Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kajian Agama

Pengajian Masjid Al Kautsar Serengan Bahas Keutamaan Ibadah Sunah

Mafaza Haikal Ahmad, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 2 September 2025 13:46 WIB
Pengajian Masjid Al Kautsar Serengan Bahas Keutamaan Ibadah Sunah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Takmir Masjid Al Kautsar Serengan kembali menyelenggarakan pengajian bulanan pada Senin (1/9/2025) bakda Maghrib hingga Isya di Masjid Al Kautsar, Serengan, Solo. Kegiatan ini diikuti sekitar 45 jemaah yang terdiri dari warga Muhammadiyah-Aisyiyah Serengan, serta jemaah Masjid Al Kautsar. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Takmir Masjid Al Kautsar Serengan kembali menyelenggarakan pengajian bulanan pada Senin (1/9/2025) bakda Maghrib hingga Isya di Masjid Al Kautsar, Serengan, Solo. Kegiatan ini diikuti sekitar 45 jemaah yang terdiri dari warga Muhammadiyah-Aisyiyah Serengan, serta jemaah Masjid Al Kautsar.

Pengajian ini mengusung tema ‘Keutamaan Ibadah Sunah’. Menghadirkan Ustaz Joko Hariyanto dari Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah Muhamadiyah (PDM) Solo sebagai penceramah. Masjid Al Kautsar sendiri merupakan masjid wakaf Muhammadiyah yang berada di bawah naungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Serengan, Cabang Solo Selatan.

Dalam tausiahnya, Ustaz Joko menekankan bahwa ibadah sunah memiliki keutamaan yang sangat besar setelah ibadah fardu. “Tidak ada amalan yang lebih utama dibanding melaksanakan kewajiban yang Allah tetapkan. Namun, ibadah sunah berfungsi menutup kekurangan ibadah fardu, sekaligus menjadi jalan untuk meraih cinta Allah,” tuturnya.

Takmir Masjid Al Kautsar Serengan kembali menyelenggarakan pengajian bulanan pada Senin (1/9/2025) bakda Maghrib hingga Isya di Masjid Al Kautsar, Serengan, Solo. Kegiatan ini diikuti sekitar 45 jemaah yang terdiri dari warga Muhammadiyah-Aisyiyah Serengan, serta jemaah Masjid Al Kautsar.

Takmir Masjid Al Kautsar Serengan kembali menyelenggarakan pengajian bulanan pada Senin (1/9/2025) bakda Maghrib hingga Isya di Masjid Al Kautsar, Serengan, Solo. Kegiatan ini diikuti sekitar 45 jemaah yang terdiri dari warga Muhammadiyah-Aisyiyah Serengan, serta jemaah Masjid Al Kautsar. (Humas)

Lebih lanjut, ia menjelaskan seseorang yang rutin menjalankan ibadah sunah akan mendapat bimbingan langsung dari Allah. “Jika Allah sudah mencintai hambanya, maka Allah akan menjadi pendengarannya, penglihatannya, tangannya, kakinya, bahkan akalnya. Apa pun yang dimintakan dalam doa akan Allah kabulkan,” jelasnya.

Ustaz Joko juga mencontohkan beberapa amalan sunnah yang berpahala besar. “Rasulullah menjelaskan, barang siapa yang shalat Subuh berjamaah lalu berdzikir hingga terbit matahari dan ditutup dengan shalat dua rakaat, maka baginya pahala haji dan umrah yang sempurna. Selain itu, dua rakaat sebelum Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya,” paparnya.

Mursyidi selaku Ketua PRM Serengan menyampaikan harapannya agar kajian ini dapat berkelanjutan dan memberi dorongan semangat bagi jemaah. “Dengan adanya pengajian rutin ini, jemaah diharapkan semakin termotivasi dalam meningkatkan kualitas ibadah, baik fardu maupun sunah, sebagai bekal menuju rida Allah,” ujarnya.

Berita Terbaru

Langgar Agung Al Falah Kerten Gelar Pengajian Arloji Sambut 1 Muharam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Langgar Agung Al Falah Kerten Solo kembali menggelar Pengajian Arloji (Amanah Ora Lali Ndongo lan Ngaji) pada Malam Jumat Kliwon di Teras...

Momen Iduladha, Umat Diajak Perkuat Kepedulian Sosial

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Semangat pengorbanan dalam nilai spiritual menjadi tema utama Salat Iduladha yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Bayan Krajan RT 4 RW 15, Kadipiro,...

Iman dan Takwa Jadi Kunci Keberkahan Kampung

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan kajian bertema “Kunci Kampung yang Berkah dan Bahagia” dalam Salat Subuh...

Doa sebagai Penyembuh: Sembuhkanlah Sakitmu dengan Dahsyatnya Kekuatan Doa

Di tengah dunia yang semakin bising, manusia modern sesungguhnya sedang memikul banyak luka yang tidak selalu tampak oleh mata. Ada tubuh yang sakit karena kelelahan,...

Pengajian Aisyiyah Kampung Sewu, Jatmiko Ingatkan Ketakwaan sebagai Solusi Langit

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan pesan mendalam tentang ketakwaan sebagai solusi atas setiap persoalan hidup dalam...

Tafsir atau Tafsir-Tafsir-an? Bahaya Belajar Agama Tanpa Guru di Era Digital

Ada satu perubahan yang pelan-pelan terjadi dalam cara manusia memahami agama—dan sering kali luput disadari. Hari ini, belajar agama terasa semakin mudah. Cukup membuka TikTok,...

Pengajian di Masjid Darul Hayat Solo, Mubaligh Muhammadiyah: Bersyukur Itu Ibadah 24 Jam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Solo Utara, Dwi Jatmiko, menyampaikan pengajian bertema “Charging Power Ketakwaan” di Masjid Darul Hayat Banyuanyar RT...

Bukan Sekadar Harta, Ini Warisan Terbaik Orang Tua Menurut Tafsir Al-Kahfi Ayat 82

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Orang tua kerap bersusah payah demi kebaikan hidup anaknya, rela bekerja keras pagi hingga malam demi menyiapkan kenyamanan hidup anak. Namun dalam...

Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an

Pendidikan  kesabaran  (ṣabr)  sebagai  salah  satu  nilai  fundamental  dalam  Al-Qur’an  sangat penting   untuk   pengembangan   karakter   manusia,   terutama   dalam   konteks   pendidikan. Pendidikan  karakter  sebaiknya  diterapkan  sejak ...

Berkomunikasi di Era Digital: Masihkah Kita Menjaga Etika Al-Qur’an?

Kondisi masyarakat Indonesia yang semakin modern menyebabkan berkembangnya pula teknologi digital. Bersamaan dengan itu teknologi kini bukan hanya menghasilkan sebuah kecanggihan informasi namun menjadi sarana...

Relevansi Tafsir Al-Qur’an dalam Menjawab Krisis Moral Generasi Z

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, khususnya bagi Generasi Z yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan tersebut....

Ketika Masalah Datang Bertubi-Tubi: Belajar Sabar dari Al-Qur’an

Setiap orang pasti pernah berada pada titik di mana masalah datang silih berganti. Terkadang satu masalah saja sudah cukup membuat seseorang merasa lelah, apalagi jika...