Semarang – Sabtu 26 Oktober 2019 di Lapangan Pancasila sebagai acara pra Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Surakarta yang dilangsungkan di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada tanggal 1-5 Juli 2020 sekaligus pembukaan Olympic Achmad Dahlan (OlympicAD) VI tingkat Nasional yang dilangsungkan di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) 26–28 Oktober 2019 mendatang. Acara ini di selenggarakan atas kerjasama Piminan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah bapak H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin Maemoen. Juga dihadiri oleh Walikota Semarang yang diwakilkan bapak Sekda dan berbagai tamu undangan yang didalamnya juga ada ketua majlis DIKDASMEN PP Muhammadiyah bapak Prof. Dr. H. Baedhowi , M.Si, dan juga ketua umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.

(Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. Ketua Umum PP Muhammadiyah)
Tema yang diusung pada kegiatan Jateng Bermunajat adalah “Menuju Jawa Tengah Semakin Rukun, Sejahtera, dan Maju”. Sedangkan, tema Olympic AD Nasional VI adalah “Membangun Sinergi dalam Mewujudkan Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan di Era Revolusi Industri 4.0”.
Puluhan ribu warga Muhammadiyah juga ikut meramaikan acara Jateng Bermunajat ini, baik dari Surakarta, Boyolali, Wonosobo, Pekalongan, Pemalang, dan sebagainya. Ketua PWM Jateng Drs. H. Tafsir, M.Ag., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jateng atas bantuan yang diberikan ke Muhammadiyah untuk menjaga nama baik gubernur. Disamping itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua pihak untuk bersatu kembali membangun Indonesia pascapilpres 2019, “Pilpres sudah usai, mari kita bersatu agar Indonesia semakin kuat, apalagi Muhammadiyah memberikan kesejukan. Selamat bersilaturahmi, selamat berkompetisi dengan sehat,” ujarnya.

(Gubernur Jateng Ganjar Pranowo)
Puncak acaranya adalah Tausiyah Munajat yang disampaikan oleh ketua umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si, beliau menyampaikan “setiap dari kita selalu bermunajat kepada Allah pada saat sholat bahwa hidup dan mati kita semua berasal dari Allah dan akan kembali. Karenanya semua yang ada pada kita, baik harta, pangkat, dan kedigdayaan itu semua adalah nisbi yang disitulah kita bisa bermunajat yang tidak nisbi hanya Allah yang akan kekal.”
Beliau juga menyampaikan bahwa menjadi muslim harus besyukur atas apa yang diberikan kepada Allah, dalam keadaan baik maupun buruk. “Maka didalamnya ada munajat yang luar biasa kepada Allah swt sebagaimana 3 orang pemuda yang terjebak di gua dengan membawa kebaikan untuk diadukan kepada Allah swt. Maka Kyai Dahlan dalam mendirikan Muhammadiyah lewat surat Ali-Imron 104 dan 110 yang menunjukkan munajat yang luar biasa karena didalamnya ada kebahagiaan sejati dan kemenangan sejati. Maka Kyai Dahlan bermunajat kepada Allah saat memberi nama Muhammadiyah yang selalu terpaut dengan nama yang dinisbatkan ke Nabi akhir zaman. Maka lewat Ali-Imron 104 dan 110 ini diharapkan Muhammadiyah bisa tumbuh dan berkembang dengan tingkat religiusitas yang tinggi. Maka lahirlah seluruh pergerakan Muhammadiyah dibidang kesehatan, sosial, pendidikan, ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan dakwah komunitas.”

(Drs. H. Tafsir, M.Ag. Ketua PWM Jateng)
Selain itu beliau juga menambahkan, sebagai contoh munajat yang lainnya yaitu ketika diangkatnya Kyai Dahlan oleh Presiden Soekarno menjadi pahlawan nasional karena membangkitkan umat atas keterpurukan dan memelopori kebangkitan umat untuk tidak lagi tertindas atas penjajah. Soedirman tokoh Perang Gerilya yang juga merulakan tokoh Hizbul Wathan (HW) yang dimana jika tanpa Perang Gerilya yang di bantu oleh angkatan Perang Sabil yang dipelopori oleh Ki Bagus Hadikusumo, maka Indonesia tidak akan eksis atasnya setelah beberapa tahun merdeka. Juga ada Juanda yang merupakan tokoh muda yang menjabat lima kali sebagai menteri dan juga dua kali menjadi perdana menteri, yang setelah selesai menjadi menteri beliau lebih baik memimpin sekolah Muhammadiyah di Jakarta tanpa gaji; yang karenanya melahirkan Deklarasi Djuanda tahun 1957 yang mempelopori bersatunya lautan dan daratan yang diakui PBB menjadi Hukum Laut Internasional yang menjadikan Indnesia negara yang utuh selanjutnya disebut sebagai Negara Maritim. Terakhir, Ki Bagus Hadikusumo yang juga merupakan anggota BPUPKI yang menjadi kunci atas kerelaan penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta bukan untuk apapun, akan tetapi untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebut sebagai hadiah terbesar umat Islam bagi Indonesia.
Terakhir, Haedar menekankan kembali bahwa amal sholeh adalah perbuatan yang terbaik dan jernih tanpa pamrih. Maka kita harus jadi pelopor tanpa meminta dan terus memberi, walau tidak dihargai. Yakinlah segalanya selalu dalam rahmat Allah dan ingatlah kejahatan yang ditutupi maka akan kembali pada dirinya. Maka terus mengalir seperti air menyebarkan misi dakwah dan pembaharuan tanpa meminta apupun. (Mohammad Taufiq Hassan / Foto Azzah Juharida)
PP Muhammadiyah Serukan Gerakan Infak Salat Jumat untuk Korban Banjir
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menginstruksikan penghimpunan infak Salat Jumat untuk bantuan kemanusiaan korban bencana banjir dan tanah longsor. Langkah itu sebagai respons cepat atas...
Dua Ribu Orang Hadiri Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah dan PKU Muhammadiyah Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Sekitar dua ribu warga Muhammadiyah hadir dalam acara Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-111 dan Resepsi Milad PKU Muhammadiyah Solo ke-96. Kegiatan yang digelar...
Museum Peradaban Islam Asia Tenggara Segera Hadir di Edutorium UMS
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.CO–Museum Perdaban Islam Asia Tenggara akan segera hadir di Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Museum ini akan melengkapi Edutorium UMS yang selama ini...
Sambut Hari Guru, Murid SD Muhammadiyah PK Kottabarat Kirim Kartu Pos untuk Guru
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Ada banyak cara menyambut Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November. Seperti yang dilakukan sejumlah 81 murid kelas VI SD Muhammadiyah...
Peringati Hari Guru, Guru SMP Muhammadiyah PK Gelar Lomba Tarik Tambang hingga Memasak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo memiliki cara yang berbeda setiap tahun dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN). Sesuai dengan tema Bergerak...
Anies Baswedan Janji Ajak Masyarakat Sipil Berkolaborasi dengan Negara
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pasangan calon presiden dan wakil presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan-A.Muhaimin Iskandar, berjanji akan menjadikan pemerataan pembangunan sebagai prioritas penting dalam visi...
Enam Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jateng Bentuk Center of Excellent
Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama lima perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya di Jawa Tengah mulai membahas organ baru yang akan segera dikukuhkan yaitu Center...
Baru diluncurkan, Program GIP-111 Mampu Kumpulkan Dana Rp82 Miliar
Jogja, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluncurkan program Gerakan Infak Pendidikan atau GIP-111 tepat pada perayaan Milad Muhammadiyah ke-111 di Gedung Sportorium kampus Universitas Muhammadiyah...
Sambut Milad Muhammadiyah ke-111, Hizbul Wathan Solo Gelar Apel Akbar
Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan akan menyelenggarakan apel Akbar Hizbul Wathan untuk menyemarakkan milad ke-111 Muhammadiyah....
Siswa SMP Muhammadiyah PK Sabet Dua Juara School Creative Hub Gojek se-Soloraya
Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Bara Kaori Satya Maharani, menyabet dua penghargaan dalam ajang perlombaan Gojek School Creative Hub 2023...
UMS Beri Penguatan Keislaman untuk Keluarga WNI Lintas Budaya dan Muslim Baru di Australia
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Persyarikatan (LPMPP) memfasilitasi dosen untuk mengabdi di luar negeri melalui skema program...
Mahasiswa UMS Raih Silver Medal dan Special Award pada Ajang SIIF 2023 di Korea Selatan
SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Kolaborasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih Silver Medal dan Special Award pada ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2023, dengan...






