Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

IMM Shabran UMS Gelar Workshop Menulis Esai Bertema “Ketika Kata Menjadi Senjata”

Dwi Kurniadi, Editor: Sholahuddin
Minggu, 1 Juni 2025 19:01 WIB
IMM Shabran UMS Gelar Workshop Menulis Esai Bertema “Ketika Kata Menjadi Senjata”
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Jurnalis Solopos, Syifaul Arifin (berdiri) saat menyampaikan materi penulisan esai di Pondok Shabran UMS, Minggu (1/6/2025). (Dok. IMM).

MAKAMHAJI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Bertepatan peringatan Hari Lahir Pancasila pada Minggu, 1 Juni 2025, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Tadris Media: Workshop Kepenulisan bertema “Ketika Kata Menjadi Senjata”. Bertempat di Ruang Seminar Shabran, kegiatan ini diikuti oleh para kader IMM yang ingin mengasah kemampuan menulis sebagai bagian dari kontribusi intelektual di ruang publik.

Kegiatan ini menghadirkan Syifaul Arifin, seorang jurnalis Solopos sekaligus penulis buku, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Syifaul menekankan pentingnya menulis sebagai alat perjuangan di era informasi digital. “Zaman sekarang, tulisan itu adalah senjata. Kalau kader IMM hanya bisa berorasi tanpa bisa menulis, suaranya akan cepat hilang,” ujarnya.

Ketua panitia kegiatan, Dwi Kurniadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) IMM Shabran, mengatakan bahwa tujuan workshop ini adalah untuk membentuk kader yang tidak hanya cakap dalam berbicara, tetapi juga piawai menulis. “Kami ingin kader IMM bisa memengaruhi opini publik dengan tulisan, bukan hanya lewat mimbar,” kata Adi.

Dalam sesi pelatihan, Syifaul menjelaskan bahwa ide tulisan bisa berasal dari berbagai sumber, mulai dari isu yang sedang hangat, peristiwa viral, hingga fenomena aktual yang relevan. Namun, ia mengingatkan pentingnya menemukan sudut pandang yang berbeda jika isu tersebut sudah banyak diangkat media lain. Menurutnya, keunikan tulisan justru terletak pada cara pandang dan sudut pengambilan cerita. Syifaul mengurai tip menulis esai yang berbobot, sejak menemukan ide yang menarik, membuat kerangka tulisan, hingga menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan.

Langkah Menulis Opini

Ia juga memaparkan langkah-langkah sistematis dalam menulis opini, mulai dari membuat lead yang menarik, menyusun pengantar menuju pokok pikiran, mengembangkan ide utama, menyisipkan pendapat para ahli, serta membubuhkan opini pribadi hingga akhirnya dirangkum dalam kesimpulan yang mengikat.

Suasana diskusi semakin dinamis ketika seorang peserta, Muhammad Khoirul Ibady Pinem, mengajukan pertanyaan mengenai cara mengenali berita yang benar-benar faktual di tengah arus informasi yang masif. Menanggapi hal itu, Syifaul menjawab tegas, “Pilihlah media yang kredibel dan terverifikasi, seperti Kompas, Tempo, atau Detik. Jangan sembarangan percaya informasi yang beredar di media sosial.”

Suasana workshop kepenulisan bertema “Ketika Kata Menjadi Senjata” di ruang seminar Pondok Shabran UMS. (Dok. IMM).

Menutup sesi, mentor yang akan mendampingi pasca-workshop, Sholahuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan penerbitan tulisan peserta di berbagai media. Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan dari pelatihan ini sebagai sarana kader IMM untuk mewarnai wacana publik melalui tulisan. Sholahuddin memberi waktu satu pekan kepada para peserta untuk membuat karya esai. Karya ini akan dievaluasi bersama sebelum dikirim ke media massa.  Workshop ini turut mendapat dukungan dari sejumlah media partner seperti Kabarmuh.id, Kalimahsawa.id, dan Muhammadiyahsolo.com. Media ini akan mendistribusikan informasi kegiatan sekaligus memuat tulisan karya peserta.

Melalui kegiatan ini, Kabid RPK PK UMM Shabran, Dwi Kurniadi, berharap IMM Shabran dapat melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya kritis dalam berpikir, tetapi juga tajam dalam menulis. Dengan menjadikan kata sebagai senjata, jelasnya, para kader diharapkan mampu hadir sebagai penyambung suara kebenaran, penebar inspirasi, dan penulis perubahan di tengah masyarakat yang terus berkembang.

Berita Terbaru

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

MI Muhammadiyah 01 Manyaran Karanggede Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasinan

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami krisis air bersih, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, Kab. Boyolali menyalurkan bantuan air bersih...

UMS Peringkat 1 PTS dan 5 Nasional dalam THE WUR 2027

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) dan peringkat kelima secara nasional dalam Times Higher Education (THE) World University...

Keris Berusia 500 Tahun Jadi Cendera Mata UMS untuk Wakil Dubes RI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan cendera mata berupa keris kepada Wakil Kepala Perwakilan atau Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur sekaligus...

Kajian Ngeteh PCPM Kota Bengawan: Dari Jamaah Merajut Ukhuwah….

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan, Kota Solo, kembali menggelar Kajian Ngeteh: Ngaji Entuk Hikmah dengan mengusung tema “Dari Jamaah Merajut Ukhuwah”, Sabtu...

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...