Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
PDM Kota Solo

Muhammadiyah Solo (Harus) Unggul dan Berkemajuan

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Selasa, 16 Januari 2024 12:12 WIB
Muhammadiyah Solo (Harus) Unggul dan Berkemajuan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, K.H. Anwar Sholeh (berdiri), saat menyampaikan sambutan pada acara Ideopolitor, Sabtu (4/11/2023). (Foto: MPI PDM Solo).

Terminologi unggul dan berkemajuan akan menjadi dua kata penting bagi jajaran persyarikatan di Kota Solo dalam lima tahun ke depan. Dua kata ini akan sering menjadi wacana sekaligus menjadi sangat strategis untuk dicapai jajaran pengurus di semua tingkatan, di amal usaha maupun di semua organisasi otonom (Ortom).

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo periode 2023-2028 bertekad menjadikan persyarikatan sebagai gerakan yang unggul, maju, dan mencerahkan. Tekad itu merupakan keputusan Musyawarah Daerah (Musda) PDM Kota Solo yang diselenggarakan pada 20 Mei 2023 lalu. Kendati demikian, jajaran pengurus mengakui untuk mencapai unggul dan berkemajuan ini bukan pekerjaan yang mudah. Perlu kerja yang sistematis, terencana, terukur dan tentu saja kolaborasi semua pemangku kepentingan di persyarikatan.

“Karena sudah ada Risalah Islam Berkemajuan (RIB), Muhammadiyah Solo harus wajib mengembangkan kemajuan dan unggul di segala aspek kehidupan, di bidang pendidikan, kesehatan, tabligh, dan sebagainya.  Termasuk majelis wakaf bisa mengembangkan wakaf tunai yang kalau dikelola itu sangat baik. Termasuk unggul berkemajuan,” kata Ketua PDM Kota Solo, K.H. Anwar Sholeh, Sabtu (4/11/2023). Kiai Anwar, begitu Ketua PDM Solo ini akrab dipanggil, menyampaikan hal ini saat menjadi pemateri pada Dialog Ideologi, Politik dan Organisasi (Ideolitor) yang diselenggarakan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali pada Sabtu-Minggu (4-5/11/2023). Pada acara itu Kiai Anwar menyampaikan materi tentang Visi-Misi dan Arah Kebijakan PDM Kota Solo untuk lima tahun ke depan.

Acara Ideopolitor diikuti sekitar 180 pengurus dari unsur pembantu pimpinan (majelis dan lembaga) di lingkungan PDM Kota Solo, pengurus organisasi otonom (Ortom) di lingkungan Muhammadiyah Kota Solo. Selama dua hari, peserta mendiskusikan tentang visi, misi, indikator kinerja, serta strategi persyarikatan untuk meraih keunggulan dan kemajuan gerakan.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), unggul adalah lebih tinggi (pandai, baik, cakap, kuat, awet, dan sebagainya) daripada yang lain-lain; utama (terbaik, terutama). Unggul juga bermakna menang. Bila mengacu pada KBBI ini, maka lima tahun ke depan persyarikatan harus menjadi gerakan yang lebih baik, utama, dan menang.

Sedangkan kata berkemajuan merujuk kepada Risalah Islam Berkemajuan (RIB), sebuah ideologi yang dinisbahkan pendiri Muhammadiyah K.H. Ahmad Dahlan dalam membangun persyarikatan. Dalam RIB yang telah diputuskan dalam Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo setahun silam, dijelaskan Islam adalah agama yang menjadi kekuatan pendorong bagi kemajuan manusia. Muhammadiyah mengembangkan cara pandang yang berkemajuan atas Islam yang dirumuskan dalam karakteristik Lima (al-Khasha’ishu al-Khamsu), yakni: tauhid, berlandaskan Al-Quran dan Al-Sunnah, ijtihad dan tajdid, mengembangkan washatiyah atau sikap tengahan/moderat, serta untuk mewujudkan rahmat bagi seluruh alam (rahmatin lil alamiin).

Pada arah program jangka panjang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah (2005-2025), pada periode Muktamar Muhammadiyah ke-48 ini, persyarikatan masuk pada program lima tahun terakhir (2022-2027). Pada periode muktamar ini, setidaknya ada tiga isu penting yang akan dijalankan. Antara lain, terciptanya seluruh elemen sistem gerakan Muhammadiyah yang unggul. Terciptanya kondisi dan faktor-faktor pendukung terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. “Berkembang luasnya peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan umat, bangsa, dan dinamika Global,” urai visi Muhammadiyah jangka panjang yang diterima Langkah Baru dan muhammadiyahsolo.com, beberapa waktu lalu.

Akan Berusaha Keras

Sebagai kebijakan makro organisasi, visi persyarikatan ini harus diterjemahkan oleh jajaran pimpinan di bawahnya, termasuk di PDM Kota Solo. Karena itu, untuk mencapai meraih keunggulan gerakan persyarikatan tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo menetapkan tujuh prioritas program yang akan diusung lima tahun ke depan. Penetapan tujuh proritas tersebut menjadi tanfidz atau keputusan rapat kerja Pimpinan Daerah I Muhammadiyah Kota Solo pada 12 Agustus 2023 yang lalu.

Kiai Anwar Sholeh, dalam forum Ideopolitor, menyampaikan PDM akan berusaha keras untuk mencapai keunggulan dan kemajuan dalam berbagai aspek tersebut. Selama ini, jelasnya, Muhammadiyah Solo memiliki beberapa amal usaha unggulan. Dia menyebut sekolah di lingkungan perguruan Kottabarat, seperti SD, SMP hingga SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) yang selama ini menjadi kebanggan persyarikatan karena prestasi-prestasinya. Termasuk di antaranya SD Muhammadiyah 1 maupun SD Muhammadiyah 2. Bahkan, rumah sakit PKU Muhammadiyah Solo sudah menjadi rumah sakit internasional. “Ke depan semua program Muhammadiyah Solo akan akan diarahkan menuju keunggulan dan kemajuan tersebut,” janji Kiai Anwar.

Saat diwawancarai reporter Langkah Baru dan muhammadiyahsolo.com belum lama ini, Kiai Anwar Sholeh, menjelaskan secara garis besar tujuh prioritas program kerja dimaksud. Tujuh prioritas tersebut antara lain, pertama, peneguhan paham Islam dan Ideologi Muhammadiyah di seluruh pimpinan tingkat daerah sampai cabang dan ranting serta organisasi otonom. Kedua, memperkuat dan memperluas basis umat di akar rumput dalam kesatuan gerakan jamaah dan dakwah jamaah, dakwah kultural dan dakwah komunitas. Sehingga keberadaan Muhammadiyah semakin kokoh dan luas. Ketiga, mengembangkan amal usaha unggulan dan gerakan ekonomi umat secara intensif dan masif. Sehingga Muhammadiyah dapat mandiri dan berperan serta dalam memajukan umat.

Keempat, mengintensifkan dan memperluas dakwah di kalangan generasi Z, Y dan Alfa dengan menanamkan nilai-nilai agama, nilai, moral dan etika dengan berorientasi sosial pada kehidupan keumatan. Kelima, reformasi kaderisasi  dengan muncul kader Muhammadiyah yang tangguh dan mampu berdiaspora di dalam atau di luar struktur Muhammadiyah  untuk kepentingan umat, bangsa dan dunia di level daerah/regional/nasional/internasional. Keenam, reformasi organisasi dan digitalisasi sistem organisasi. Eksistensi gerakan Muhammadiyah semakin profesional, maju dan modern. Ketujuh, reformasi organisasi dan digitalisasi sistem organisasi yang tersistem sehingga keberadaan dan gerak Muhammadiyah semakin profesional, maju, dan modern.

Muhammadiyah Solo tidak hanya menetapkan tujuh prioritas saja, melainkan juga merumuskan key performace indicator (KPI) atau indiktor kinerja kunci yang menjadi target persyarikatan selama lima tahun ke depan. Anggota PDM Kota Solo, Muhammad Da’I pada forum Dialog Ideopolitor mengurai secara rinci berbagai tolok ukur keberhasilan program Muhammadiyah Kota Solo. Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu menyampaikan materi tentang Matriks Kegiatan PDM Surakarta. Salah bagian matriks tersebut Muhammad Da’I menjelaskan tentang Muhammadiyah Score Card atau penilaian kinerja Muhammadiyah berdasarkan empat perspektif, masing-masing perspektif hasil atau stakeholders yang menghasilkan Muhammadiyah unggul berkemajuan, perpektif jamaah berupa jamaah atau anggota persyarikatan yang setia baik dari sisi peningkatan jangkauan dakwah dan peningkatan partisipasi jamaah.

Rektor UMS, Sofyan Anif (berdiri) saat menyampaikan materi Risalah Islam Berkemajuan pada workshop Ideopolitor. (Foto: MPI PDM Solo).

Dari perspektif proses, Muhammadiyah memiliki program yang berkualitas serta pelayanan prima. Sedangkan dari perspektif sumber daya manusia (SDM), program persyarikatan bisa meningkatkan kualitas SDM para pimpinan di segala tingkatan. Dengan penilaian kinerja berbasis KPI, keberhasilan Muhammadiyah menjadi sangat terukur.  Yang lebih penting, lanjut Da’I, bagaimana menerjemahkan berbagai target itu ke dalam program di PDM maupun di unsur pembantu pimpinan baik majelis maupun lembaga. Itu akan menjadi tantangan yang luar biasa bagi Muhammadiyah. “Tapi itu akan menjadi dasar kita untuk evaluasi, apa yang sudah kita lakukan dan apa yang akan kita lakukan untuk mencapai unggul dan berkemajuan itu,” urainya.

Sekretaris PDM Kota Solo, Rochani, menjelaskan unggul dan berkemajuan itu tidak hanya untuk amal usaha, melainkan meraih keunggulan pula di basis-basis persyarikatan, khususnya di pimpinan ranting, pimpinan cabang dan masjid. Pada periode Muktamar Muhammadiyah ke-48, kebijakan Pimpinan Muhammadiyah akan memperkuat gerakan di basis-basis akar rumput ini. “Yang punya anggota Muhammadiyah itu di tingkat ranting, bukan di cabang maupun di daerah,” urai Rochani saat menjadi pemteri Dialog Ideopolitor, Minggu (5/11/2023).  Sehingga akar rumput ini harus benar-benar digarap. Karena itu, PDM Kota Solo telah membuat indikator-indikator capaian kemajuan bagi pengelolaan di basis-basis tersebut. Ukuran-ukuran ini yang akan menjadi pegangan semua pengurus PDM, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)  maupun UPP dalam menjalankan program.

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kota Solo, Muhdiyatmoko, menjelaskan beberapa program unggulan yang akan digarap. Sebagai majelis yang menangani bidang informasi, pihaknya berkomitmen untuk mengelola media Muhammadiyah untuk syiar persyarikatan. Beberapa program tersebut antara lain penerbitan majalah Langkah Baru empat kali selama setahun, mengelola website resmi Muhammadiyahsolo.com, penerbitan eBuletin Tajdid Pendidikan yang, serta mengeloa platform media sosial baik youtube, Facebook, Instragram, maupun TikTok sebagai media syiar untuk menjangkau kelompok anak muda. MPI juga akan menggarap program penataan Perpustakaan di Balai Muhammadiyah serta program historical walking atau menelusuri jejak sejarah persyarikatan di Kota Solo. “Program MPI lima tahun ke depan akan lebih terarah dan goal-nya jelas. Indikator ketercapaiannya juga lebih jelas. Sehingga teman-teman pengurus akan bekerja dengan arah yang jelas,” katanya kepada Langkah Baru.

Berita Terbaru

Tarawih Bersama PDM Kota Solo, Perkuat Silaturahmi dan Dakwah Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo menggelar kegiatan Tarawih Bersama dan Pengajian Refreshing, Jumat (13/3/2026) pukul 19.00 WIB, di Masjid Balai Muhammadiyah Solo, Jl. Teuku...

Pengajian Refreshing PDM Solo, Prof. Dai: Iman Harus Membumi dalam Amal dan Pelayanan Umat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo menggelar Pengajian Refreshing, Jumat (13/03/2026), di Aula Gedung Balai Muhammadiyah, Jl. Teuku Umar No. 5 Keprabon,...

PDM-PDPM Karanganyar Silaturahim di Masjid An-Nur SMP Muhammadiyah 7 Colomadu

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Karanganyar menggelar silahturahim dan Turun ke Bawah (Turba) pada Selasa (10/6/2026) di Masjid...

Safari Ramadan PDM Boyolali 1447 H Hadir di SD Muhammadiyah PK Banyudono

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Semarak Safari Ramadan Kajian Munadharah PDM Boyoli 1447 H mewarnai halaman SD Muhammadiyah PK Banyudono pada Sabtu, (28/2/2026). Kegiatan bertajuk Kajian Munadharah Bersama Pimpinan...

PDM Solo Gelar Bimtek Ekosistem Digital Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Aula Balai Muhammadiyah Surakarta tampak ramai di pagi itu. Ahad, (8/2/2026) di aula tersebut diselenggarakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) program SATUMU Persyarikatan Muhammadiyah....

PDM Boyolali Gelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi dengan tema “Membangun Reputasi Muhammadiyah Berbasis Nilai dan Kinerja”. Kegiatan ini dilaksanakan...

Majelis Pendidikan PDM Solo Gelar Monev di MA Muhammadiyah Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Solo pada Senin, (26/1/2026). Kegiatan...

Kirim Ahli dan Alat Bor Sumur, Muhammadiyah Solo Bantu Layanan Air Bersih bagi Korban Banjir Aceh

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Muhammadiyah Solo melalui Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) Solo kembali menunjukkan kepeduliannya dalam penanganan bencana nasional. Kali ini, MDMC Solo mengirim dua orang relawan...

MTs Muhammadiyah Solo Raih Hasil Memuaskan dalam Monev Majelis Pendidikan PDM Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo memulai rangkaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) rutin untuk semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Monev di MTs Muhammadiyah...

Raker MPKSDI Muhammadiyah Solo 2026 Fokus Penguatan Perkaderan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rapat kerja (Raker) Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo bertajuk penguatan perkaderan tahun 2026 yang berkemajuan...

Tekankan Tajdid dan Kepedulian Bencana pada Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah dan Milad ke-98 RS PKU Muh Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah dan Milad ke-98 Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta berlangsung meriah di Taman Parkir RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Minggu (30/11/2025). Kegiatan...

Wali Kota Solo, Respati Ardi, Lepas 5.000 Peserta Jalan Sehat Milad ke-113 Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sekitar 5.000 warga Muhammadiyah memadati kawasan Balai Muhammadiyah, Keprabon, Solo, dalam kegiatan Jalan Sehat Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota...

Leave a comment