
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Blimbing, Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan Pengajian Pimpinan Ketarjihan dan Kemuhammadiyahan Edisi ke-8 dengan tema “Bedah Buku Syarah Ideologi Muhammadiyah”, Ahad (11/1/2026). Kegiatan ini berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB di Aula Islamic Center Muhammadiyah–‘Aisyiyah (ICMA) Cabang Blimbing.
Pengajian ini menghadirkan K.H. Sholakhuddin Sirizar, selaku penulis buku Syarah Ideologi Muhammadiyah sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, sebagai pembicara utama. Acara dihadiri oleh pimpinan harian PCM dan ‘Aisyiyah (PCA) beserta perwakilan organisasi otonom (ortom) tingkat Cabang, serta diikuti oleh ratusan anggota jemaah yang merupakan perwakilan 32 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Cabang Blimbing.
Dalam pemaparannya, K.H. Sholakhuddin menegaskan Muhammadiyah menolak taklid. Menurutnya, warga Muhammadiyah dituntut untuk menggunakan akal dan dalil dalam beragama. “Jika seseorang belum mampu berijtihad, maka jalan yang ditempuh adalah ittiba’, yakni mengikuti pendapat ulama dengan memahami argumentasi dan dalilnya dari Al-Qur’an dan sunah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ideologi Muhammadiyah di antaranya berlandaskan pada empat pilar utama, yakni Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (MADM), Kepribadian Muhammadiyah, Langkah Dua Belas Muhammadiyah, dan Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM). Keempatnya menjadi fondasi gerak dakwah dan tajdid Muhammadiyah.
K.H. Sholakhuddin mengulas isi Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah, khususnya pada poin keempat yang menegaskan bahwa Muhammadiyah berhukum dengan hukum Allah. Namun, ia menekankan bahwa penerapan hukum tersebut tidak selalu bersifat tekstual. “Sering kali hukum Allah dipahami secara kontekstual melalui proses ijtihad dan istinbath, di antaranya dengan metode qiyas. Hal ini dijelaskan secara lengkap dalam Manhaj Tarjih Muhammadiyah,” paparnya.
Tidak Fanatik
Ia juga mengingatkan agar warga Persyarikatan tidak terjebak dalam sikap fanatik berlebihan terhadap organisasi. “Organisasi, termasuk Muhammadiyah, hanyalah alat, bukan tujuan. Jangan ta’ashub. Dakwah Islam bisa ditempuh dengan berbagai jalan selama tetap dalam koridor syariat,” tegasnya.
Dalam pembahasan Kepribadian Muhammadiyah, K.H. Sholakhuddin menegaskan bahwa Muhammadiyah bersifat keagamaan sekaligus kemasyarakatan, serta mengambil posisi tengahan, tidak condong ke kiri maupun ke kanan. Muhammadiyah hadir sebagai gerakan Islam yang wasathiyah, menjaga keseimbangan antara kemurnian akidah dan kepekaan sosial. Dalam materinya, ia mengingatkan kembali definisi ibadah saat membedah MKCHM.
“Ibadah adalah seluruh perbuatan dan perkataan yang diridai Allah, bukan hanya ritual, tetapi juga mencakup seluruh aktivitas kehidupan,” pungkasnya.
Pengajian pimpinan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman ideologis pimpinan dan Ranting Muhammadiyah–‘Aisyiyah, sekaligus meneguhkan komitmen dakwah yang berlandaskan manhaj tarjih dan nilai-nilai tajdid Muhammadiyah.
PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...
Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...
Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...
Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...
Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...
Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...
Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...






