
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Bayam yang selama ini dikenal sebagai sayuran hijau segar kini memiliki wajah baru. Melalui inovasi yang digagas tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), bayam disulap menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi berupa tepung dan kue kering (cookies) sehat.
Program ini menjadi bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Potronayan, Boyolali, yang menyasar kelompok petani perempuan. Ketua tim pengabdian, Hidayah Karuniawati dari Fakultas Farmasi UMS, menjelaskan bahwa inovasi ini membawa dua manfaat sekaligus.
“Bayam di Potronayan sangat melimpah, tapi kalau dijual segar harganya murah dan cepat rusak. Dengan diolah menjadi tepung dan cookies, bayam bisa lebih awet, bernilai tinggi, dan jadi camilan sehat,” ungkap Hidayah saat diwawancarai pada Rabu (12/11/2025).
Hidayah juga menerangkan selama ini petani di Desa Potronayan menghadapi kendala harga bayam segar yang tidak stabil dan mudah rusak. Akibatnya, banyak hasil panen terbuang karena tidak bisa disimpan lama. Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian UMS hadir dengan solusi konkret agar para petani dapat meningkatkan nilai jual produk pertanian mereka melalui diversifikasi olahan pangan.
Dilibatkan Aktif
Program pengabdian ini melibatkan 22 petani perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan dilaksanakan bertahap mulai dari persiapan, penyuluhan, pelatihan, hingga pendampingan produksi menggunakan pendekatan Participatory Rural Approach (PRA), di mana masyarakat dilibatkan aktif dalam setiap proses.
“Dalam sesi penyuluhan, para peserta mendapatkan materi tentang diversifikasi produk pertanian, manfaat gizi bayam, dan peluang pasar olahan pangan. Selanjutnya, mereka mempraktikkan langsung proses pembuatan tepung bayam, mulai dari pencucian, pemotongan, pengeringan, penggilingan, hingga penyaringan untuk menghasilkan tepung halus yang siap digunakan sebagai bahan baku cookies,” papar Hidayah.
Cookies bayam dibuat dengan mencampurkan tepung bayam bersama tepung terigu, mentega, gula halus, dan susu bubuk. Dengan komposisi yang tepat, cookies tetap memiliki rasa lezat namun lebih bergizi berkat tambahan zat besi, vitamin A, vitamin C, serat, dan antioksidan alami dari bayam. Produk ini diharapkan menjadi alternatif camilan sehat bagi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Bayam yang selama ini dikenal sebagai sayuran hijau segar kini memiliki wajah baru. Melalui inovasi yang digagas tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), bayam disulap menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi berupa tepung dan kue kering (cookies) sehat. (Humas)
Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Hidayah menerangkan, peserta aktif berdiskusi dan berlatih membuat tepung serta cookies bayam dalam kelompok kecil dengan pendampingan intensif dari dosen dan mahasiswa. Setiap kelompok berhasil menghasilkan produk jadi yang layak konsumsi dan siap dikembangkan lebih lanjut.
Setelah mengikuti pelatihan, kemampuan peserta meningkat signifikan. Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat pengetahuan peserta meningkat dari 75,62% menjadi 77,50%, disertai peningkatan nyata dalam keterampilan praktik. Peserta tidak hanya mahir mengolah bayam menjadi produk tahan lama, tetapi juga memahami standar kebersihan, teknik pengemasan, dan strategi menjaga kualitas produk.
Secara ekonomi, program ini membuka peluang usaha baru bagi petani perempuan. Produk tepung dan cookies bayam dapat dijual di pasar lokal, dipromosikan melalui media sosial, hingga dikembangkan menjadi usaha rumahan berskala kecil menengah. Dengan demikian, bayam yang semula bernilai rendah kini memberikan keuntungan lebih besar dan mendorong kemandirian ekonomi perempuan desa.
Didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) serta LPPM UMS, program ini berjalan sukses dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui inovasi pangan berbasis potensi lokal ini, UMS kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan.
IMM Surakarta Buka DAMNas 2026, Bahas Disrupsi Masyarakat Urban 5.0
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Darul Arqam Madya Nasional (DAMNas) yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surakarta resmi dibuka di Gedung Pimpinan Daerah...
Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Status Quo dalam Gerakan Pada Milad ke-109 ‘Aisyiyah
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan pentingnya pembaruan cara berpikir dan penguatan daya juang organisasi dalam menghadapi perubahan zaman. Haedar menyampaikan...
Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah: Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Pidato Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Selasa (19/5/2026), di Convention Hall Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta. Dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan...
Apresiasi Disiplin dan Kebersihan, SD Muhammadiyah PK Banyudono Umumkan Guru dan Kelas Terbaik
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Upacara bendera di SD Muhammadiyah PK Banyudono, Senin (18/5/2026), berlangsung berbeda dari biasanya. Kepala Sekolah Pujiono memberikan penghargaan kepada guru dan kelas...
Tabligh Akbar Milad ke-94, Pemuda Muhammadiyah Solo Ajak Anak Muda Kembali ke Al-Qur’an
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Pemuda Muhammadiyah Surakarta menggelar Tabligh Akbar dalam rangka Milad ke-94 di Masjid Al Wustho Mangkunegaran, Ahad (17/5/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta dari...
Milad ke-109 ‘Aisyiyah, IGABA Boyolali Gelar Festival Tahfiz dan Tari Tembang Dolanan
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Boyolali menggelar Festival Anak dan Guru dalam rangka Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Sabtu (16/5/2026), di SD Muhammadiyah Program...
Teladani KH Ahmad Dahlan, Penceramah di Kajian Rutin MIM Kismoyoso Ajak Guru Buat Sejarah
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kismoyoso Ngemplak Boyolali menggelar Kajian Rutin Guru di Kantin Rumah Kismoyoso, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan diawali tadarus Al-Qur’an yang...
Borong 7 Medali, SD Muhammadiyah 8 Jagalan Juara Umum POPDA Cabor Pencak Silat 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 8 Jagalan (SD Mapan) meraih juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Surakarta 2026 Cabang Olahraga Pencak Silat yang...
Riset Kolaboratif UMS-Telkom University, Aplikasi IMB Berbasis AR Diuji pada 21 Siswa di Boyolali
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim kolaborasi riset Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Telkom University melaksanakan uji coba aplikasi Informasi Makanan Bergizi (IMB) berbasis Augmented Reality (AR)...
Kado Hijau Milad ke-94, Pemuda Muhammadiyah Surakarta Tanam Ratusan Pohon di Kampung Sewu
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Surakarta menanam 94 pohon di bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Kampung Sewu, Solo, Kamis (14/5/2026). Aksi...
Produksi Ecoprint Terkendala Asap Pekat, Tim Abdimas UMS Siapkan Solusi bagi Mitra di Bayat Klaten
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan dan identifikasi kebutuhan mitra di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Rabu...
200 Anak Muda Padati Kajian AMM Colomadu, Dakwah Dikemas dengan Konsep Tongkrongan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ratusan anak muda dari Kecamatan Colomadu dan Kota Solo menghadiri kajian pemuda bertajuk “Hari Ini Singgah, Besok Lebih Terarah” dengan tema “Langkah...





