Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Diskusi Pendidikan : Liberalisasi Pendidikan (Praktek di Indonesia)

Tim Redaksi, Editor: Sugiharko Sahid
Selasa, 21 Desember 2021 10:11 WIB
Diskusi Pendidikan : Liberalisasi Pendidikan (Praktek di Indonesia)
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Hendro Susilo menjadi moderator pada diskusi pendidikan yang diadakan PDPM Solo, dengan menghadirkan narasumber Prof Zainuddin Maliki, anggota DPR RI komisi X.

 

 

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta menggelar diskusi pendidikan bertajuk Liberalisasi Pendidikan : Praktek Di Indonesia, Ahad (19/12/2021). Diskusi ini diselenggarakan di gedung pusdiklat Darmo Tjahjono Perguruan Muhammadiyah Surakarta milik Majelis Dikdasmen PDM Surakarta dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr Zainuddin Maliki,M.Si, anggota DPR RI Komisi X yang membidangi bidang pendidikan, pemuda dan olahraga.

Dalam acara diskusi ini, sebagai moderator adalah Hendro Susilo. Hendro ini merupakan salah satu guru di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat sekaligus sebagai wakil ketua bidang informasi dan publikasi PDPM Kota Surakarta. Mengawali diskusi, Hendro membuka dengan catatan-catatan dinamika isu-isu pendidikan nasional. Isu tersebut antara lain peta jalan pendidikan nasional, program sekolah penggerak, perubahan kurikulum, penghapusan Ujian Nasional, penggabungan kemendikbud-ristek, pembubaran BSNP, sekolah penerima BOS, Permendikbud No 30 Tahun 2021 tentang PPKS untuk dikaji bersama Prof. Dr Zainuddin Maliki,M.Si.

Pada kesempatan diskusi tersebut, Prof. Zainuddin Maliki mengutarakan pandangan bagaimana relasi antara politik kebangsaan dan politik kekuasaan. Beliau mengharapkan orang-orang yang baik dan “waras” harus peduli pada politik. “Politik itu untuk kemaslahatan umat, bukan untuk kepentingan oligarki atau kelompoknya sendiri sehingga menimbulkan praktik yang pincang dalam kebijakan yang dikeluarkan,” ujarnya. Dalam kesempatan itu pula, Prof. Dr Zainuddin Maliki berpesan kepada kader Muhammadiyah, khususnya guru Muhammadiyah untuk memiliki “passion” mendidik, yakni mendidik yang otentik agar menghasilkan generasi yang otentik pula.

Dalam salah satu sesi diskusi, Prof. Dr Zainuddin Maliki juga membagikan buku karya beliau yang berjudul “menyuarakan kewarasan publik dalam politik” kepada peserta diskusi. Salah satu yang mendapatkan buku beliau adalah ketua Majelis Pustaka PDM Kota Surakarta, Muhdiyatmoko,M.Pd. Dalam sesi diskusi itu pula, Muhdiyatmoko mengutarakan pandangannya terkait perubahan kurikulum yang terjadi. “Kurikulum prototype seakan sebagai kurikulum senyap, sehingga arah pendidikan nasional perlu dipertanyakan dan dikaji secara menyeluruh dan terbuka pada publik,” ungkap Muhdiyatmoko kepada forum diskusi tersebut. (*)

Berita Terbaru

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....