Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Gelar ICAC 2025, Gaungkan Internasionalisasi lewat Ajang Budaya dan Akademik

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 19 Juni 2025 20:00 WIB
UMS Gelar ICAC 2025, Gaungkan Internasionalisasi lewat Ajang Budaya dan Akademik
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring global dengan menggelar “4th International Culture and Academic Competition (ICAC) 2025” di Auditorium Moh. Djazman, Kampus 1 UMS, Rabu (18/6/2025). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring global dengan menggelar “4th International Culture and Academic Competition (ICAC) 2025” di Auditorium Moh. Djazman, Kampus 1 UMS, Rabu (18/6/2025).

Acara yang diselenggarakan oleh Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) UMS ini merupakan ajang pertukaran budaya dan akademik bagi mahasiswa UMS, baik mahasiswa lokal maupun mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia.

ICAC 2025 menghadirkan suasana semarak melalui pertunjukan budaya, parade, fashion show, tarian, pantun, paduan suara, hingga presentasi. Kegiatan resmi dibuka Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi, Reputasi, Dampak, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Prof. Supriyono.

Dalam sambutannya, Supriyono menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya ICAC 2025 serta menyambut hangat peserta dari berbagai negara dan menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari strategi “internasionalisasi di rumah” yang dijalankan UMS.

“Ini bukan hanya kompetisi, tapi juga perayaan persahabatan lintas budaya. UMS berkomitmen menyediakan platform global bagi mahasiswa untuk tumbuh secara akademik, sosial, dan budaya,” ungkapnya. Kompetisi tahun ini juga memperkenalkan dua cabang lomba baru, yaitu Media Content Production dan Quiz Bowl atau Lomba Cerdas Cermat (LCC), sebagai bentuk inovasi dalam memperluas ruang ekspresi mahasiswa.

Rekor Baru

Kepala Bidang Mobilitas dan Hospitalitas BKUI UMS, Sri Indra Kurnia, menyampaikan ICAC tahun ini mencatat rekor baru dengan 142 peserta dari 39 negara dan 26 universitas. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan dibanding ICAC pertama yang hanya diikuti oleh 87 peserta dari 19 negara dan 9 universitas.

“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa ICAC telah menjadi panggung internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk saling mengenal dan belajar,” ujar Sri Indra. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan universitas dan kerja keras tim BKUI.

Sri Indra mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menikmati kompetisi, tetapi juga memaknainya sebagai ruang perjumpaan yang mempererat solidaritas dan memperluas wawasan global. “ICAC adalah milik mahasiswa. Mereka yang mewujudkannya menjadi nyata,” tandasnya.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Rahmanwali Sahar, mahasiswa asal Afghanistan yang berhasil memenangkan Traditional Food Competition pada acara tersebut. Ia mengaku sangat antusias mengikuti ICAC dan menyebut kegiatan ini sebagai momen yang berharga dan penuh makna. “Saya sangat senang bertemu dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Ini sangat menarik,” ungkapnya.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring global dengan menggelar “4th International Culture and Academic Competition (ICAC) 2025” di Auditorium Moh. Djazman, Kampus 1 UMS, Rabu (18/6/2025).

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring global dengan menggelar “4th International Culture and Academic Competition (ICAC) 2025” di Auditorium Moh. Djazman, Kampus 1 UMS, Rabu (18/6/2025). (Humas)

Rahmanwali menuturkan bahwa dirinya bersama teman-teman telah menyiapkan berbagai bahan masakan khas Afghanistan untuk ditampilkan. Meski tidak tampil langsung, ia aktif berpartisipasi dan menjalin pertemanan baru, termasuk dengan mahasiswa asal Aljazair.

“Ini pengalaman penting. Kami saling belajar, bertukar pandangan, dan membangun persahabatan. Contohnya, saya kini berteman dengan Iman dari Aljazair,” ujarnya. Ia juga menikmati seluruh rangkaian acara mulai dari pertunjukan seni, memasak, hingga kuis budaya.

Menurutnya, ICAC mampu mempercepat integrasi antara mahasiswa lokal dan internasional. Dibuktikan dari banyaknya mahasiswa Indonesia dan lebih dari 30 negara ikut serta. Menurutnya, ini membentuk pemahaman yang lebih luas tentang dunia.

Rahmanwali juga menyampaikan kesan positif terhadap kampus UMS. Ia memuji suasana akademik dan fasilitas yang disediakan. “Universitas ini sangat baik dan mendukung pertumbuhan akademik dan budaya,” katanya.

Melalui ICAC 2025, UMS tidak hanya menjadi tuan rumah kegiatan internasional, tetapi juga menjadi jembatan peradaban yang memperkuat semangat kolaborasi dan persahabatan global di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata internasionalisasi kampus dalam bingkai kebudayaan dan inovasi.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...