Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Tim UMS Juara 3 Kompetisi INOVATALK, Sulap Limbah Bangunan Jadi Solusi Ramah Lingkungan

Zaatuddin, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 20 Oktober 2025 16:59 WIB
Tim UMS Juara 3 Kompetisi INOVATALK, Sulap Limbah Bangunan Jadi Solusi Ramah Lingkungan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih juara 3 dalam ajang bergengsi Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) yang diselenggarakan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tahun 2025. Tim ini membawa inovasi produk "Ben Bunter" sebuah serbuk pengganti bentonite dari limbah bangunan untuk stabilisasi lubang bor pondasi. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Tim Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih juara 3 dalam ajang bergengsi Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) yang diselenggarakan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tahun 2025. Tim ini membawa inovasi produk “Ben Bunter” sebuah serbuk pengganti bentonite dari limbah bangunan untuk stabilisasi lubang bor pondasi.

Tim yang terdiri dari Gayuh Aji Prasetyaningtiyas sebagai ketua tim, Denny Vitasari sebagai anggota satu dan Syifa Al-Imani sebagai anggota dua berhasil membuktikan bahwa limbah bangunan dapat menjadi jawaban atas dua permasalahan sekaligus, yakni lingkungan dan industri konstruksi.

Gayuh memaparkan bahwa INOVATALK merupakan kompetisi inovasi nasional yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia dengan dua kategori utama, yaitu STEM (Science, Technology, Engineering and Mathemathics) dan Sosial Humaniora. “Kompetisi ini levelnya nasional, yang ikut dari seluruh Indonesia. Kami masuk kategori STEM yang fokus pada science and technology,” paparnya, Minggu (19/10/2025).

Ia mengungkap penelitian ini telah dilakukan sejak tahun 2023 yang kemudian dilombakan pada tahun ini. Ia berhasil melalui proses seleksi internal UMS melalui poster penelitian yang dilakukan. Poster tersebut kemudian didaftarkan ke GIHN dan lolos 10 besar untuk didemonstrasikan secara langsung. “Saya lolos seleksi internal UMS, terus posternya dikirim ke sana. Yang mengurus pendaftaran dari UMS. Dua minggu kemudian lolos 10 besar dan diundang untuk mendemontrasikan,” ungkapnya.

Berawal dari Keruntuhan Dinding

Lebih lanjut, ia menjelaskan tentang inovasi produk serbuk ben bunter. Ia menuturkan inovasi ini berangkat dari permasalahan keruntuhan dinding lubang bor dalam konstruksi fondasi, khususnya pada tanah lanau kepasiran atau tanah dominan pasir yang memiliki ikatan antarpartikel lemah.

“Pengeboran tanah untuk konstruksi seringkali menemui kendala keruntuhan dinding lubang bor. Solusi biasanya menggunakan bentonite dari mineral tambang yang cenderung merusak lingkungan. Sehingga kami memanfaatkan limbah bangunan berupa batu bata yang mengandung montmorillonite mirip bentonite, serta plester yang mengandung SiO2 sebagai pengikat,” jelas Gayuh.

Menurutnya, cara kerja produk ini cukup sederhana namun efektif. Saat keruntuhan bor terjadi, serbuk limbah dituangkan ke dalam lubang bor dan dicampurkan menggunakan mata bor dengan lumpur selama kurang lebih 15 menit agar bubuk terserap. Setelah dibor ulang, dinding bor menjadi lebih stabil dan kedalaman target pun tercapai.

Syifa Al-Imani selaku anggota 2 yang berperan dalam pembuatan prototipe mengungkap bahwa tim hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat setelah lolos 10 besar. “Persiapannya cuma tiga hari saja untuk membuat prototype dan presentasi. Kami membuat prototype berupa mesin mini bor untuk mengebor tanah dan prototype serbuk limbah bangunan,” tutur syifa.

Menurutnya, kendala utama yang dihadapi adalah bagaimana mengimplementasikan ide menjadi prototipe yang bisa dibawa ke tempat lomba dalam waktu singkat. Meskipun demikian, Gayuh mengungkap bahwa baginya, hal tersebut menjadi salah satu faktor kemenangannya.

Tim Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih juara 3 dalam ajang bergengsi Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) yang diselenggarakan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tahun 2025. Tim ini membawa inovasi produk "Ben Bunter" sebuah serbuk pengganti bentonite dari limbah bangunan untuk stabilisasi lubang bor pondasi.

Tim Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih juara 3 dalam ajang bergengsi Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) yang diselenggarakan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tahun 2025. Tim ini membawa inovasi produk “Ben Bunter” sebuah serbuk pengganti bentonite dari limbah bangunan untuk stabilisasi lubang bor pondasi.

Lebih lanjut, Gayuh memaparkan bahwa salah satu faktor kemenangan tim adalah keunikan produk yang memanfaatkan limbah. “Kalau dilihat dari kompetitor lain, banyak yang sudah punya lisensi, dipakai di rumah sakit, bahkan sudah dikomersialisasi. Tapi keunggulan produk kami adalah memanfaatkan limbah dan ikut berkontribusi menyelesaikan masalah sampah. Itu yang tidak ada di kompetitor lain,” jelasnya.

Selain itu, tim UMS juga mendemonstrasikan secara langsung prototypenya di depan juri. “Kami benar-benar mendemonstrasikan sebelum dan setelah diaplikasikan serbuknya, and it works. Banyak tim lain yang tidak membawa prototype untuk demonstrasi,” tambah Gayuh.

Ia berharap produk ini tidak berhenti sebagai inovasi di atas kertas. “Harapan saya produk ini bisa menjawab masalah kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan. Ini kan latar belakangnya karena penambangan yang masif terhadap bentonite. Semoga produk ini benar-benar bisa berkontribusi dalam memberi solusi mengenai masalah limbah pembangunan dan eksploitasi tambang,” ujarnya.

Syifa menambahkan, “Semoga Ben Bunter bisa menjadi inovasi yang memecahkan permasalahan di masyarakat sesuai tujuan awal, langsung berdampak ke masyarakat, dan berkontribusi terhadap kemudahan pelaksanaan konstruksi infrastruktur di Indonesia. Semoga tetap bisa berkembang dan berinovasi menjadi lebih baik lagi.”

Berita Terbaru

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...

Hari Kesaktian Pancasila: Memahami Sejarah Pancasila dan Identitas Kebangsaan Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masih dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, selama ini lekat dengan narasi tentang Pancasila, peristiwa 1965, serta upaya mempertahankan ideologi negara....