Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Kasus Stroke Tinggi, Guru Besar UMS Dorong Terapi Motorik Dini

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 20 Januari 2026 13:22 WIB
Kasus Stroke Tinggi, Guru Besar UMS Dorong Terapi Motorik Dini
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengukuhkan Prof. Umi Budi Rahayu, sebagai Guru Besar Bidang Kepakaran Fisioterapi Neuromuscular. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengukuhkan Prof. Umi Budi Rahayu, sebagai Guru Besar Bidang Kepakaran Fisioterapi Neuromuscular.

Gagasan dan temuan riset tersebut ia sampaikan dalam jumpa pers Pengukuhan Guru Besar UMS yang digelar pada Senin, (19/1/2026), dengan tema “Neurorestorasi Pasca Stroke: Strategi Fisioterapi untuk Mengoptimalkan Fungsi Motorik”.

Dalam kesempatan tersebut, Umi menegaskan bahwa stroke masih menjadi masalah kesehatan global yang serius. “Stroke merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung iskemik dan menjadi penyebab utama kecacatan di seluruh dunia,” jelasnya.

Data WHO, lanjut Umi, menunjukkan sekitar 10–12 persen kematian di negara timur disebabkan oleh stroke, dan sebagian besar terjadi pada usia di atas 65 tahun. Lebih dari 80 persen kasus stroke merupakan stroke iskemik yang disebabkan oleh gangguan suplai darah ke otak.

Ia menjelaskan bahwa kondisi iskemik menyebabkan gangguan metabolisme sel saraf akibat kekurangan oksigen dan glukosa. “Jika suplai darah ke otak kurang dari 10 ml per 100 gram jaringan otak per menit, maka kerusakan dapat terjadi hanya dalam waktu 6–8 menit,” paparnya. Kondisi tersebut memicu kematian sel saraf dan berujung pada gangguan fungsi motorik.

Sebagai upaya pemulihan, Umi memperkenalkan konsep neurorestorasi, yakni pendekatan pemulihan saraf melalui mekanisme regenerasi. Proses ini melibatkan neurogenesis, angiogenesis, dan oligodendrogenesis sebagai bentuk perbaikan jaringan saraf. “Neurorestorasi berbasis pembelajaran motorik menjadi salah satu pendekatan efektif dalam fisioterapi,” ungkapnya.

Pembelajaran motorik didefinisikan sebagai proses latihan terstruktur yang mampu menghasilkan perubahan permanen dalam kemampuan gerak pasien. Proses ini melibatkan tahapan kognitif, asosiatif, hingga otomatis, sehingga pasien mampu melakukan gerakan secara lebih terampil dan mandiri.

Umi menambahkan, pembelajaran motorik memicu terjadinya neuroplastisitas, yaitu kemampuan saraf untuk beradaptasi dan membentuk koneksi baru. “Perubahan ini memperkuat sinapsis dan sirkuit saraf sehingga berdampak positif terhadap pemulihan fungsi motorik,” tegasnya.

Menurut Umi, neurorestorasi ideal dilakukan sejak dini, yakni 1–2 hari pasca serangan stroke apabila kondisi pasien memungkinkan. “Intervensi dini akan memperkuat perubahan seluler dan molekuler yang mendukung pemulihan fungsi saraf,” ujarnya.

Regenerasi Saraf

Salah satu penanda penting dalam proses ini adalah Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), protein yang berperan besar dalam plastisitas kortikal. “BDNF memengaruhi pertumbuhan akson, plastisitas sinapsis, dan perbaikan fungsi saraf pasca stroke,” terang Prof. Umi. Ia juga menjelaskan BDNF bekerja melalui jalur TrkB yang dapat meningkatkan regenerasi saraf, kognitif, serta memori, sekaligus menghambat inflamasi dan apoptosis sel saraf.

Umi yang juga sebagai Dekan FIK UMS itu mengungkapkan bahwa ia telah mengembangkan panduan intervensi fisioterapi berbasis pembelajaran motorik dalam Pedoman TIDIeR. Program ini dilakukan secara bertahap, terstruktur, dan sistematis pada fase early mobilization (1-2 × 24 jam pasca stroke).

Salah satu hasil studinya  menunjukkan pendekatan ini mampu meningkatkan ekspresi BDNF serta terbukti efektif memperbaiki keseimbangan dan kemampuan fungsional pasien. Hasil riset tersebut telah dibukukan dalam karya berjudul Fisioterapi Pasca Stroke: Pendekatan Pembelajaran Motorik (ISBN: 978-634-01-0446-2, Penerbit Deepublish).

Dalam rangka meningkatkan efektivitas rehabilitasi, Umi bersama tim mengembangkan inovasi alat bernama Personal Balance Feedback (PBF). Alat ini dirancang sejak 2022 bersama Bana Handaga dan Nurgiyatna, serta melibatkan Dewi Suci Mahayanti dari RS Pusat Otak Nasional Jakarta.

“PBF merupakan alat deteksi sekaligus terapi gangguan keseimbangan pasca stroke yang sederhana, mudah digunakan, dan portabel,” jelasnya. Alat ini bekerja dengan mengukur tumpuan berat badan dan goyangan tubuh pasien selama berdiri, kemudian memberikan feedback secara real time melalui monitor.

PBF telah memperoleh sertifikat paten sederhana dengan Nomor IDS000011305 dan IDS000010233. Alat ini terdiri dari timbangan pintar, sabuk sensor, serta penyangga keselamatan pasien. Sistemnya dilengkapi sensor IMU, Raspberry Pi, dan aplikasi berbasis web yang dapat diakses secara nirkabel.

Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas di beberapa rumah sakit, alat PBF menunjukkan koefisien korelasi sangat kuat. “Nilai ICC lebih dari 0,9 menandakan reliabilitas sangat tinggi,” ungkap Umi. Uji coba di lingkungan klinis juga membuktikan bahwa alat ini efektif memperbaiki keseimbangan pasien pasca stroke, baik dari sisi tumpuan kaki maupun stabilitas tubuh.

Umi berharap riset dan inovasi yang dikembangkannya dapat berkontribusi nyata dalam dunia fisioterapi dan rehabilitasi neurologis. “Kami ingin hasil riset ini tidak hanya berhenti di jurnal, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Berita Terbaru

Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...

Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...

Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...

Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...