Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Riset Mahasiswa UMS Ciptakan Karpet Edukatif Interaktif untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 7 Januari 2026 23:28 WIB
Riset Mahasiswa UMS Ciptakan Karpet Edukatif Interaktif untuk Anak Berkebutuhan Khusus
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil mengembangkan media edukasi interaktif berupa karpet edukatif multi-tema berbasis sensor suara dan internet yang dirancang khusus untuk menunjang stimulasi anak berkebutuhan khusus. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil mengembangkan media edukasi interaktif berupa karpet edukatif multi-tema berbasis sensor suara dan internet yang dirancang khusus untuk menunjang stimulasi anak berkebutuhan khusus.

Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai media bermain, tetapi juga sarana terapi sensorik dan pembelajaran yang adaptif sesuai kebutuhan masing-masing anak. Media edukatif tersebut dikembangkan Tim RABA UMS yang beranggotakan mahasiswa lintas disiplin ilmu, yaitu Fisioterapi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Teknik Elektro, dan Sistem Informasi.

Kolaborasi ini memungkinkan integrasi pendekatan kesehatan, edukasi, teknologi, dan rekayasa perangkat sehingga produk yang dihasilkan bersifat aplikatif dan mudah diterapkan di lapangan. “Karpet edukatif interaktif ini dilengkapi sensor suara yang merespons aktivitas anak saat menginjak area tertentu pada karpet,” ujar Ketua Tim RABA, Taqiyyah Nurul ‘Azzah, Selasa, (6/1/2026).

Dia mengatakann sistem yang dibangun juga terhubung dengan internet sehingga tema pembelajaran dapat diganti dengan mudah sesuai kebutuhan pendamping atau terapis. “Dengan begitu, media ini dinilai lebih fleksibel dibandingkan karpet edukatif konvensional,” ujarnya.

Kebutuhan Masyarakat

Ketua Tim mengungkapkan, pengembangan riset berangkat dari kebutuhan nyata di masyarakat. Salah satu anggota tim memiliki kerabat yang mengalami speech delay, sehingga tim melihat pentingnya media terapi yang tidak hanya efektif, tetapi juga terjangkau, inklusif, dan menyenangkan bagi anak.

Menurutnya, keunggulan utama riset ini terletak pada integrasi berbagai disiplin ilmu yang diterapkan secara langsung untuk menjawab persoalan tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. “Inovasi yang kami kembangkan tidak hanya berangkat dari teori, tetapi juga dari kepedulian terhadap kondisi anak berkebutuhan khusus di lapangan,” ujarnya.

Dalam proses perancangan, tim membagi peran sesuai bidang keilmuan, mulai dari desain sistem, pemrograman sensor, perencanaan terapi stimulasi, hingga perancangan konten edukasi. Seluruh aspek tersebut dipadukan agar media ini tidak hanya fungsional secara teknis, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Tim RABA juga terus melakukan penyempurnaan desain agar media edukatif ini mudah digunakan oleh orang tua, guru, maupun terapis. Harapannya, karpet edukatif interaktif ini dapat mendukung proses intervensi dini secara lebih sederhana tanpa harus menggunakan alat terapi berbiaya tinggi.

Potensial Dikembangkan

Riset ini dinilai sangat potensial untuk dikembangkan dalam skala yang lebih luas, baik di lembaga pendidikan anak usia dini maupun komunitas pendamping anak berkebutuhan khusus. Selain itu, produk ini juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi perangkat edukasi berbasis teknologi yang ramah pengguna.

Berkat inovasi tersebut, Tim RABA UMS berhasil meraih Gold Medal pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) yang diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association (IYSA) di Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta yang telah berlangsung pada 18–21 Desember 2025.

Tim RABA turun pada kategori Research on Children with Special Needs dan dinilai unggul dalam aspek inovasi, kebermanfaatan, serta integrasi keilmuan. Taqiyyah mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih timnya.

Ia menyebut capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus menyempurnakan riset agar bisa memberi dampak lebih luas bagi masyarakat. “Kami berharap media ini dapat menjadi alternatif stimulasi yang inklusif dan aplikatif bagi anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Ke depan, Tim RABA berencana melanjutkan penelitian melalui pengembangan fitur, uji implementasi lapangan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Tim optimis inovasi yang dikembangkan mahasiswa UMS ini berpeluang menjadi solusi edukatif yang berkelanjutan bagi anak berkebutuhan khusus di Indonesia.

Berita Terbaru

Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...

Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...

Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...

Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...