Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Wakili Indonesia di ICCS 2025 Singapura, Dosen UMS Fokus Isu Multikultural dan Inklusivitas

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 3 Juli 2025 00:53 WIB
Wakili Indonesia di ICCS 2025 Singapura, Dosen UMS Fokus Isu Multikultural dan Inklusivitas
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI)  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan, terpilih menjadi salah satu delegasi internasional. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI)  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan, terpilih menjadi salah satu delegasi internasional.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari penyelenggara yaitu Nanyang Technological University (NTU) lewat S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS) bekerja sama dengan Ministry of Culture, Community and Youth (MCCY) Singapura, untuk mengikuti konferensi bergengsi International Conference on Cohesive Societies (ICCS) 2025.

Konferensi ICCS 2025, dengan tema “Cohesive Societies, Resilient Futures,” diselenggarakan di Raffles City Convention Centre Singapura yang diselenggarakan mulai tanggal 24 – 26 dan dibuka oleh Presiden Singapura,Tharman Shanmugaratnam.

Kolaborasi Antarnegara

Dalam sambutan pembukaan, Hardika yang juga pendiri dari Gerakan Sosial Desamind Indonesia Foundation menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara dan lintas budaya untuk memperkuat jalinan sosial di tengah tantangan global.

“Acara ini mengundang lebih dari 2.200 peserta dari 52 negara, menghadirkan sejumlah tokoh dunia dalam berbagai plenary, breakout session, dan workshop terkait keragaman, resilien sosial, dan penguatan kohesi dalam masyarakat multikultural,” ungkap dosen UMS itu, Senin (30/6/2025).

Selain Presiden Singapura, Menteri Agama Republik Indonesia juga turut hadir mengisi salah satu sesi. Raja Perak Sultan Nazrin Muizzuddin Shah, serta Minister of Law & Second Minister of Home Affairs, Edwin Tong juga hadir sebagai pembicara utama yang membahas tentang ‘Multicultural and Navigating Uncertainty.

Hardika Dwi Hermawan mendapat kehormatan sebagai satu dari sekitar 100 delegasi muda internasional yang diundang khusus dalam rangkaian Young Leaders Programme (YLP) 2025. “YLP merupakan platform pengembangan kepemimpinan muda yang berlangsung lanjutan setelah ICCS (26–28 Juni),” tambahnya.

Dukungan penuh penyelenggara mencakup akomodasi dan makan selama seminggu penuh. Tiket pulang pergi dari kota asal ke Singapura juga ditanggung.  Peserta terhormat juga memiliki akses penuh ke seluruh sesi ICCS, termasuk plenary, breakout session, dan networking events.

Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI)  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan, terpilih menjadi salah satu delegasi internasional.

Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI)  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan, (kiri) terpilih menjadi salah satu delegasi internasional.

Mereka juga berkesempatan berpartisipasi dalam YLP, termasuk Cultural Networking Evening, forum teater, pengalaman lokal (heartlands), dan pelatihan soft‑skills seperti mediasi, negosiasi, dan etika dalam AI di komunitas.

Kegiatan ini juga menambah kesempatan untuk memperluas jaringan global dan membawa pengalaman kembali ke Indonesia melalui ide pro‑kegiatan sosial dan kerjasama internasional. Dosen PTI UMS tersebut sendiri mengikuti workshop future skills pada hari pertama untuk memberikan perspektif dan keterampilan tentang bagaimana melihat kebutuhan di masa depan, serta sesi breakout dan showcase berkaitan dengan resiliensi dan tantangan masyarakat.

Hardika berharap ilmu dan koneksi yang diperoleh selama ICCS dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas akademik dan riset PTI UMS dalam bidang teknologi informasi. Ilmu yang didapatnya juga diharapkan dapat mengembangkan program-program pelibatan masyarakat (community engagement) yang mendukung keberagaman dan inklusivitas digital. “Lalu mendorong dialog antarbudaya di lingkungan kampus dan sekitar melalui workshop dan kolaborasi bersama institusi mitra asing,” kata Hardika.

Partisipasinya dalam ICCS 2025 bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga bukti kepercayaan komunitas internasional terhadap kapasitas dosen dari PTI UMS. “Diharapkan pengalaman ini akan menjadi katalisator untuk program-program inovatif di bidang teknologi dan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Berita Terbaru

Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...

Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...

Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...

Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...