
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di tingkat internasional. Tim mahasiswa UMS berhasil meraih Bronze Medal pada ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026 yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) pada 5 – 9 Januari 2026 di Bangkok, Thailand. Penghargaan ini diraih melalui pengembangan inovasi teknologi kesehatan digital bertajuk ZIMO (Gizi Mobile).
ZIMO merupakan aplikasi kesehatan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dirancang untuk membantu remaja memantau pola makan, aktivitas fisik, serta status gizi secara menyeluruh dan real time. Inovasi ini dikembangkan sebagai respons atas meningkatnya permasalahan triple burden of malnutrition, yang mencakup kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan defisiensi mikronutrien pada remaja.
Ketua tim, Maulia Hidayah, menjelaskan bahwa pengembangan ZIMO difokuskan agar edukasi gizi dapat diterima dengan cara yang lebih dekat dengan dunia remaja. “ZIMO kami rancang agar edukasi gizi tidak terasa berat dan menyenangkan. Melalui fitur AI, pemantauan real time, dan juga pendekatan yang interaktif, remaja dapat belajar mengenal tubuhnya sendiri dengan tetap merasa nyaman dan termotivasi. Proses ini diharapkan dapat menumbuhkan kepatuhan yang mendorong perubahan perilaku remaja dan lebih peduli terhadap tubuhnya sendiri,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).
Berbeda dari pengembangan sebelumnya, pada IPITEx 2026 tim UMS menghadirkan penyempurnaan fitur utama ZIMO. Salah satu fitur unggulannya adalah AI Food Recognition, yaitu pengguna dapat memotret makanan secara langsung melalui kamera aplikasi maupun mengunggahnya dari galeri.
Sistem AI kemudian memproses gambar tersebut untuk mengidentifikasi jenis makanan serta menghitung estimasi gramasi dan kandungan gizinya, seperti kalori, protein, karbohidrat, dan lemak. Jika terjadi ketidaksesuaian, pengguna tetap dapat melakukan koreksi agar data gizi yang ditampilkan semakin akurat.
Tidak hanya itu, ZIMO juga telah terintegrasi dengan perangkat wearable dan smartwatch untuk mengambil data aktivitas fisik secara real time. Informasi seperti jumlah langkah harian, estimasi pembakaran kalori, hingga aktivitas gerak pengguna akan otomatis masuk ke dalam sistem aplikasi.
“Seluruh data tersebut kemudian diolah untuk memberikan gambaran kondisi kesehatan remaja secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tambah Maulia. Inovasi ZIMO ini dikembangkan oleh tim mahasiswa lintas program studi, yakni Maulia Hidayah, Asterika Indah Nuraini, dan Hanifah Herawati dari Program Studi Ilmu Gizi; Irfan Malik Tamroini dari Pendidikan Agama Islam; serta Shandy Yusril Fadlullah dan Yuanda Eka Saputra dari Pendidikan Teknik Informatika. Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan utama ZIMO, karena memadukan pendekatan ilmiah gizi, edukasi perilaku, serta teknologi digital berbasis AI.
Dalam proses penjurian IPITEx 2026, tim UMS mempresentasikan ZIMO secara langsung di booth pameran. Para juri internasional menilai aspek inovasi, kebermanfaatan sosial, serta potensi pengembangan produk di masa depan. ZIMO dinilai memiliki relevansi tinggi dengan isu kesehatan global, sekaligus adaptif terhadap kebiasaan digital generasi muda.
“ZIMO adalah hasil dari proses belajar, kolaborasi, dan keberanian untuk mencoba. Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan benar-benar memberi manfaat bagi remaja Indonesia,” tambah Shandy dengan optimistis. Dosen pembimbing tim, Hardika Dwi Hermawan, dan Irma Yuliana, mengapresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan prestasi ini seharusnya menjadi pijakan awal untuk pengembangan ZIMO ke tahap yang lebih serius.
“ZIMO memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk nyata. Harapannya, inovasi ini tidak berhenti pada ajang kompetisi, tetapi bisa tumbuh menjadi solusi kesehatan digital, bahkan rintisan startup yang berdampak luas,” tuturnya.
Keberhasilan meraih Bronze Medal IPITEx 2026 ini melengkapi pencapaian sebelumnya dan semakin menegaskan kapasitas mahasiswa UMS dalam bersaing di level global. Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi berbasis kolaborasi, kepedulian sosial, dan teknologi dapat melahirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...
Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...
Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...
Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...
OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...
Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...
Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...
Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...
Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...
Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....
Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...





