Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kajian Agama

Jihad Akbar dengan Mensyiarkan Al-Qur’an

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 26 Agustus 2025 13:44 WIB
Jihad Akbar dengan Mensyiarkan Al-Qur’an
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia Pusat, Dwi Jatmiko, mengisi Kajian Subuh Berkah yang digelar Takmir Masjid At Taqwa Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Minggu (24/8/2025). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia Pusat, Dwi Jatmiko, mengisi Kajian Subuh Berkah yang digelar Takmir Masjid At Taqwa Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Minggu (24/8/2025).

Dwi Jatmiko menekankan karakter orang bertakwa dapat dilihat dari mengamalkan Surat Al-Baqarah ayat 2-5. “Beriman kepada gaib, selalu melaksanakan salat, selalu berinfak, mengimani Al-Qur;an dan kitab samawi sebelumnya, serta meyakini hari kiamat,” tegasnya.

Dia menuturkan betapa indahnya inti ajaran Islam. “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pembawa syafa’at bagi orang-orang yang membacanya,” tuturnya. Alumnus S2 program studi Pendidikan Agama Islam UIN Raden Mas Said Solo itu menekankan jihad dengan Al-Qur’an adalah usaha yang sungguh-sungguh dan terus-menerus untuk mentadabburi Al Quran, menyelami maknanya, menghadirkan hati ketika membacanya dengan penuh khusyuk.

Mencari Ilmu

Dengan penuh semangat menghadiri Subuh berkah jihad mencari ilmu, di mana Al-Qur;an ditadabburi. “Man khoroja fi tholabil ilmi fahuwa fi sabilillahi hatta yarji’a artinya Barang siapa dari jemaah Masjid at Taqwa Solo, keluar rumah untuk mencari ilmu maka ia ada di jalan (jihad) Allah hingga ia kembali,” ujar Jatmiko.

Ia menegaskan kepada jamaah agar tidak khawatir dengan rezeki yang diberikan Allah. “Wa may yattaqillaha yaj al-lahu makhraja. Wa yarzuq-hu min haisu la yahtasib, Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” pesannya.

Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo itu mendorong jemaah lebih banyak pergi ke Baitul Maal ketimbang mall (pusat perbelanjaan).  “Allah mencela perbuatan membelanjakan harta secara boros, dengan menyatakan, Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan. Bisa dilihat Al-Qur;an surah al Isra’ ayat 27,” tutur Jatmiko.

Berita Terbaru

Pengajian di Masjid Darul Hayat Solo, Mubaligh Muhammadiyah: Bersyukur Itu Ibadah 24 Jam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Solo Utara, Dwi Jatmiko, menyampaikan pengajian bertema “Charging Power Ketakwaan” di Masjid Darul Hayat Banyuanyar RT...

Bukan Sekadar Harta, Ini Warisan Terbaik Orang Tua Menurut Tafsir Al-Kahfi Ayat 82

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Orang tua kerap bersusah payah demi kebaikan hidup anaknya, rela bekerja keras pagi hingga malam demi menyiapkan kenyamanan hidup anak. Namun dalam...

Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an

Pendidikan  kesabaran  (ṣabr)  sebagai  salah  satu  nilai  fundamental  dalam  Al-Qur’an  sangat penting   untuk   pengembangan   karakter   manusia,   terutama   dalam   konteks   pendidikan. Pendidikan  karakter  sebaiknya  diterapkan  sejak ...

Berkomunikasi di Era Digital: Masihkah Kita Menjaga Etika Al-Qur’an?

Kondisi masyarakat Indonesia yang semakin modern menyebabkan berkembangnya pula teknologi digital. Bersamaan dengan itu teknologi kini bukan hanya menghasilkan sebuah kecanggihan informasi namun menjadi sarana...

Relevansi Tafsir Al-Qur’an dalam Menjawab Krisis Moral Generasi Z

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, khususnya bagi Generasi Z yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan tersebut....

Ketika Masalah Datang Bertubi-Tubi: Belajar Sabar dari Al-Qur’an

Setiap orang pasti pernah berada pada titik di mana masalah datang silih berganti. Terkadang satu masalah saja sudah cukup membuat seseorang merasa lelah, apalagi jika...

Memahami Al-Qur’an di Era Modern: Pentingnya Pendekatan Kontekstual dalam Kehidupan Kontemporer

Al-Qur’an merupakan hidup bagi umat Islam sepanjang zaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak mengatur hubungan manusia dengan tuhan-Nya, tetapi juga mengatur hubungan manusia dalam...

Mengupas Bahasa Langit Secara Membumi: Sebuah Artikel tentang Ilmu Tafsir Al-Qur’an

Daftar IsiApa Itu Ilmu Tafsir?Sejarah Singkat: Dari Lisan Nabi hingga Era DigitalRagam Pendekatan TafsirTafsir di Era Kita: Relevansi di Tengah Laju ZamanTafsir sebagai Perjalanan SpiritualDaftar...

Relevansi Tafsir Kontemporer dalam Isu Kesetaraan Gender

Perkembangan wacana keislaman di era modern menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami Al-Qur’an secara lebih kontekstual. Hal ini terutama terlihat dalam pembahasan isu gender dan...

Membaca Tafsir Al-Qur’an di Era Teknologi: Adaptasi dan Relevansi

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam cara memahami ajaran agama. Salah satu perubahan yang paling signifikan terlihat...

Ketentuan Fidyah dan Qadha Puasa dalam Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ibadah puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, dalam kondisi tertentu seperti sakit, perjalanan jauh, atau usia lanjut, Islam...

Orang Bertakwa Pasti Meyakini Kebenaran Al-Qur’an

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Puasa Ramadan target utamanya adalah membentuk insan bertakwa. Hal itu disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko...