Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Magister Fisioterapi UMS Sabet Akreditasi Unggul, Pelopor Program S2 di Indonesia

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 6 April 2026 21:34 WIB
Magister Fisioterapi UMS Sabet Akreditasi Unggul, Pelopor Program S2 di Indonesia
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program Studi Magister Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan capaian membanggakan dengan meraih akreditasi unggul LAM-PTKes No. SK:0176/LAM-PTKes/Akr/Mag/III/2026, meskipun baru berdiri pada tahun 2024. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi Magister Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan capaian membanggakan dengan meraih akreditasi unggul LAM-PTKes No. SK:0176/LAM-PTKes/Akr/Mag/III/2026, meskipun baru berdiri pada tahun 2024.

Status ini sekaligus menegaskan posisi UMS sebagai pelopor penyelenggara program Magister Fisioterapi pertama di Indonesia. Kepala Program Studi Magister Fisioterapi UMS, Dwi Rosella Komalasari, menjelaskan program ini resmi berdiri berdasarkan SK Dikti Nomor 0264/EI/HK.03.00/2024.

Pada tahun pertama pembukaan, program ini langsung menarik minat mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Alhamdulillah, pada angkatan pertama kami menerima 11 mahasiswa, tidak hanya dari UMS tetapi juga dari berbagai universitas lain baik dari pulau Jawa maupun luar Jawa,” ungkapnya saat diwawancarai, Senin, (6/4/2026).

Meski tergolong program baru, Magister Fisioterapi UMS langsung mengajukan akreditasi dalam waktu dua tahun dan berhasil memperoleh predikat Unggul. Capaian ini tidak lepas dari keunggulan kurikulum yang mengintegrasikan pendekatan basic science, biomolekuler, dan ilmu gerak pada sistem tubuh manusia, khususnya muskuloskeletal dan neuromuskular.

Program Studi Magister Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan capaian membanggakan dengan meraih akreditasi unggul LAM-PTKes No. SK:0176/LAM-PTKes/Akr/Mag/III/2026, meskipun baru berdiri pada tahun 2024.

Program Studi Magister Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan capaian membanggakan dengan meraih akreditasi unggul LAM-PTKes No. SK:0176/LAM-PTKes/Akr/Mag/III/2026, meskipun baru berdiri pada tahun 2024. (Humas)

Dwi Rosella menjelaskan visi program studi ini adalah menjadi pusat keunggulan dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi fisioterapi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Implementasi visi tersebut diwujudkan melalui kurikulum, penelitian, serta pengabdian masyarakat yang berbasis sains biomolekuler. “Mahasiswa tidak hanya belajar fisioterapi sebagai ilmu dasar, tetapi juga mengkaji aspek biomolekuler. Ini yang membedakan kami dengan institusi lain,” jelasnya.

Sebagai program pionir di Indonesia, Magister Fisioterapi UMS menghadapi berbagai tantangan, terutama karena belum adanya referensi nasional sebagai acuan. Untuk mengatasinya, tim pengelola aktif melakukan kolaborasi dan konsultasi dengan institusi luar negeri, salah satunya Mahidol University di Thailand. “Kami benar-benar meraba dari awal, karena belum ada contoh di Indonesia. Saya banyak belajar dari luar negeri, khususnya dari Mahidol University yang merupakan salah satu yang terbaik di Asia,” tambahnya.

Tantangan lain juga muncul dalam proses akreditasi yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan delapan kriteria, berbeda dari sistem sebelumnya yang berbasis kuantitatif. Dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar satu setengah tahun, program studi harus mampu memenuhi seluruh indikator penilaian tersebut. “Ini menjadi tantangan besar bagi kami, terutama dalam menyusun Lembar Evaluasi Diri (LED) berbasis kualitatif. Namun alhamdulillah semua bisa kami lalui,” tuturnya.

Ke depan, Magister Fisioterapi UMS menargetkan penguatan reputasi di tingkat internasional. Salah satu langkah strategis yang telah dilakukan adalah mengirim mahasiswa untuk berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional, seperti International Physical Therapy Research and Symposium (IPTSR) tanggal 25 April 2026, di Universitas Chulalongkorn, Thailand. “Kami sudah mulai membawa mahasiswa tampil di forum internasional sebagai upaya memperkenalkan Magister Fisioterapi UMS di kancah global. Ini menjadi langkah awal menuju internasionalisasi,” jelas Rosella.

Berita Terbaru

Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...

Klanceng Edufarm UMS Bidik Pasar Global Usai Raih Juara Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi Tim Klanceng Edufarm Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam ajang Studentpreneur Bootcamp 2026 Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) menjadi...

Perkuat Jejaring Pendidikan, FAI UMS Jalin Kolaborasi dengan Forum Guru Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat implementasi Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah melalui kerja sama dengan Forum Guru Muhammadiyah. Kemitraan...

Doktor Pertama Hukum Unimugo Dikukuhkan UMS, Angkat Isu Obat Ilegal untuk Aborsi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan Noor Rahmad sebagai doktor baru dari Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) dalam...

Mahasiswa UMS Dukung Digitalisasi Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor di Ponorogo

PONOROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam transformasi pelayanan publik berbasis digital melalui Program...

Mahasiswa UMS Bekali Kader PKK dan Lansia Nguter Cegah Low Back Pain

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan 2026 menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program promosi kesehatan bertajuk...

Penjas UMS Perluas Kolaborasi Internasional Bersama Wuhan Sports University

WUHAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat jejaring internasional melalui implementasi Memorandum of...

UMS Rotasi Pejabat Struktural, Rektor Dorong Inovasi dan Penguatan Layanan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyerahkan Surat Keputusan (SK) dan Surat Tugas kepada sejumlah pejabat struktural di lingkungan kampus dalam acara yang digelar...

Mahasiswa UMS Hadirkan Smart Body Care untuk Edukasi Proteksi Diri Siswa Tunagrahita

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan inovasi Smart Body Care sebagai media edukasi proteksi diri bagi siswa tunagrahita melalui Program Kreativitas Mahasiswa...

Mahasiswa UMS Siap Terapkan Terapi Hortikultura bagi Penyandang Disabilitas di Boyolali

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersiap memasuki tahap implementasi teknologi Smart-Wicking dan terapi...

FAI UMS Bergabung dalam Jejaring 80 Prodi PAI Lewat MoU PPPAII

BANDUNG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring akademik nasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) multipihak yang diinisiasi...

Pelatihan Kebersyukuran UMS Perkuat Ketahanan Mental Ibu Rumah Tangga di Wonogiri

WONOGIRI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pelatihan Kebersyukuran bagi komunitas ibu rumah tangga sekaligus pelaku usaha...