
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Flora Ramona Sigit Prakoeswa, memberikan tanggapannya terkait ‘Brain Rot’ yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan.
Dekan FK UMS itu membahas makna dari Brain Rot (kerusakan otak) atau istilah medisnya merujuk pada Cerebral Necrosis, adalah kondisi serius di mana jaringan otak mengalami kerusakan. Penyebabnya bisa bervariasi, mulai dari infeksi, penyakit neurodegeneratif, trauma berat pada kepala, dan kecanduan gadget.
“Mudahnya, brain rot adalah kondisi kerusakan otak akibat paparan berlebihan terhadap gadget. Ini biasanya merujuk pada penurunan fungsi kognitif, seperti kesulitan berkonsentrasi, gangguan ingatan, dan penurunan kemampuan berpikir kritis, yang terjadi karena terlalu lama menggunakan perangkat digital tanpa jeda,” ungkapnya saat ditemui di Ruang Dekan FK UMS Kampus IV Rabu, (18/12/2024).
Gejala penyakit ini, lanjutnya, bisa bermacam-macam tergantung pada area otak yang terdampak. Namun, secara umum, bisa meliputi: (1) Gangguan memori atau kebingungan yang progresif, (2) Kejang atau kehilangan kesadaran, (3) Perubahan perilaku atau suasana hati yang drastis, (4) Gangguan fungsi motorik, seperti kesulitan berjalan atau bergerak, dan (5) Dalam kasus berat, koma bisa terjadi.
Pemeriksaan Klinis
Diagnosis Brain Rot biasanya memerlukan kombinasi pendekatan, seperti: (1) Pemeriksaan klinis: dokter akan mengevaluasi gejala dan riwayat kesehatan pasien, (2) Pencitraan otak: seperti CT scan atau MRI, untuk melihat apakah ada kerusakan jaringan otak, (3) Tes laboratorium: darah atau cairan serebrospinal diambil untuk mendeteksi infeksi atau penyebab lain, dan (4) Biopsi otak: dilakukan pada kasus tertentu untuk memastikan diagnosis.
Flora menjelaskan beberapa langkah yang bisa diambil untuk mencegah Brain Rot seperti Batasi waktu layar: Maksimal 1–2 jam sehari untuk anak-anak, dan usahakan ada jeda setiap 30–60 menit penggunaan gadget, gunakan gadget dengan tujuan: Hindari penggunaan gadget hanya untuk membuang waktu.
Selain itu promosikan aktivitas fisik: Berikan waktu untuk bermain di luar ruangan atau melakukan aktivitas lain tanpa gadget, serta kurangi paparan cahaya biru: Gunakan night mode atau kacamata anti-blue light, terutama di malam hari. Terakhir, meningkatkan interaksi langsung: Dorong anak-anak dan remaja untuk lebih sering berkomunikasi dan bersosialisasi secara tatap muka.
“Pengobatannya tergantung pada penyebabnya: Jika disebabkan oleh infeksi, antibiotik atau antivirus akan diberikan. Kemudian untuk kasus autoimun, steroid atau imunoterapi mungkin dibutuhkan dan jika ada trauma atau tekanan di otak, pembedahan mungkin diperlukan,” tegasnya.
Sulit Dipulihkan Total
Menurutnya, penting untuk diingat bahwa kerusakan otak yang sudah terjadi sering kali tidak bisa dipulihkan sepenuhnya. Oleh karena itu, fokus pengobatan biasanya adalah memperlambat perkembangan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
“Untuk orang yang sudah kecanduan, diperlukan pendekatan yang lebih terstruktur, seperti: (1) Detoksifikasi digital: Mengurangi secara bertahap penggunaan gadget dan menggantinya dengan aktivitas produktif, (2) Konseling psikologis: terutama jika sudah muncul gejala seperti kecemasan atau depresi, (3) Terapi perilaku kognitif (CBT): untuk membantu mengatasi pola pikir dan perilaku yang mendukung kecanduan gadget, (4) Dukungan keluarga: keluarga perlu terlibat aktif dalam membantu seseorang mengelola waktu layar mereka,” paparnya.
Flora menegaskan masyarakat perlu tahu pentingnya menjaga kesehatan otak, mulai dari gaya hidup sehat hingga mengenali gejala awal gangguan neurologis. Selain itu, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter jika ada gejala mencurigakan. “Semakin dini diketahui, semakin baik peluang pengobatannya. Ingat, menjaga otak tetap sehat adalah investasi untuk masa depan kita,” pungkasnya.
MPAI UMS Perluas Jangkauan Akademik, Terima Mahasiswa Asing
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima 46 mahasiswa pada semester ini. Mereka berasal dari berbagai wilayah Indonesia,...
Perkuat Pembelajaran Al-Qur’an, UMS Latih Guru di Bangkok
BANGKOK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Bangkok menggelar Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) melalui pelatihan bagi guru Al-Qur’an...
Milad ke-68 FKIP UMS, Wayang Srikandi Krida Tanamkan Nilai Pendidikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperingati milad ke-68 melalui pentas wayang kulit bertajuk Srikandi Krida, Jumat (18/9/2026). Pertunjukan...
Geografi UMS Kembangkan Green and Smart Laboratory, Perkuat Riset Berbasis AI
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat riset, pembelajaran berbasis teknologi, dan pengembangan laboratorium untuk meningkatkan daya saing akademik. Strategi tersebut menjadi bagian...
Fakultas Farmasi UMS Kenalkan Bahan Alam untuk Mendukung Kesehatan Lambung
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi penggunaan obat antinyeri secara aman dan rasional kepada masyarakat di Tipes, Serengan, Solo. Kegiatan pengabdian...
BenerinAja, Inovasi Mahasiswa UMS yang Permudah Layanan Servis Elektronik
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Berawal dari kebutuhan masyarakat terhadap layanan reparasi elektronik yang mudah diakses dan terpercaya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan BenerinAja. Platform digital yang...
Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...
UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...
Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...
Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...
Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...
Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...






