Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

PCM Blimbing Membedah Ideologi Muhammadiyah

Ahmas Nasri, Editor: Sholahuddin
Minggu, 11 Januari 2026 14:26 WIB
PCM Blimbing Membedah Ideologi Muhammadiyah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Para narasumber pada pengajian bertema “Bedah Buku Syarah Ideologi Muhammadiyah”, Ahad (11/1/2026), yang diselenggarakan oleh PCM-PCA Blimbing, Sukoharjo. [Istimewa].

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Blimbing, Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan Pengajian Pimpinan Ketarjihan dan Kemuhammadiyahan Edisi ke-8 dengan tema “Bedah Buku Syarah Ideologi Muhammadiyah”, Ahad (11/1/2026). Kegiatan ini berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB di Aula Islamic Center Muhammadiyah–‘Aisyiyah (ICMA) Cabang Blimbing.

Pengajian ini menghadirkan K.H. Sholakhuddin Sirizar, selaku penulis buku Syarah Ideologi Muhammadiyah sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, sebagai pembicara utama. Acara dihadiri oleh pimpinan harian PCM dan ‘Aisyiyah (PCA) beserta perwakilan organisasi otonom (ortom) tingkat Cabang, serta diikuti oleh ratusan anggota jemaah yang merupakan perwakilan 32 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Cabang Blimbing.

Dalam pemaparannya, K.H. Sholakhuddin menegaskan Muhammadiyah menolak taklid. Menurutnya, warga Muhammadiyah dituntut untuk menggunakan akal dan dalil dalam beragama.  “Jika seseorang belum mampu berijtihad, maka jalan yang ditempuh adalah ittiba’, yakni mengikuti pendapat ulama dengan memahami argumentasi dan dalilnya dari Al-Qur’an dan sunah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ideologi Muhammadiyah di antaranya berlandaskan pada empat pilar utama, yakni Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (MADM), Kepribadian Muhammadiyah, Langkah Dua Belas Muhammadiyah, dan Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM). Keempatnya menjadi fondasi gerak dakwah dan tajdid Muhammadiyah.

K.H. Sholakhuddin mengulas isi Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah, khususnya pada poin keempat yang menegaskan bahwa Muhammadiyah berhukum dengan hukum Allah. Namun, ia menekankan bahwa penerapan hukum tersebut tidak selalu bersifat tekstual. “Sering kali hukum Allah dipahami secara kontekstual melalui proses ijtihad dan istinbath, di antaranya dengan metode qiyas. Hal ini dijelaskan secara lengkap dalam Manhaj Tarjih Muhammadiyah,” paparnya.

Tidak Fanatik

Ia juga mengingatkan agar warga Persyarikatan tidak terjebak dalam sikap fanatik berlebihan terhadap organisasi.  “Organisasi, termasuk Muhammadiyah, hanyalah alat, bukan tujuan. Jangan ta’ashub. Dakwah Islam bisa ditempuh dengan berbagai jalan selama tetap dalam koridor syariat,” tegasnya.

Dalam pembahasan Kepribadian Muhammadiyah, K.H. Sholakhuddin menegaskan bahwa Muhammadiyah bersifat keagamaan sekaligus kemasyarakatan, serta mengambil posisi tengahan, tidak condong ke kiri maupun ke kanan. Muhammadiyah hadir sebagai gerakan Islam yang wasathiyah, menjaga keseimbangan antara kemurnian akidah dan kepekaan sosial.  Dalam materinya, ia mengingatkan kembali definisi ibadah saat membedah MKCHM.

“Ibadah adalah seluruh perbuatan dan perkataan yang diridai Allah, bukan hanya ritual, tetapi juga mencakup seluruh aktivitas kehidupan,” pungkasnya.

Pengajian pimpinan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman ideologis pimpinan dan Ranting Muhammadiyah–‘Aisyiyah, sekaligus meneguhkan komitmen dakwah yang berlandaskan manhaj tarjih dan nilai-nilai tajdid Muhammadiyah.

Berita Terbaru

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....

Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...

Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...

Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat

RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...

Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....

Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...

Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...

Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...