
Kehidupan seni budaya mendapat perhatian Muhammadiyah. Dalam pandangan Muhammadiyah, seni dan kebudayaan harus memberikan manfaat yang baik, menumbuhkan rasa kasih sayang, perasaan yang halus dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Seni dan Budaya merupakan penjelmaan atau perwujudan rasa keindahan dalam jiwa manusia.
Dalam organisasi Muhammadiyah, musik sebagai seni dan dapat dijadikan sarana dakwah. Setiap warga Muhammadiyah, baik dalam menciptakan maupun menikmati seni dan budaya selain dapat menumbuhkan perasaan halus dan keindahan, juga menjadikan sebagai sarana media membangun kehidupan yang berkeadaban.
Tujuan seni budaya yang merupakan suatu keahlian untuk mengekspresikan ide-ide atau gagasan estetika dalam bentuk karya yang dapat mengungkapkan perasaan manusia. Seni budaya juga mampu memberikan rasa keindahan, ketentraman, dan kedamaian dalam kehidupan serta sarat dengan pesan pendidikan moral dan budi pekerti.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka sangat strategis bila potensi-potensi dalam bidang seni budaya warga perguruan Kottabarat Solo teraktualisasi. Untuk mewujudkannya, perlu wadah untuk mengaktualisasikan hal tersebut. Maka Komunitas Pembelajar Kottabarat (KPK) mendorong sebuah komunitas berbasis seni budaya dengan identitas nama Komunitas Seni Kottabarat di lingkup Perguruan Muhammadiyah Kottabarat. Fachruddin, ketua Komunitas Seni Kottabarat mengungkapkan bahwa tujuan adanya komunitas ini sebagai media ekspresi seni dan wadah gagasan kreatif warga sekolah sebagai sarana edukasi untuk mendorong potensi dan bakat seni warga sekolah.
Fachruddin juga menegaskan bahwasannya ekosistem kreatifitas perlu diwujudkan di lingkungan sekolah. Kami, para guru Seni Budaya di lingkup perguruan Kottabarat bersepakat mendorong potensi-potensi siswa di bidang kreativitas seni seperti tari, drama, lukis, maupun musik ataupun produk seni lainnya. “Oleh karena itu, sebagai pendorong dan penggerak, maka kami selaku kluster guru seni budaya di Perguruan Muhammadiyah Kottabarat menginisiasi terbentuknya forum Komunitas Seni Kottabarat,” ujar Fachruddin, Senin (4/12/2023).
Potensi kreativitas seni budaya siswa dalam pembelajaran proyek profil pelajar Pancasila sangat besar. Hasil belajar siswa dalam proyek maupun pelajaran seni budaya bisa diwujudkan dalam bentuk pameran produk ataupun tampilan seni kreatifitas yang bisa menumbuhkan inspirasi. Para pengagas forum ini berharap akan lahir karya-karya dan produk seni dari siswa-siswi perguruan Muhammadiyah Kottabarat. “Semoga saja Forum Komunikasi Kelompok Seni Kottabarat ini bisa menjadi penggerak dan wadah optimalisasi potensi siswa Muhammadiyah Kottabarat di bidang seni budaya,” ungkap Fachruddin.
BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...
Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...
PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...
Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...
Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...
Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...
Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...






