Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Paskibra Mandiri SMA Muhammadiyah 3 Solo, Cermin Semangat Perubahan dan Kedisiplinan

Rahmat Hamdani, Editor: Sholahuddin
Jumat, 31 Oktober 2025 21:04 WIB
Paskibra Mandiri SMA Muhammadiyah 3 Solo, Cermin Semangat Perubahan dan Kedisiplinan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim Paskibra Mandiri SMA Muhammadiyah 3 Solo usai tampil pada peresmian gedung sekolah, belum lama ini. [Humas].

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Di tengah hingar bingar persiapan kepindahan dan pembangunan gedung baru, SMA Muhammadiyah 3 Solo menorehkan cerita inspiratif melalui lahirnya Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sekolah. Diprakarsai oleh Pembina Ekstrakurikuler Hizbul Wathan, Hafid Maulana Yusran, dan Pembina Leadership Class Program Khoirina, Dwi Rahmawati, tim ini bukan sekadar barisan pengibar bendera biasa, melainkan simbol nyata dari nilai perubahan dan kedisiplinan yang diusung sekolah.

Penampilan perdana mereka yang penuh haru dan bangga terjadi saat pelaksanaan Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025 lalu. Puncaknya, penampilan mereka yang sangat memukau kembali hadir dalam kegiatan Tasyakuran Peresmian Gedung Baru SMA Muhammadiyah 3 Solo, di Jalan S. Parman No. 9 Kestalan, Banjarsari, Solo pada 23 Oktober 2025 lalu.

Kisah pembentukan tim Paskibra ini diwarnai perjuangan yang luar biasa. Anggota tim dan para pembina menghadapi tantangan besar: mereka tidak memiliki pelatih profesional yang ahli di bidang Paskibra. Masa-masa latihan mereka diisi dengan proses belajar mandiri, mengandalkan video, buku panduan, dan tekad baja.

“Kami benar-benar memulai dari nol. Tidak ada pelatih khusus, jadi kami harus menjadi pelatih bagi diri kami sendiri. Kadang rasanya capek dan ingin menyerah, apalagi saat kami merasa kurang mendapat perhatian atau dukungan dari beberapa teman dan bahkan rekan guru,” kenang salah seorang guru pembimbing, Khoirina Dwi Rahmawati.

Bu Emma, panggilan akrab Khoirina, melanjutkan dengan suara yang menyentuh, “Latihan kami berpindah-pindah, dari lokasi sekolah lama di Jebres hingga di sekolah baru. Bayangkan, kami latihan dengan langkah tegap di tengah hiruk pikuk tukang yang bekerja dan debu di mana-mana. Tetapi, kesulitan-kesulitan itu tidak sedikit pun menyurutkan semangat kami. Justru, kami semakin solid, membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tidak memberikan usaha terbaik.”

Menjadi Danton

Dibalik barisan yang kokoh, ada sosok penting yang bertugas memberikan aba-aba, yaitu Komandan Peleton (Danton). Safitri Indah Wibawanti, siswi yang mengemban tugas sebagai Danton, membagikan kesannya.  “Awalnya, beban menjadi Danton itu berat. Saya harus memastikan setiap aba-aba saya jelas dan diikuti dengan benar oleh seluruh tim. Kuncinya adalah komunikasi dan rasa percaya,” ujar Safitra. “Momen paling berkesan adalah saat kami berhasil menampilkan yang terbaik di peresmian gedung baru. Melihat bendera berkibar sempurna dan tepuk tangan hadirin, semua lelah terbayar lunas. Ini membuktikan, dengan kedisiplinan yang kami bangun bersama, kami mampu menciptakan perubahan positif dan prestasi.”

Tim Paskibra ini telah membuktikan bahwa Paskibra bukan hanya tentang baris-berbaris, melainkan tentang penanaman nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan mentalitas pantang menyerah. Mereka adalah cerminan dari pemuda-pemudi yang siap menjadi agen perubahan.

“Melihat anak-anak ini berdiri tegak, dengan seragam rapi dan langkah serempak, air mata saya hampir menetes. Mereka adalah pejuang sejati,” tutur Emma dengan haru. “Kami menghadapi banyak hal, mulai dari kelelahan fisik, penolakan, hingga rasa terasing karena fokus latihan yang ketat. Tidak adanya pelatih profesional membuat kami harus berjuang ganda. Namun, yang paling mengharukan adalah semangat persatuan mereka. Setiap kegagalan dalam latihan diubah menjadi motivasi. Mereka berlatih di bawah terik matahari, di tengah debu pembangunan, tetapi tidak pernah sekalipun mengeluh. Perjuangan ini telah menorehkan pelajaran hidup tak ternilai: kedisiplinan adalah kunci sukses dan keterbatasan adalah pemantik inovasi.”

Keberhasilan Tim Paskibra Mandiri ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh seluruh pihak sekolah. Pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Dewan Guru SMA Muhammadiyah 3 Solo yang telah memberikan segala daya dan upaya, dukungan moral, fasilitas, serta waktu, agar seluruh proses pembentukan dan penampilan kegiatan Paskibra ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Paskibra SMA Muhammadiyah 3 Solo telah membuktikan bahwa kemandirian, kedisiplinan, dan semangat kolaborasi adalah modal utama untuk mencapai prestasi terbaik.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Cetak Dai Muda, PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Luncurkan Modul Khitobah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul ‘Ulum menggelar Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan wisuda santri SMP dan SMA serta peluncuran...

Nilai TKA SD Muhammadiyah PK Kottabarat Melampaui Rata-Rata Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 54 murid kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo, mengikuti kegiatan akhirusanah di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (13/6/2026). Dari...

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar PK Fest 2026, Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Surakarta menggelar PK Fest 2026, Sabtu (13/6/2026), di kompleks sekolah. PK Fest menghadirkan beragam kegiatan mulai dari perlombaan...

Tanam Pohon Jadi Penutup Supercamp PPL-2 SD Muhammadiyah PK Banyudono

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Leadership (PPL)-2 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono resmi ditutup di kawasan Refresh River Tubing Janti, Polanharjo, Klaten, Kamis (11/6/2026)....

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Guru Bahasa Inggris SMP Imam Syuhodo Lulus S2

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil...

Atasi Sampah Sekolah, Tim UMS Ciptakan Sistem Digital Berbasis IoT untuk Siswa SD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) bernama Smart Monitoring Green Action (SMOGRA) untuk mendorong terbentuknya...

AI Ubah Pembelajaran Matematika, Akademisi UMS Tekankan Peran Baru Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar webinar bertajuk Pembelajaran Matematika Era AI: Peluang,...

Jeda PSAT, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Beragam Profesi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Suasana berbeda tampak di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Selasa (9/6/2026). Sebanyak 167 murid kelas I dan II mengikuti pelatihan...

Menuju Satu Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Hadirkan PK Fest 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menyiapkan gelaran PK Fest 2026 sebagai ajang pameran inovasi, kreativitas, dan inspirasi siswa. Kegiatan yang...

MTs Muhammadiyah Surakarta Lepas 43 Lulusan, Hafalan Tertinggi Capai 25 Juz

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta melepas 43 siswa lulusan tahun ajaran 2025/2026 dalam kegiatan Haflah Wada’ dan Wisuda Tahfidz. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Pilah Sampah dan CTPS di TK Aisyiyah Sindon

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), An Afida Atsna dan Rara Vera Nathania, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di...

Akhirussanah SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Diwarnai Wisuda Tahfidz Juz 30 Perdana

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 14 Danukusuman menggelar Wisuda Tahfidz Juz 30 perdana bersamaan dengan Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 di...