Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Modernisasi Pesantren Jadi Agenda Strategis PWM Jawa Tengah

Genis, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 10 Mei 2025 17:30 WIB
Modernisasi Pesantren Jadi Agenda Strategis PWM Jawa Tengah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ketua LP2M PWM Jawa Tengah, Muhammad Irzal Fadholi, tampil sebagai pembicara utama. (Humas).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Suasana Seminar Nasional Risalah Islam Berkemajuan di Ruang Seminar Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (10/5/2025), berlangsung dinamis dan sarat gagasan. Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Wilayah Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah yang menyoroti strategi konkret dalam mencetak kader ulama melalui penguatan institusi pesantren.

Ketua LP2M PWM Jawa Tengah, Muhammad Irzal Fadholi, tampil sebagai pembicara utama dengan gagasan-gagasan yang tajam. Ia menekankan perlunya reformasi manajerial dalam sistem pesantren agar lebih terukur dan berorientasi pada hasil.  “Penetapan Sekretaris LPP dan BDN se-Jawa Tengah harus diarahkan pada integrasi KPI dalam setiap kegiatan. Insyaallah akhir Juni kita adakan rapat koordinasi mudir se-Jawa Tengah di Unimus [Universitas Muhammadiyah Semarang] juga,” tegas Irzal.

Irzal menekankan pentingnya etos kerja baru di kalangan pengelola pesantren. “Kita nggak boleh lagi omon-omon, kita harus maksimal. Supaya pesantren kita juga maksimal. SDM-nya harus produktif, harus inovatif, jangan menunggu perintah,” ujarnya. Dalam pemaparannya, Irzal menekankan tiga pilar utama dalam penguatan pesantren. Pilar pertama adalah membangun sumber daya manusia yang tangguh. Pilar kedua adalah sistem. Tak lupa, ia mengajak para mudir dan pengelola LPP-BDN memahami secara utuh tata kelola pesantren.

“Kurikulumnya harus jelas, pengasuhannya harus baik, kegiatan ekstrakurikulernya harus unggul, dan studi lanjutnya harus clear. Empat komponen ini adalah sistem yang harus panjenengan semua bikin,” paparnya.

Sementara pilar ketiga adalah nilai atau value. Irzal mewanti-wanti agar pesantren Muhammadiyah tidak kehilangan roh. Jangan sampai alumni pesantren Muhammadiyah tidak punya nilai. Tidak perhatian terhadap pesantrennya. Padahal kalau pesantren bisa besar, itu karena kontribusi alumninya. Ia kemudian mencontohkan tokoh yang sukses memberikan berkontribusi, seperti Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq.

Lebih lanjut, Irzal menegaskan nilai dasar pesantren Muhammadiyah harus berlandaskan ruhul ikhlas. Jangan pernah pesantren Muhammadiyah punya relasi dengan mencari duit dari santri. Itu haram hukumnya. Pesantren harus sederhana, disiplin, dan berbudi tinggi.   Tanpa kedisiplinan, menurutnya, seluruh kegiatan akan mudah berantakan.

Ia juga mengkritik sikap anti terhadap kelompok lain. “Nggak usah kita ini Muhammadiyah, dia NU, lalu dijauhkan. Ambil nilai positifnya. Pesantren tradisional pun bisa jadi mitra. Kolaborasi ini kekuatan sosial. Jangan jadi sektarian,” serunya.

Pesan penting lainnya yang ditekankan Irzal adalah penguatan intelektualitas dan kemandirian berpikir. Ia menilai bahwa nadzir atau pemimpin pesantren harus berwawasan luas, tidak cukup hanya memahami Tarjih, melainkan mampu menggali berbagai sumber keilmuan.

Independen

Pola pikir kewirausahaan dan sikap independen, kata dia, wajib dimiliki oleh para calon ulama agar tidak tunduk pada tekanan oligarki. “Jadilah ulama yang menyatakan kebenaran, bukan yang membenarkan kenyataan,” tegas Irzal. Dalam konteks pengembangan pesantren, ia menyebut bahwa beasiswa telah disiapkan bagi para santri dan alumni untuk melanjutkan studi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan sistem agar program tersebut berkelanjutan.

Seminar ini juga menghadirkan Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi dan Syariah Bank Indonesia Ita Rulina, yang menggarisbawahi pentingnya membangun kemandirian ekonomi pesantren melalui sinergi strategis dengan lembaga-lembaga keuangan nasional. Dalam paparannya, Ita menekankan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pembinaan moral, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi umat jika dikelola dengan baik.

“Kolaborasi dengan Bank Indonesia sangat krusial untuk menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya di hadapan peserta seminar. Ia menjelaskan Bank Indonesia memiliki berbagai program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren, mulai dari pelatihan literasi keuangan syariah, fasilitasi pembentukan koperasi pesantren, hingga pendampingan usaha mikro dan kewirausahaan santri.

Lebih jauh, Ita menyebut pesantren memiliki keunikan dalam model sosial dan kulturalnya yang bisa menjadi kekuatan ekonomi tersendiri. Dengan pendekatan komunitas yang solid dan jejaring alumni yang luas, pesantren memiliki basis untuk mengembangkan usaha kolektif yang berbasis nilai-nilai keislaman. Pesantren memiliki kekuatan sosial yang tidak dimiliki lembaga lain. Jika ini dikapitalisasi dengan baik melalui kolaborasi multipihak, dampaknya bisa luar biasa.

Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang memperlihatkan antusiasme tinggi dari para peserta. Seminar ini menjadi bukti komitmen kuat PWM Jawa Tengah untuk memperkuat posisi pesantren sebagai basis utama kaderisasi ulama yang unggul, terbuka, dan berintegritas.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Sabet Gold Award di Malaysia dengan Nanospray Luka Diabetes

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prestasi internasional kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional...

Mahasiswa UMS Tawarkan Terapi Hortikultura bagi Komunitas Disabilitas Boyolali 

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali rangkaian program pengabdian melalui kegiatan Sapa Mitra 1...

UMS Dorong 490 Penerima Beasiswa Kader Jadi Pemimpin Masa Depan Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) menggelar kegiatan Silaturahmi, Pendampingan, dan Koordinasi Penerima Beasiswa Kader UMS,...

Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...

Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...

Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...

Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...