
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk meresmikan Gedung Pendidikan Profesi sekaligus Pengajian Ramadan dan Buka Bersama. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (1/4/2024) di dua lokasi yakni Gedung Pendidikan Profesi dan Ruang Rapat Badan Pengurus Harian (BPH) Gedung Induk Siti Walidah Kampus UMS.
Kegiatan dimulai dengan peresmian Gedung Pendidikan Profesi oleh Prof. Haedar Nashir, lalu dilanjutkan dengan pengajian Ramadan. Rektor UMS Prof. Sofyan Anif, melaporkan keberadaan Gedung Pendidikan Profesi ini dinilai sangat penting, dikarenakan UMS memiliki 18 Program Studi (Prodi) Profesi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta 1 Prodi dari Fakultas Psikologi UMS. “Dengan dibangunnya Gedung Pendidikan Profesi semakin menyempurnakan UMS. Serta menjadi langkah untuk mewujudkan visi UMS, yakni pada tahun 2029 UMS menjadi World Class University,” ungkap Prof. Sofyan.
Gedung Pendidikan Profesi yang luasnya 2.307 m² ini memiliki fasilitas berupa ruang kelas besar sebanyak 20 ruang dan kelas kecil sebanyak 4 ruang yang memadai untuk tahapan proses belajar mengajar serta ruang kelas kolosal yang ramah bagi kaum disabilitas.
Bukan Sekadar Narasi
Sedangkan Prof. Haedar Nashir saat memberikan tausiyah menyebutkan Muhammadiyah memerlukan pusat-pusat pendidikan yang fastabiqul khairat yang tidak hanya di skala nasional melainkan juga internasional. Hal ini diperlukan sebagai bukti kepada dunia bahwa Islam berkemajuan bukan sekadar narasi. “UMS menjadi salah satu PTMA [Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah] dengan kurang lebih 40 ribu mahasiswa. Pusat-pusat pendidikan yang fastabiqul khairat untuk membuktikan kepada dunia bahwa Islam berkemajuan bukan hanya bersifat narasi,” ujar Prof. Haedar.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir saat memberikan tausiyah di hadapan para pimpinan UMS, PP Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Senin (1/4/2024). (Humas UMS).
Guru besar Sosiologi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini menyebutkan potensi kemajuan sudah dimiliki oleh Muhammadiyah. K.H. Ahmad Dahlan melahirkan Muhammadiyah dari “tradisi besar” melalui pikiran-pikiran yang tersistemasi. Haedar menjelaskan terdapat tiga hal yang menjadi agenda para pimpinan, yakni pertama harus terdapat agenda internalisasi nilai Islam dan Kemuhammadiyahan di segala perangkat sistem untuk terus dimasifkan, pembudayaan, dan pelembagaan yang menjadi tugas besar bagi pimpinan.
Hal ini menjadi sorotan Ketua Umum PP Muhammadiyah karena melihat peran media sosial yang sangat besar dan segenap warga Muhammadiyah diharapkan dapat menyebarkan nilai-nilai Muhammadiyah. “Bantu majelis-majelis dengan pikiran baru. Jangan biarkan media sosial menjadi pasar bebas yang kita hanya sebagai konsumen,” harap Haedar. Kegiatan ini dihadiri oleh segenap pimpinan UMS, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, para sesepuh Muhammadiyah, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, dan Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah.
Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Buka Jalan Mahasiswa Kembangkan Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 terus menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa. Hingga 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai...
Bukan Cuma Kuliah, UMS Buka Jalan Mahasiswa Raih Pengalaman Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui Program Global Exposure. Program ini menjadi bagian dari...
Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA, UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026)....
BiblioBattle 2026 UMS Dorong Budaya Literasi dan Berpikir Kritis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendorong budaya literasi, pemikiran kritis, dan kolaborasi akademik. Komitmen tersebut...
Cegah Risiko Jatuh, Mahasiswa Fisioterapi UMS Skrining Keseimbangan Lansia
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan skrining keseimbangan kepada anggota Prolanis Anggrek Mojolaban melalui kegiatan bertajuk...
118 Mahasiswa Baru UMS Teken MoU Beasiswa, Siap Kontribusi bagi Kampus dan Warga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7,...
Pengabdian di Malaysia, Mahasiswa UMS Perkuat Pembelajaran dan Wawasan Kebangsaan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) atas pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM-KI). Apresiasi diberikan...
Bio-Chest UMS Padukan Kemasan Hayati dan IoT untuk Jaga Kualitas Ikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Bio-Chest: Bio-Based Insulated Box with IoT Temperature, pH, and Ammonia...
UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta...
Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA). Langkah tersebut menjadi...
Lima Tim PPK Ormawa UMS Siap Dorong Inovasi dan Potensi Lokal di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi...
UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...






