Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Siswa SMP Muhammadiyah PK Solo Belajar Mitigasi Bencana bersama MDMC

Aryanto, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 27 Juli 2024 10:53 WIB
Siswa SMP Muhammadiyah PK Solo Belajar Mitigasi Bencana bersama MDMC
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim MDMC Solo tengah memandu siswa SMP Muhammadiyah PK Solo cara memadamkan api dari tabung gak elpiji yang terbakar. (Humas SMP Muh.PK).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebagai upaya sekolah untuk mewujudkan sekolah aman bencana, 128 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo belajar mitigasi bencana bersama tim Lembaga Resiliensi Bencana dan Lingkungan Hidup (LRB LH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo. Kegiatan yang digelar Kamis (25/7/2024) tersebut dalam rangkaian program forum taaruf dan orientasi siswa (Fortasi) 2024.

Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Muhdiyatmoko, mengungkapkan sekolah berkomitmen menjadi satuan pendidikan aman bencana (SPAB) sehingga terus mengupayakan program-program pendidikan pencegahan dan mitigasi bencana di sekolah. Selain itu, sekolah melengkapi sarana prasarana yang mendukung program tersebut.

“Mitigasi bencana bersama MDMC Kota Solo menjadi salah satu program pendidikan dan mitigasi bencana di sekolah. Kita tidak ingin terjadi bencana, tetapi semua siswa dan guru harus paham bagaimana pencegahan dan mitigasi bencana,” ungkapnya.

Tim LRB-LH PDM Solo yang lebih dikenal dengan MDMC Solo mengajak ratusan siswa belajar bagaimana cara menanggulangi bencana gempa bumi dan teknik pemadaman api menggunakan kain basah serta alat pemadam api ringan. Sebelumnya, para siswa menyimak materi konseptual yang disampaikan oleh tim MDMC Solo. Kemudian, para siswa mempraktikkan bagaimana mitigasi bencana saat di dalam kelas.

Di Bawah Kolong

Saat sirine tanda bahaya gempa bumi berbunyi, para siswa bersembunyi di bawah kolong meja dan melindungi kepala dengan kedua tangan. Setelah dirasa aman, para siswa keluar pelan-pelan dengan menutupi kepala dengan tas. Mereka berjalan menuju titik kumpul evakuasi di halaman belakang sekolah. Tanda-tanda jalur evakuasi sudah tertempel di dinding sekolah.

Ratusan siswa kelas 7 menyimak praktik bagaimana menangani kebakaran ringan dan kebakaran dari tabung gas. Tim MDMC Solo mengajak siswa dan guru untuk mempraktikkan cara menangani kebakaran dari tabung gas. Selain itu, siswa dan guru juga diajak mempraktikkan penggunaan karung goni basah untuk memadamkan kebakaran ringan.

Wakil Ketua Bagian Pengurangan Risiko Bencana LRB-LH MDMC Solo, Mugiyanto, menyampaikan rasa terima kasih kepada SMP Muhammadiyah PK yang telah memberikan kesempatan kepada MDMC Solo untuk memberikan edukasi tentang pencegahan bencana kepada para siswa. Ia berharap materi-materi yang diberikan mampu memberikan pengetahuan sehingga saat terjadi bencana tidak panik dan bisa mengurangi dampak dari bencana tersebut.

“Materi yang disampaikan tentang mitigasi gempa bumi, bagaimana kita melakukan penyelamatan, evakuasi menuju titik kumpul. Selain itu, ada materi tambahan tentang kebencanaan kebakaran bagaimana menangani kebakaran ringan menggunakan alat pemadam api ringan seperti pemadam api yang ada di sekitar kita. Jika api bisa dikendalikan maka bencana kebakaran yang lebih besar bisa ditangani lebih baik lagi,” ungkapnya.

Mugiyanto mengapresiasi kegiatan Fortasi di SMP Muhammadiyah PK. Menurutnya program ini sangat bagus karena karena salah satunya bahwa satuan pendidikan (sekolah) aman bencana sudah ditetapkan oleh Muhammadiyah. Hal itu sehingga semua sekolah harus siap dalam menghadapi bencana.

Siswa SMP Muhammadiyah PK Solo tengah mengikuti simulasi bencana akibat gempa bumi di sekolah setempat. (Humas SMP Muh.PK).

“Tetap tangguh dan semangat untuk SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta,” jelas Mugiyanto memungkasi.  Sementara itu, Nareswari Gendhis Setiyawan dan Nayla Zalfa Kalilatama, siswa kelas VII mengaku senang mengikuti kegiatan pelatihan penanggulangan bencana di sekolah. Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran tentang bagaimana mengatasi jika ada gempa bumi dan kebakaran. “Tadi kita mengikuti pelatihan penanggulangan bencana alam. Pelajaran yang didapat kita bisa tahu bagaimana cara terhindar dari gempa bumi dan menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi,” jelas kedua siswa tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana, Herwawan Adi Saputra, menjelaskan para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan. Ia berharap para siswa menjadi paham tentang mitigasi atau pencegahan dan penanggulangan ketika terjadi bencana. “Semoga materi-materi yang diberikan mampu memberikan pemecahan masalah apabila terjadi bencana. Bagaimana cara menyelematkan diri dari bahaya,” ungkapnya.

Berita Terbaru

Cetak Dai Muda, PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Luncurkan Modul Khitobah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul ‘Ulum menggelar Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan wisuda santri SMP dan SMA serta peluncuran...

Nilai TKA SD Muhammadiyah PK Kottabarat Melampaui Rata-Rata Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 54 murid kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo, mengikuti kegiatan akhirusanah di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (13/6/2026). Dari...

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar PK Fest 2026, Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Surakarta menggelar PK Fest 2026, Sabtu (13/6/2026), di kompleks sekolah. PK Fest menghadirkan beragam kegiatan mulai dari perlombaan...

Tanam Pohon Jadi Penutup Supercamp PPL-2 SD Muhammadiyah PK Banyudono

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Leadership (PPL)-2 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono resmi ditutup di kawasan Refresh River Tubing Janti, Polanharjo, Klaten, Kamis (11/6/2026)....

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Guru Bahasa Inggris SMP Imam Syuhodo Lulus S2

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil...

Atasi Sampah Sekolah, Tim UMS Ciptakan Sistem Digital Berbasis IoT untuk Siswa SD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) bernama Smart Monitoring Green Action (SMOGRA) untuk mendorong terbentuknya...

AI Ubah Pembelajaran Matematika, Akademisi UMS Tekankan Peran Baru Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar webinar bertajuk Pembelajaran Matematika Era AI: Peluang,...

Jeda PSAT, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Beragam Profesi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Suasana berbeda tampak di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Selasa (9/6/2026). Sebanyak 167 murid kelas I dan II mengikuti pelatihan...

Menuju Satu Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Hadirkan PK Fest 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menyiapkan gelaran PK Fest 2026 sebagai ajang pameran inovasi, kreativitas, dan inspirasi siswa. Kegiatan yang...

MTs Muhammadiyah Surakarta Lepas 43 Lulusan, Hafalan Tertinggi Capai 25 Juz

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta melepas 43 siswa lulusan tahun ajaran 2025/2026 dalam kegiatan Haflah Wada’ dan Wisuda Tahfidz. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Pilah Sampah dan CTPS di TK Aisyiyah Sindon

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), An Afida Atsna dan Rara Vera Nathania, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di...

Akhirussanah SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Diwarnai Wisuda Tahfidz Juz 30 Perdana

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 14 Danukusuman menggelar Wisuda Tahfidz Juz 30 perdana bersamaan dengan Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 di...