Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Keris Berusia 500 Tahun Jadi Cendera Mata UMS untuk Wakil Dubes RI

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 25 September 2026 15:38 WIB
Keris Berusia 500 Tahun Jadi Cendera Mata UMS untuk Wakil Dubes RI
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan cendera mata berupa keris kepada Wakil Kepala Perwakilan atau Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur sekaligus Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Danang Waskito dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Ahmad Romadhoni Surya Putra, Kamis (24/9/2026). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan cendera mata berupa keris kepada Wakil Kepala Perwakilan atau Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur sekaligus Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Danang Waskito dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Ahmad Romadhoni Surya Putra, Kamis (24/9/2026).

Pemberian keris dilakukan di sela kuliah umum bersama Wakil Kepala Perwakilan KBRI Kuala Lumpur di Gedung Ahmad Syafii Maarif UMS. Cendera mata tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus bagian dari upaya UMS memperkenalkan warisan budaya Jawa kepada perwakilan diplomatik Indonesia yang bertugas di Malaysia.

Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMS Prof. Sabar Narimo menjelaskan, keris yang diberikan memiliki nilai sejarah dan filosofi. Salah satunya merupakan keris luk 130 dengan pamor Mos Utah. “Pamor Mos Utah itu seperti beras tumpah atau pedaringan kebak, yang melambangkan kesejahteraan, kekayaan, dan kemakmuran,” jelas Sabar.

Keris tersebut memiliki tangguh Mataram dan diperkirakan dibuat pada masa Panembahan Senopati sekitar 1586. Dengan usia lebih dari 500 tahun, keris tersebut menjadi salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah. Menurut Sabar, pemberian keris bukan sekadar cendera mata, tetapi juga menjadi kenang-kenangan yang membawa makna filosofis bagi penerimanya.

Selain keris tangguh Mataram, UMS memberikan keris dengan tangguh Madiun. Keris tersebut memiliki pamor kulit semangka dan dapur carubuk luk tujuh. “Keris ini tangguh Madiun. Pamornya kulit semangka dan dapurnya carubuk luk tujuh. Saya berharap maknanya dapat menjadi bagian dari semangat dan perjalanan beliau dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.

Penyemangat Kolaborasi

Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Danang Waskito mengapresiasi pemberian keris tersebut. Ia memandang cendera mata dari UMS bukan hanya sebagai benda kenang-kenangan, tetapi juga sebagai penyemangat untuk memperkuat kolaborasi dan kerja sama.

“Lebih dari cendera mata, ini menjadi cendera hati kami. Semoga menjadi penyemangat untuk terus melakukan kolaborasi dan kerja sama untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.

Danang juga menyebut pemberian tersebut sebagai bagian dari hubungan baik yang dibangun UMS dengan perwakilan Indonesia di Malaysia. Ia mengapresiasi perkembangan UMS sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Ahmad Romadhoni Surya Putra mengaku senang menerima keris yang memiliki nilai sejarah tersebut. Sebagai orang Jawa, ia memiliki ketertarikan terhadap keris meskipun sebelumnya belum banyak mempelajari keris dan cara perawatannya.

“Terima kasih banyak dengan keris itu. Ini menjadi tugas saya untuk kemudian bisa merawatnya. Tadi saya langsung bertanya bagaimana cara perawatannya,” ungkapnya.

Ia menilai keris tidak hanya memiliki nilai sebagai benda budaya, tetapi juga mengandung filosofi yang melekat dalam tradisi masyarakat Jawa. Menurutnya, masyarakat Jawa memiliki perhitungan dan makna tertentu dalam pembuatan berbagai benda budaya, termasuk keris.

Pemberian keris tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya UMS memperkenalkan warisan budaya lokal dalam ruang diplomasi dan hubungan kelembagaan. Melalui cendera mata tersebut, nilai sejarah dan filosofi budaya Jawa turut menjadi bagian dari hubungan kerja sama antara UMS dan perwakilan Republik Indonesia di Malaysia.

Berita Terbaru

Kajian Ngeteh PCPM Kota Bengawan: Dari Jamaah Merajut Ukhuwah….

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan, Kota Solo, kembali menggelar Kajian Ngeteh: Ngaji Entuk Hikmah dengan mengusung tema “Dari Jamaah Merajut Ukhuwah”, Sabtu...

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...