Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Siap Dampingi Masyarakat Kelola Hutan Sosial Secara Produktif

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 23 Juni 2026 15:22 WIB
UMS Siap Dampingi Masyarakat Kelola Hutan Sosial Secara Produktif
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kerja sama dengan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta guna memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan melalui pengelolaan hutan berkelanjutan. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kerja sama dengan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta guna memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan melalui pengelolaan hutan berkelanjutan.

Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen UMS dalam mendampingi masyarakat yang telah memperoleh izin pengelolaan kawasan hutan melalui program Perhutanan Sosial.

Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta memiliki wilayah kerja yang mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Melalui program Kementerian Kehutanan, masyarakat memperoleh payung hukum untuk mengelola kawasan hutan secara legal.

“Harapan kita nanti UMS bisa mendampingi masyarakat yang sudah memiliki izin pengelolaan hutan tersebut untuk pemberdayaan masyarakat, baik petani, hasil produksi pertanian, pengolahan pascapanen, maupun aspek lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi antara UMS dan Balai Perhutanan Sosial telah memasuki tahap implementasi melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman yang terjalin sebelumnya. “UMS dengan Balai Perhutanan Sosial sudah melakukan kerja sama, yang dibangun sudah masuk tahap implementasi,” katanya.

Penguatan Kapasitas Pengelola Hutan

Melalui sinergi tersebut, UMS diharapkan dapat berkontribusi dalam penguatan kapasitas masyarakat pengelola hutan sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya alam yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Kepala Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta, Wahyudi Ardhianto, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendampingi kelompok masyarakat penerima izin Perhutanan Sosial agar mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan.

Wahyudi menjelaskan Balai Perhutanan Sosial bertugas memberikan akses legal kepada masyarakat untuk mengelola kawasan hutan melalui skema Perhutanan Sosial.

“Setelah masyarakat mendapatkan akses legal untuk mengelola hutan, berbagai pihak dapat masuk untuk melakukan pendampingan. Perguruan tinggi, misalnya, bisa membantu kelompok-kelompok yang sudah mendapatkan izin tersebut sehingga tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ungkapnya.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kerja sama dengan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta guna memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan melalui pengelolaan hutan berkelanjutan.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kerja sama dengan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta guna memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan melalui pengelolaan hutan berkelanjutan. (Humas)

Menurutnya, keterlibatan akademisi sangat dibutuhkan, terutama dalam penguatan aspek ekonomi masyarakat. Kelompok pengelola hutan sosial tidak hanya memerlukan pendampingan dalam budidaya, tetapi juga pengembangan pemasaran, akses pasar, hingga penguatan kelembagaan usaha.

“Kalau dari teman-teman perguruan tinggi, khususnya bidang ekonomi, harapannya masyarakat yang mengelola hutan bisa memperoleh penghasilan yang lebih baik. Dari sisi pemasaran, market, maupun pengembangan usaha, ini menjadi ruang kolaborasi yang sangat potensial,” jelasnya.

Saat ini, di wilayah Jawa Tengah terdapat sekitar 147 izin Perhutanan Sosial yang diberikan kepada kelompok masyarakat. Melalui berbagai program pendampingan dan fasilitasi pemerintah, kelompok-kelompok tersebut terus didorong untuk mengembangkan sektor pangan, energi, dan komoditas unggulan berbasis kawasan hutan.

Meski demikian, Wahyudi menegaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga fungsi ekologis hutan. “Tujuannya memang untuk kesejahteraan masyarakat, tetapi kami juga fokus mengembalikan fungsi hutan. Jangan sampai hanya orientasi ekonominya yang berkembang, sementara hutannya justru dilupakan,” katanya.

Ia berharap kerja sama dengan UMS dapat diwujudkan dalam berbagai program konkret, mulai dari penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang melibatkan mahasiswa secara langsung dalam pendampingan masyarakat di kawasan Perhutanan Sosial.

Berita Terbaru

UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...

63 Tahun SD Muhammadiyah 11 Mangkuyudan: Merawat Akhlak, Menjawab Tantangan Era Digital

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Enam puluh tiga tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah lembaga pendidikan untuk terus bertahan, tumbuh, dan bergerak mengikuti perubahan zaman. Di...

UMS Apresiasi Mahasiswa dari 41 Negara Lewat International Student Award 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan apresiasi kepada mahasiswa internasional melalui International Student Award 2026 bertajuk Recognizing Outstanding Achievement, Contribution, and Excellence di...

Pengurus Lazismu Pakistan Ikuti Penguatan Tata Kelola Bersama UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat jejaring internasional melalui pengembangan tata kelola lembaga filantropi Muhammadiyah. Kali ini, Wakil Dekan III Fakultas Agama...

Disertasi Doktor UMS Tawarkan Model Bi-Rahmah sebagai Solusi Pencegahan Bullying

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan pendidikan. Siti Rahmawati resmi meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam...

Pustakawan UMS Presentasikan Inovasi IMAM di University Malaya Malaysia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti studi banding ke Malaysia yang diselenggarakan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI)...

Pengabdian Masyarakat, Program Studi Profesi Psikolog UMS Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Siswa SMP

KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema kesehatan mental bagi siswa baru...

Program Profesi Psikolog UMS Sampaikan Psikoedukasi di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura

KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema “Membangun Muhjitos Team yang...

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...