Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Teguhkan Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 7 Agustus 2026 17:36 WIB
Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Teguhkan Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah resmi dibuka di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (7/8/2026). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah resmi dibuka di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (7/8/2026).

Mengusung tema Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan, forum permusyawaratan tertinggi Nasyiatul Aisyiyah ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi gerakan perempuan muda Muhammadiyah dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

Pembukaan Muktamar dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, unsur pemerintah, tokoh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, serta ribuan kader Nasyiatul Aisyiyah dari seluruh Indonesia.

Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah, Monica Subastia, menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Jawa Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan Muktamar. “Kami menyambut dan membuka pintu rumah kami selebar-lebarnya untuk seluruh kader Nasyiatul Aisyiyah se-Indonesia,” ujarnya.

Monica menjelaskan sebanyak 875 peserta resmi mengikuti Muktamar yang berasal dari unsur pimpinan wilayah hingga pimpinan cabang Nasyiatul Aisyiyah. Sementara itu, sekitar 6.700 kader dari berbagai daerah hadir dalam pembukaan Muktamar.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, mengatakan Muktamar bukan sekadar forum memilih kepemimpinan baru, tetapi juga ruang untuk memperkuat komitmen gerakan sekaligus merumuskan arah perjuangan organisasi menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, perempuan muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari transformasi digital, perubahan dinamika keluarga, persoalan kesehatan mental generasi muda, ketidakpastian ekonomi, hingga krisis iklim. “Semua itu menuntut organisasi perempuan muda seperti Nasyiatul Aisyiyah untuk tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mampu membaca zaman, beradaptasi, berinovasi untuk dakwah berkemajuan,” jelasnya.

Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah resmi dibuka di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (7/8/2026).

Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah resmi dibuka di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (7/8/2026). (Humas)

Ariati menegaskan Muktamar juga menjadi ruang refleksi agar setiap langkah organisasi tetap berpijak pada misi menghadirkan kemaslahatan bagi keluarga, umat, bangsa, dan kemanusiaan. “Muktamar adalah ruang untuk meneguhkan kembali niat. Tempat kami mengingat alasan mengapa organisasi ini didirikan,” ucapnya.

Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini, menilai tema Muktamar sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan pelestarian lingkungan, tetapi juga mencakup penguatan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta terwujudnya masyarakat yang adil dan inklusif.

“Pembangunan yang kita lakukan hari ini harus mampu menjamin keberlanjutan lingkungan, memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan masyarakat yang adil, inklusif, dan berkemajuan,” katanya.

Sementara itu, Haedar Nashir mengingatkan agar Muktamar menjadi forum musyawarah yang menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan organisasi. Ia menegaskan tradisi musyawarah merupakan ruh yang harus terus dijaga dalam setiap Muktamar Muhammadiyah maupun organisasi otonom.

“Jadikan forum-forum Muktamar kita sungguh-sungguh untuk wasyawirhum fil amri. Itulah yang menjadi jiwa Muktamar-Muktamar kita yang berjalan baik,” pesannya.

Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah dijadwalkan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dengan agenda laporan pertanggungjawaban kepemimpinan, pembahasan isu strategis organisasi, penyusunan program kerja, serta pemilihan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah periode 2026–2030.

Berita Terbaru

Kajian Ngeteh PCPM Kota Bengawan: Dari Jamaah Merajut Ukhuwah….

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan, Kota Solo, kembali menggelar Kajian Ngeteh: Ngaji Entuk Hikmah dengan mengusung tema “Dari Jamaah Merajut Ukhuwah”, Sabtu...

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...