
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Presiden Prabowo Subianto memanggil beberapa pejabat Kejaksaan Agung, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ke Istana Negara.
Dilansir keterangan resmi Biro Pers Istana, Senin (13/1/2025), pertemuan yang berlangsung tertutup itu juga dihadiri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, dan Plt Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.
Menurut Ketua Komisi Yudisial (KY) RI periode 2016-2018, Prof. Aidul Fitriciada Azhari, pertemuan tersebut merupakan langkah menegaskan komitmen Prabowo dalam upaya koordinasi dan penegakan hukum serta bagian dari upaya sekaligus untuk memperkuat politik hukum dari pemerintah dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
“Pertemuan itu saya kira langkah tegas komitmen dari Presiden dalam upaya langkah koordinasi dan penegakan hukum, sekaligus memperkuat politik hukum dari pemerintah dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujarnya, Senin.
Politik Hukum
Dia mengatakan Kejaksaan Agung yang ada di bawah Presiden perlu menunjukkan politik hukum terkait pemberantasan korupsi di Indonesia. Aidul juga menyampaikan pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh Jaksa Agung relatif lebih berhasil dibandingkan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Misal pada tahun 2021 sampai 2023 Jaksa Agung sudah menyelamatkan aset dan memulihkan kerugian Negara melalui jalur Perda sebesar 11 Triliun lebih, kemudian untuk memulihkan kerugian negara melalui jalur Perdata sebesar 52 Triliun dan untuk menyelamatkan aset barang rampasan dan barang ciptaan sebesar 5 Triliun,” imbuh Guru Besar Ilmu Hukum UMS tersebut.
Aidul menambahkan pemerintah sudah memiliki instrumen yang lengkap dalam pemberantasan korupsi, seperti undang-undang, lembaga peradilan, serta aparatur mandiri seperti KPK dan PPATK yang tidak dimiliki oleh semua negara. Namun menurutnya, masalah utama terletak pada mentalitas dan budaya hukum yang belum berkembang dengan baik.
“Meskipun dari segi substansi dan aparatur hukum Indonesia sudah maju, perilaku hukum yang buruk, seperti korupsi yang dilakukan oleh hakim, polisi, jaksa, dan pejabat, menunjukkan hilangnya teladan dalam penegakan hukum. Hal ini menyebabkan hukum di Indonesia cenderung menurun dan mengalami kemerosotan,” paparnya.

Fakultas Hukum UMS. (Humas)
Aidul menilai korupsi di Indonesia sudah sistemik mulai dari hulu sampai hilir. Indonesia juga dianggap belum memiliki Role Model dalam pemberantasan korupsi, “Penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran hukum justru dilakukan oleh aparatur itu sendiri,” ujarnya.
Ia mengungkapkan pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan oleh satu instansi saja melainkan perlunya sinergitas antar lembaga tidak hanya dalam penegakan melainkan juga dalam pencegahan. Menurutnya, Indonesia memiliki krisis keteladanan dalam pemberantasan korupsi.
Hal itu tidak hanya terjadi di sektor-sektor tertentu, misal pengelolaan dana desa yang mencapai Rp1 miliar, yang sering disalahgunakan oleh aparat desa.“Korupsi di Indonesia sudah menjadi masalah sistemik yang perlu diberantas, pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan oleh satu instansi saja,” ujarnya.
Aidul menilai perlu sinergi antara berbagai lembaga baik Kejaksaan Agung, PPATK, dan KPK. “Dalam pemberantasan korupsi bukan hanya dalam penindakan penegakan hukum tetapi juga melalui pencegahan awal, perbaikan sistem, reformasi birokrasi, serta peningkatan kesadaran hukum.”
Tiba-tiba Ingat Seseorang, Benarkah Dia Juga Memikirkan Kita?
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul di hadapan kita? Sebagian orang menganggap pengalaman itu sebagai tanda...
Grup Band Mess in Balance Tuntaskan “Sacred of Ignin Tour” di Lima Kota
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Band rock asal Kota Solo, Mess in Balance (MIB), telah menuntaskan rangkaian tur bertajuk “Sacred of Ignis Tour” di lima kota, yakni Jakarta, Depok,...
Mahasiswa dan Alumni UMS Bersatu Membangun Kepedulian melalui Organisasi Al-Barokah
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa dan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam organisasi Al-Barokah mengadakan kegiatan sosial di Panti Disabilitas Anugrah, Kepoh RT 05/06, Desa Tohudan,...
Wayang dari Sak Semen Jadi Media Edukasi Lingkungan di Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah untuk mencegah kerusakan lingkungan melalui media wayang berbahan...
Prof. Aidul Fitriciada Azhari Jelaskan Putusan MK tentang Ijazah Gibran
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pakar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjelaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara syarat pendidikan dan dokumen...
Kekeringan di Ngasinan, MIM 01 Manyaran Kirim Tangki Air Bersih
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, menyalurkan bantuan dua tangki air bersih kepada warga Dusun Ngasinan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Rabu (7/10/2026). Bantuan...
Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Salurkan 12 Tangki Air ke Boyolali
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- RS PKU Muhammadiyah Surakarta bersama Lazismu KL RS PKU Muhammadiyah Surakarta, PDAM Surakarta, dan sejumlah pihak menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak...
Umrah ke Tanah Suci, Dwi Jatmiko Bawa Pengalaman Spiritual
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Menunaikan ibadah umrah menjadi pengalaman spiritual sekaligus pembelajaran mendalam bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab, Dwi Jatmiko. Dai Champions Standardisasi...
KBIH Al Kautsar Muhammadiyah Kelas Klego Gelar Manasik Haji Bagi 101 Calon Jemaah
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Kautsar Muhammadiyah Kabupaten Boyolali sukses menggelar praktik manasik haji mandiri untuk kelas Klego, Ahad (4/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan...
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tekankan Bahaya Bullying pada Acara MES Surakarta & Asbisindo Goes to School
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta turut ambil bagian dalam memeriahkan agenda Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta dan Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Goes to School...
Dari Solo ke Forum Asia Pasifik, Mahasiswa UMS Angkat Isu Sampah Pangan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Isu pengurangan food loss and food waste tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga beririsan dengan keadilan pangan, perubahan iklim, dan kebijakan publik....






