pembelajaran Sastra Jawa Lebih Kritis

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Guru Bahasa Jawa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Ki Agung Sudarwanto, memperagakan teknik membedah geguritan (puisi Jawa) secara mendalam sebagai bagian dari...

Anak Diminta Waspada Modus Narkoba Lewat Makanan dan Minuman

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) kini tidak hanya menyasar remaja dan orang dewasa, tetapi juga anak-anak melalui berbagai modus, termasuk...

Hari Anak Nasional 2026, SD Muhammadiyah 1 Solo Ajak Siswa Bermain dan Sampaikan Aspirasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Ketelan memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan menggelar kegiatan bertajuk Peringati Hari Anak Nasional dengan Senam Anak Hebat,...

MTs Muhammadiyah Surakarta Dukung Evaluasi Nasional Kinerja Guru Bersama BPKP

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – MTs Muhammadiyah Surakarta menjadi salah satu lokasi uji petik evaluasi kinerja guru madrasah yang dilaksanakan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat...

Murid SD Muhammadiyah 16 Kota Solo Raih Juara 1 Lomba Menulis Cerita FLS3N

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siswa SD Muhammadiyah 16 Karangasem, Kota Solo, Tabina Khansa Nirwasita, meraih juara 1 Lomba Menulis Cerita dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa...