Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Atasi Depresi dengan Pendekatan Religius, UMS Kenalkan BA-M dan Islamic Mindfulness Model

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 31 Maret 2026 13:20 WIB
Atasi Depresi dengan Pendekatan Religius, UMS Kenalkan BA-M dan Islamic Mindfulness Model
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan mental berbasis nilai keislaman.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan mental berbasis nilai keislaman.

Hal ini tercermin dari pemaparan akademisi Fakultas Psikologi UMS yang menekankan pentingnya integrasi aspek spiritual dalam intervensi psikologis, terutama untuk menangani depresi di kalangan masyarakat Muslim.

Setiyo Purwanto, menegaskan depresi tidak semata-mata persoalan perilaku, melainkan juga merupakan krisis makna hidup. “Banyak individu mengalami kehilangan arah dan tujuan, yang pada akhirnya membuat mereka merasa terputus dari makna kehidupan itu sendiri,” ujar Setiyo, Selasa, (31/3/2026).

Lebih lanjut, ia menyoroti depresi menjadi masalah kesehatan mental global yang serius, terutama di kalangan dewasa muda. Kondisi ini sering ditandai dengan tingginya ruminasi atau overthinking, serta perasaan keterasingan dari diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Integrasi Spiritual

Menurut Setiyo, meskipun berbagai pendekatan berbasis bukti seperti Behavioral Activation dan mindfulness telah terbukti efektif secara klinis, masih terdapat keterbatasan yang perlu dikritisi. “Salah satu yang utama adalah kurangnya integrasi aspek spiritual dalam pendekatan tersebut,” tegasnya.

Ia menilai banyak model psikologis saat ini cenderung bersifat sekuler dan membangun makna secara mandiri tanpa melibatkan dimensi ketuhanan. Hal ini dinilai kurang relevan bagi individu Muslim yang menjadikan iman sebagai pusat kehidupan.

Sebagai solusi, Setiyo menawarkan Islamic Mindfulness Model (IMM), sebuah pendekatan yang mengintegrasikan kesadaran psikologis dengan nilai-nilai keimanan. Dalam model ini, kesadaran tidak lagi berpusat pada diri, melainkan kepada Allah, sehingga pengalaman hidup dimaknai melalui perspektif spiritual.

Ia menjelaskan bahwa IMM dibangun atas tiga pilar utama, yaitu teori kognitif-perilaku, pembentukan makna, dan koping religius. Ketiga pilar ini melahirkan tiga lapisan intervensi, yakni regulasi perhatian, rekonstruksi makna, dan aktivasi berbasis nilai yang berorientasi pada amanah sebagai tanggung jawab spiritual.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan mental berbasis nilai keislaman.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan mental berbasis nilai keislaman.

Sementara itu, Lusi Nuryanti, bersama dengan Bayu Suseno, menyampaikan mengenai pengembangan Behavioral Activation for Muslim (BA-M) sebagai bentuk adaptasi budaya yang relevan dengan konteks Indonesia.

Ia menekankan bahwa pendekatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat Muslim yang memiliki tingkat religiusitas tinggi. “Tingginya angka depresi di Indonesia, khususnya di kalangan usia muda, menjadi latar belakang penting pengembangan BA-M,” tegas Lusi.

Ia juga menyoroti rendahnya angka pencarian bantuan profesional, yang menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih kontekstual dan mudah diterima masyarakat. Dalam praktiknya, BA-M membantu individu kembali terlibat dalam aktivitas bermakna yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

Proses terapi dimulai dari asesmen kondisi psikologis, eksplorasi pengalaman hidup, hingga penyusunan aktivitas berbasis nilai yang dilakukan secara bertahap dan terukur. Bayu Suseno menambahkan hasil implementasi BA-M menunjukkan penurunan signifikan pada gejala depresi dan kecemasan, serta peningkatan aktivitas klien. “Pendekatan ini juga dilengkapi dengan modul terapi mandiri dan manual praktis yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan profesional,” ungkapnya.

Berita Terbaru

PESMA UMS Latih Mahasantri Public Speaking dan Personal Branding

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun...

HMP PBSI FKIP UMS Selenggarakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan kegiatan Latihan...

HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...

FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...