Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Awalussanah MIM Digdaya Bolon, Wakil Dekan FKIP UMS Tekankan Adab Lebih dari Sekadar Prestasi

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 16 Juli 2026 12:49 WIB
Awalussanah MIM Digdaya Bolon, Wakil Dekan FKIP UMS Tekankan Adab Lebih dari Sekadar Prestasi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Miftakhul Huda, hadir sebagai keynote speaker dalam Awalussanah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon, Sabtu (11/7/2026). (Humas)

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Miftakhul Huda, hadir sebagai keynote speaker dalam Awalussanah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon, Sabtu (11/7/2026).

Pada kesempatan tersebut, Miftakhul Huda menyampaikan materi bertajuk Sinergi Orang Tua dan Madrasah dalam Penanaman Adab. Ia menegaskan adab dan prestasi harus tumbuh secara seimbang agar anak mampu menghadapi tantangan zaman.

Dalam paparannya, ia mengajak para orang tua merefleksikan kebiasaan sehari-hari bersama anak, mulai dari rutinitas sarapan hingga keteladanan yang mereka tunjukkan di rumah. Menurutnya, anak-anak saat ini tumbuh di tengah derasnya perkembangan teknologi, seperti smartphone, media sosial, kecerdasan artifisial (AI), gim daring, dan YouTube.

“Anak-anak kita sedang hidup pada zaman yang belum pernah dialami generasi mana pun. Namun, tidak ada teknologi yang mampu menggantikan pendidikan adab dari orang tua dan guru,” tegasnya, Rabu (15/7/2026).

Ia menyoroti fenomena banyak anak memiliki kecerdasan dan wawasan yang baik, tetapi kurang menunjukkan empati dan rasa hormat. Kondisi tersebut, menurutnya, muncul karena lingkungan lebih sering menanyakan nilai akademik daripada perilaku baik yang dilakukan anak. “Prestasi memang bisa membuat anak diterima di sekolah terbaik, tetapi adab membuat anak diterima di mana saja,” ujarnya.

Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Miftakhul Huda, hadir sebagai keynote speaker dalam Awalussanah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon, Sabtu (11/7/2026).

Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Miftakhul Huda, hadir sebagai keynote speaker dalam Awalussanah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon, Sabtu (11/7/2026). (Humas)

Miftakhul Huda menekankan pentingnya sinergi antara keluarga dan madrasah dalam membentuk karakter. Ia menjelaskan anak akan mengalami kebingungan apabila nilai-nilai yang diajarkan di rumah berbeda dengan yang diterapkan di sekolah.

Selain itu, pendidikan adab tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada madrasah karena anak hanya menghabiskan sekitar enam hingga tujuh jam di sekolah, sedangkan sebagian besar waktunya berada di rumah bersama keluarga. Karena itu, orang tua merupakan madrasah pertama, sedangkan guru berperan memperkuat nilai-nilai yang telah ditanamkan.

Ia juga membagikan formula penanaman adab yang terdiri atas 10 persen nasihat, 30 persen pembiasaan, dan 60 persen keteladanan. Menurutnya, anak lebih mudah meniru perilaku yang mereka lihat daripada sekadar mendengarkan arahan.

Dalam membangun budaya madrasah, ia menegaskan seluruh warga sekolah memiliki peran sebagai pendidik. “Budaya madrasah dibangun oleh semua warga sekolah. Satpam, petugas kebersihan, tenaga administrasi, hingga penjaga kantin juga menjadi pendidik karena anak belajar dari setiap orang yang mereka temui,” jelasnya.

Menyesuaikan perkembangan zaman, Miftakhul Huda juga mengingatkan pentingnya membangun adab di ruang digital. Orang tua dan pendidik perlu membimbing anak agar berkomentar secara santun, tidak menyebarkan hoaks, menghormati privasi, menghindari perundungan, serta memanfaatkan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab.

Menutup paparannya, ia mengajak para orang tua menjadikan pendidikan karakter sebagai warisan terbaik bagi anak. “Mungkin kita tidak mampu mewariskan miliaran rupiah. Namun, kita mampu mewariskan kejujuran, tanggung jawab, kesantunan, dan cinta kepada Allah. Warisan itulah yang nilainya tidak pernah habis,” ujarnya.

Berita Terbaru

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....