Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

HMP PAI UMS Sukses Selenggarakan Tablig Akbar Menggugah Makna Ibadah

Tammam Sholahudin, Editor: Sholahuddin
Jumat, 15 November 2024 14:05 WIB
HMP PAI UMS Sukses Selenggarakan Tablig Akbar Menggugah Makna Ibadah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tablig Akbar "Ketika Ibadahku Terasa Hambar" di Auditorium M. Djazman Al Kindi UMS, Minggu (10/11/2024). (Istimewa).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tablig akbar bertajuk “Ketika Ibadahku Menjadi Hambar” sukses digelar di Auditorium Mohammad Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (10/11/2024), dari pagi hingga zuhur.  Acara ini diselenggarakan oleh Bidang Pengembangan Intelektual dan Keislaman Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) Fakultas Agama Islam UMS 2024.

Mengusung tema tentang makna ibadah, acara yang dihadiri hampir 300 peserta ini bertujuan untuk mengajak peserta menggali kembali esensi spiritual ibadah, terutama ketika ibadah terasa menjadi rutinitas yang kehilangan jiwa dan makna.  Acara ini menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pandangan unik mengenai spiritualitas dalam Islam, yaitu Ahmad Dzaky Mubarok (Influencer), Dr. Hamdan Maghribi (Akademisi Perspektif Tasawuf), dan Dr. Hakimuddin Salim (Akademisi Perspektif Tarbawi). Setiap pembicara diberikan waktu 20 menit untuk menyampaikan materi, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow interaktif bersama moderator Tammam Sholahudin.

Acara inti dibuka oleh Tammam Sholahudin yang memaparkan fenomena “paradoks  religiositas” di Indonesia. “Indonesia adalah negara yang sangat religius, tapi angka kejahatan sosial masih tinggi. Paradoks ini menunjukkan ada hal mendasar yang perlu kita perbaiki dalam kehidupan beragama kita,” ujarnya, mengundang audiens untuk refleksi.

Pembicara pertama, Ahmad Dzaky Mubarok, seorang influencer muslim, mengajak audiens untuk mengembalikan niat ibadah pada tujuan yang sebenarnya. Ia mengingatkan, kecintaan berlebihan pada hal-hal duniawi dapat menjadi sumber kekecewaan. “Ketika cinta kita berlabuh pada yang sementara, pasti kecewa akan menyertai. Sementara itu, cinta yang sejati adalah cinta kepada Allah, yang tidak akan pernah mengecewakan,” ucapnya. Ia mendorong agar niat ibadah difokuskan untuk mencapai keridaan Allah, bukan sekadar memperoleh pengakuan dari lingkungan sosial atau dunia maya.

Menghayati Setiap Ibadah

Pembicara kedua, Hamdan Maghribi, seorang akademisi di bidang tasawuf, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan amal. “Ilmu ‘amaliyyah, amal ‘ilmiyyah,” katanya. Hal ini mengajarkan bahwa ilmu harus dijalankan dalam amal, sementara amal harus memiliki dasar ilmu. Menurutnya, konsep tasawuf adalah membangun kedekatan dengan Allah dengan mengamalkan ilmu secara benar dan penuh keikhlasan. Di akhir sesinya, Hamdan menyampaikan kalimat refleksi yang menyentuh hati, “Ya Allah, aku malu; sujudku seringkali terburu-buru, Tapi nikmat-Mu masih saja beribu-ribu.”

Hakimuddin Salim, sebagai pembicara ketiga, membahas urgensi memaknai dan menghayati setiap ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa ibadah bukan hanya kewajiban ritual, melainkan jalan untuk memperbaiki diri. “Ibadah seharusnya menjadi pertemuan dengan Allah yang menghadirkan perubahan. Ketika kita memahami dan meresapi maknanya, ibadah tidak lagi menjadi rutinitas yang kosong,” tegasnya. Menurut Hakimuddin, pendidikan tarbawi memiliki peran sentral dalam membentuk karakter yang istiqamah dalam beribadah.

Setelah ketiga sesi presentasi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi talkshow interaktif yang dipandu oleh Tammam Sholahudin. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada ketiga narasumber. Suasana menjadi semakin hangat ketika audiens menyampaikan pertanyaan-pertanyaan reflektif mengenai tantangan dalam menjaga keikhlasan dan ketulusan dalam beribadah.

Tablig akbar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta untuk lebih memahami, memaknai, dan menjaga kesungguhan dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Salah satu peserta mengungkapkan, “Acara ini benar-benar mengajarkan kami untuk merenungkan kembali kualitas ibadah kami, agar benar-benar menjadi jalan untuk mendekatkan diri pada Allah.”

Share:

Berita Terbaru

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...

Enam Tim P2MW Didanai, UMS Catat Prestasi Nasional di Belmawa 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat capaian membanggakan pada program pendanaan Belmawa 2026. UMS menempati peringkat pertama nasional Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)...

FK UMS dan Wamenkes RI Bahas Percepatan Eliminasi Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menghadiri diskusi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia II Benjamin...

UMS Prioritaskan Distribusi Daging Kurban untuk Pegawai Outsourcing

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 UMS, Kamis (28/5/2026). Kegiatan tersebut...

FEB UMS Jajaki Kolaborasi Akademik dengan Nagoya University Jepang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama internasional dengan Nagoya University, Jepang, melalui kunjungan akademik sebagai upaya...

Rakernas IV IKA UMS Perkuat Jejaring Alumni di Seluruh Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (IKA UMS) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) UMS menggelar rangkaian agenda tahunan...