Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Bambang Sukoco Raih Doktor UII, Tawarkan Konsep Nidzomul Ma’had untuk Lindungi Hak Santri

Budi/Adi, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 1 Desember 2025 17:37 WIB
Bambang Sukoco Raih Doktor UII, Tawarkan Konsep Nidzomul Ma’had untuk Lindungi Hak Santri
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program Studi Hukum Program Doktor (PSHPD) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor atas nama Bambang Sukoco, yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 4 FH UII, Sabtu, (29/11/2025). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi Hukum Program Doktor (PSHPD) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor atas nama Bambang Sukoco, yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 4 FH UII, Sabtu, (29/11/2025).

Setelah berjuang selama lima tahun, promovendus menghadirkan disertasi, “Konseptualisasi Nidzomul Ma’had Berbasis Hukum Profetik sebagai Sarana Perlindungan Hukum terhadap Hak-hak Santri di Pesantren.”

Bambang Sukoco mengungkapkan, tema disertasinya ini terilhami atas QS Al Imran Ayat 110 yang artinya: “Engkau adalah umat terbaik yang diturunkan di tengah manusia untuk menegakkan kebaikan, mencegah kemungkaran dan beriman kepada Allah.”

Dalam pemaparannya, Bambang menjelaskan dalam QS Ali Imran Ayat 110, memerintahkan kepada manusia untuk  berkontribusi dalam kebaikan dan mencegah sesuatu yang buruk. “Dalam kandungan QS Ali Imran Ayat 110, kita diperintahkan berkontribusi dalam kebaikan dan mencegah sesuatu yang buruk. Salah satunya adalah ikut memikirkan bagaimana menghadirkan perlindungan hukum bagi anak.”

Dia melanjutkan pemaparannya dengan memberikan analisis tentang realita permasalahan anak di lingkungan pendidikan lebih khusus di Pesantren. Beberapa permasalahan anak di pesantren sebagaimana banyak diberitakan berbagai media menunjukkan kondisi perlindungan anak di Indonesia yang paradoks.

Fenomena Gunung Es

Permasalahan bullying dan praktik tidak patut lainnya, yang dialami anak di dunia pendidikan khususnya di pesantren, diyakini menjadi bagian dari fenomena gunung es, karena masih banyak kasus-kasus lain yang tidak muncul kepermukaan.

“Realita tersebut tentunya tidak sesuai dengan semangat perlindungan anak dan tujuan utama pendidikan pesantren, oleh karenanya perlu adanya upaya serius untuk mengurai persoalan ini, sehingga anak di lingkungan pesantren tetap terlindungi hak-haknya, dan pesantren sebagai lembaga pendidikan tetap menjadi tempat terbaik untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan,” jelas Bambang.

Penelitian yang dilakukan di beberapa pesantren dengan latar belakang berbeda di Solo Raya tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat pesantren yang belum mempunyai aturan baku (nidzomul ma’had), sebagai sarana penertiban santri.

Hal ini sering menjadi celah munculnya tindakan spekulatif dari senior atau pengelola dalam pemberian sanksi pelanggaran yang tidak sesuai dengan prinsip perlindungan anak dalam bentuk kekerasan fisik maupun non fisik “Selain itu masih ditemukan beberapa pelanggaran atas hak-hak santri di pesantren yang berdampak langsung terhadap anak, baik dampak psikologis, sosial, akademik, kesehatan bahkan hukum,” lanjutnya.

Menindaklanjuti temuan dan berbagai kasus permasalahan anak di pesantren yang marak, Bambang Sukoco menawarkan sebuah konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum Profetik sebagai upaya perlindungan hak-hak santri.

Program Studi Hukum Program Doktor (PSHPD) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor atas nama Bambang Sukoco, yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 4 FH UII, Sabtu, (29/11/2025).

Program Studi Hukum Program Doktor (PSHPD) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor atas nama Bambang Sukoco, yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 4 FH UII, Sabtu, (29/11/2025). (Humas)

Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik adalah peraturan pesantren yang disusun dari nilai ilahiyah dan mengandung nilai-nilai utama yang diajarkan Nabi dan ahli hikmah yang ada dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist,  konsep ini berorientasi pada pengutamaan hak anak dan memberikan perlindungan terhadap subjek hukum yang khusus ini.

Hukum profetik yang mempunyai basis nilai Humanisasi (memanusiakan manusia), Liberasi (memerdekakan) dan Transendensi (penghambaan) diyakini selaras dengan nilai utama dan kultur pendidikan pesantren.

“Nilai-nilai profetik yang ada dalam Nidzomul Ma’had yang diyakini selaras dengan nilai utama dalam ajaran pesantren, akan memudahkan transformasi pesantren menjadi lembaga pendidikan Islam modern yang melahirkan insan bertanggungjawab dan berakhlak mulia,” terangnya.

Setelah memaparkan materi, para penguji dipersilahkan untuk mengajukan pertanyaan kepada promovendus. Penguji pada kesempatan tersebut meliputi Prof. Sudjito, Prof. Khudzaifah Dimyati, Suparman Marzuki dan Aroma Elmina Martha.

Di akhir sesi ujian, Promotor, Prof. M. Syamsudin, dan Co Promotor Muhammad Arif Setiawan, memberikan ucapan selamat dan mendoakan agar ilmu yang diperoleh bermanfaat bagi bangsa dan agama serta membawa keberkahan bagi sesama.

Atas nama Universitas sekaligus Ketua Sidang, Prof. Budi Agus Riswandi, berpesan kepada doktor baru. “Meskipun telah lulus dan menjadi alumni, bagaimanapun saudara adalah kader dari Muhammadiyah, jangan sampai lupa untuk terus menyiarkan ajaran-ajaran terutama dari perspektif Kemuhammadiyahan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...

UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....

UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...

Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...

Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...

Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...

Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...