
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Film animasi “Jumbo” yang saat ini tengah ramai dibicarakan publik telah melampaui 9 juta penonton. Film ini mendapatkan sorotan positif dari akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Kaprodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) UMS, Junita Dwi Wardhani, menilai film ini sarat nilai edukatif dan sangat cocok ditonton oleh anak-anak, khususnya anak usia dini.
“Film Jumbo ini menjadi hiburan yang menyegarkan sekaligus mendidik. Anak-anak sekarang sangat haus akan tontonan yang sesuai dengan usia dan perkembangan psikologis mereka. Jumbo hadir membawa nilai moral, keberanian, serta imajinasi yang sangat penting dalam masa tumbuh kembang anak,” jelas Junita saat diwawancarai pada Rabu, (14/5/2025).
Bawa Pesan Positif
Menurutnya, anak usia dini membutuhkan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan-pesan positif. Dalam film ini, tokoh utama Don digambarkan sebagai anak yang mengalami perundungan namun tetap berani menghadapi tantangan dan terus mengejar keinginannya.
“Ini memberikan pembelajaran penting tentang resiliensi, percaya diri, dan empati. Bahkan dalam salah satu adegan ada dialog yang menyentuh: jangan hanya mau berbicara, tapi belajarlah mendengar. Ini penting untuk menumbuhkan kepekaan sosial sejak dini,” tambahnya.
Film yang bercerita tentang petualangan Don bersama makhluk imajiner bernama Merry itu juga memantik diskusi terkait pentingnya mendampingi anak saat menonton. Pasalnya, unsur imajinatif dalam bentuk makhluk seperti hantu atau peri, jika tidak dijelaskan, bisa menimbulkan tafsir yang keliru.
“Peran orang tua dan guru sangat penting. Imajinasi itu perlu, tapi anak juga perlu diarahkan agar tidak terjebak pada harapan yang tidak realistis. Misalnya berharap bisa bertemu peri seperti di film. Maka perlu pendampingan agar mereka paham bahwa ini bagian dari cerita imajinatif, bukan realita,” jelasnya.

Dosen UMS itu juga menyoroti bagaimana film ini mampu mengajarkan pentingnya menjaga privasi, menghargai peran di balik layar, serta membentuk kepekaan emosional anak. “Hal sederhana seperti meminta izin sebelum memegang barang orang lain, atau menghargai pekerjaan di balik layar, itu adalah nilai-nilai yang sangat penting. Film ini berhasil menyampaikannya secara halus dan mengena.”
Terkait perkembangan teknologi dan intensitas penggunaan gadget oleh anak-anak, Junita berharap tontonan seperti Jumbo bisa menjadi alternatif edukatif yang lebih bermakna.
“Kita tidak bisa menghindari gadget, tapi kita bisa memilihkan konten yang tepat. Jumbo ini salah satu yang bisa dijadikan pilihan. Saya berharap akan muncul lebih banyak film anak dalam negeri yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik, baik untuk anak-anak, orang tua, maupun guru,” ujarnya.
Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...
UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...
Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...
Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...
Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...
Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...
Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...
Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...
Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...
Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...
Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...
LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...






