
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Di tengah hingar bingar persiapan kepindahan dan pembangunan gedung baru, SMA Muhammadiyah 3 Solo menorehkan cerita inspiratif melalui lahirnya Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sekolah. Diprakarsai oleh Pembina Ekstrakurikuler Hizbul Wathan, Hafid Maulana Yusran, dan Pembina Leadership Class Program Khoirina, Dwi Rahmawati, tim ini bukan sekadar barisan pengibar bendera biasa, melainkan simbol nyata dari nilai perubahan dan kedisiplinan yang diusung sekolah.
Penampilan perdana mereka yang penuh haru dan bangga terjadi saat pelaksanaan Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025 lalu. Puncaknya, penampilan mereka yang sangat memukau kembali hadir dalam kegiatan Tasyakuran Peresmian Gedung Baru SMA Muhammadiyah 3 Solo, di Jalan S. Parman No. 9 Kestalan, Banjarsari, Solo pada 23 Oktober 2025 lalu.
Kisah pembentukan tim Paskibra ini diwarnai perjuangan yang luar biasa. Anggota tim dan para pembina menghadapi tantangan besar: mereka tidak memiliki pelatih profesional yang ahli di bidang Paskibra. Masa-masa latihan mereka diisi dengan proses belajar mandiri, mengandalkan video, buku panduan, dan tekad baja.
“Kami benar-benar memulai dari nol. Tidak ada pelatih khusus, jadi kami harus menjadi pelatih bagi diri kami sendiri. Kadang rasanya capek dan ingin menyerah, apalagi saat kami merasa kurang mendapat perhatian atau dukungan dari beberapa teman dan bahkan rekan guru,” kenang salah seorang guru pembimbing, Khoirina Dwi Rahmawati.
Bu Emma, panggilan akrab Khoirina, melanjutkan dengan suara yang menyentuh, “Latihan kami berpindah-pindah, dari lokasi sekolah lama di Jebres hingga di sekolah baru. Bayangkan, kami latihan dengan langkah tegap di tengah hiruk pikuk tukang yang bekerja dan debu di mana-mana. Tetapi, kesulitan-kesulitan itu tidak sedikit pun menyurutkan semangat kami. Justru, kami semakin solid, membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tidak memberikan usaha terbaik.”
Menjadi Danton
Dibalik barisan yang kokoh, ada sosok penting yang bertugas memberikan aba-aba, yaitu Komandan Peleton (Danton). Safitri Indah Wibawanti, siswi yang mengemban tugas sebagai Danton, membagikan kesannya. “Awalnya, beban menjadi Danton itu berat. Saya harus memastikan setiap aba-aba saya jelas dan diikuti dengan benar oleh seluruh tim. Kuncinya adalah komunikasi dan rasa percaya,” ujar Safitra. “Momen paling berkesan adalah saat kami berhasil menampilkan yang terbaik di peresmian gedung baru. Melihat bendera berkibar sempurna dan tepuk tangan hadirin, semua lelah terbayar lunas. Ini membuktikan, dengan kedisiplinan yang kami bangun bersama, kami mampu menciptakan perubahan positif dan prestasi.”
Tim Paskibra ini telah membuktikan bahwa Paskibra bukan hanya tentang baris-berbaris, melainkan tentang penanaman nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan mentalitas pantang menyerah. Mereka adalah cerminan dari pemuda-pemudi yang siap menjadi agen perubahan.
“Melihat anak-anak ini berdiri tegak, dengan seragam rapi dan langkah serempak, air mata saya hampir menetes. Mereka adalah pejuang sejati,” tutur Emma dengan haru. “Kami menghadapi banyak hal, mulai dari kelelahan fisik, penolakan, hingga rasa terasing karena fokus latihan yang ketat. Tidak adanya pelatih profesional membuat kami harus berjuang ganda. Namun, yang paling mengharukan adalah semangat persatuan mereka. Setiap kegagalan dalam latihan diubah menjadi motivasi. Mereka berlatih di bawah terik matahari, di tengah debu pembangunan, tetapi tidak pernah sekalipun mengeluh. Perjuangan ini telah menorehkan pelajaran hidup tak ternilai: kedisiplinan adalah kunci sukses dan keterbatasan adalah pemantik inovasi.”
Keberhasilan Tim Paskibra Mandiri ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh seluruh pihak sekolah. Pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Dewan Guru SMA Muhammadiyah 3 Solo yang telah memberikan segala daya dan upaya, dukungan moral, fasilitas, serta waktu, agar seluruh proses pembentukan dan penampilan kegiatan Paskibra ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Paskibra SMA Muhammadiyah 3 Solo telah membuktikan bahwa kemandirian, kedisiplinan, dan semangat kolaborasi adalah modal utama untuk mencapai prestasi terbaik.
PK Competition 2026 SMP Muhammadiyah PK Solo Diikuti 237 Siswa SD/MI se-Solo Raya
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 237 siswa SD/MI dari berbagai daerah di Solo Raya mengikuti PK Competition 2026 yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo,...
Outing Class ke YPAC, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Semai Empati
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar memahami empati, kepedulian, dan rasa syukur melalui kegiatan outing class...
Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo Juara 1 Lomba Pidato MAPSI 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo, Joko Susanto, meraih Juara 1 Lomba Pidato dalam ajang Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) 2026...
Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak
SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu...
Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...
SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...
Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...
SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...
62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...
Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...
Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....
Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...






