Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Olah Limbah Ampas Teh, Tim BaraTea UMS Juara 3 Green-Entrepreneurship Dunia

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 8 November 2024 14:38 WIB
Olah Limbah Ampas Teh, Tim BaraTea UMS Juara 3 Green-Entrepreneurship Dunia
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim BaraTea Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mengusung inovasi Briket Arang Premium dari Limbah Ampas Teh, meraih juara 3 dalam ajang Lomba Green Entrepreneurship Competition kategori Internasional. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tim BaraTea Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mengusung inovasi Briket Arang Premium dari Limbah Ampas Teh, meraih juara 3 dalam ajang Lomba Green Entrepreneurship Competition kategori Internasional.

Lomba tersebut diselenggarakan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII di Universitas Kristen Petra Surabaya. Dalam kompetisi yang diikuti 417 peserta dari empat negara, yaitu Indonesia, China, Filipina, dan Vietnam, Tim BaraTea UMS menunjukkan limbah ampas teh dapat diubah menjadi solusi ramah lingkungan yang sekaligus mendukung ekonomi sirkular.

Tim BaraTea, yang terdiri dari Hana Rafiah sebagai Ketua Tim, Cavella Noor Putri Anisa, Ayunda Mustikaning Astuti, Elduardo Octavio Rasyid, dan Wida Tri Prasetyo sebagai anggota, berhasil menembus babak final setelah melalui seleksi ketat dari 27 tim yang bersaing.

Merasa Haru

Setelah mempresentasikan proposal inovasi pada 30 Oktober 2024, Tim BaraTea UMS akhirnya diumumkan sebagai juara 3 pada hari Rabu, (6/11/2024) di Universitas Kristen Petra Surabaya. Salah satu anggota tim, Cavella Noor Putri Anisa mengungkapkan perasaan harunya setelah tim mereka berhasil meraih prestasi di ajang internasional ini.

“Jujur saya merasa senang dan terharu. Kami bisa bersaing dengan mahasiswa dari berbagai universitas, baik negeri maupun swasta, dari luar negeri. Di tengah padatnya aktivitas dan tugas skripsi, kami berhasil menyelesaikan lomba internasional ini dan membawa bendera Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ini kebanggaan tersendiri bagi kami,” ungkap Cavella pada Jumat, (8/11/2024).

Pencapaian ini, lanjutnya, merupakan langkah awal bagi BaraTea untuk terus berkembang. Tim ini berencana terus mengembangkan produk mereka dan mencari mitra untuk memproduksi briket secara lebih luas. Mereka juga berharap Baratea dapat diterima lebih banyak masyarakat sebagai alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.

Tim BaraTea Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mengusung inovasi Briket Arang Premium dari Limbah Ampas Teh, meraih juara 3 dalam ajang Lomba Green Entrepreneurship Competition kategori Internasional.

Tim BaraTea Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mengusung inovasi Briket Arang Premium dari Limbah Ampas Teh, meraih juara 3 dalam ajang Lomba Green Entrepreneurship Competition kategori Internasional. (Humas)

Inovasi dari Tim BaraTea mengingatkan bahwa solusi lingkungan tidak selalu harus mahal atau rumit. Dengan kreativitas dan semangat wirausaha, bahan yang dianggap sampah sekalipun bisa menjadi sumber daya yang bernilai tinggi. Kini, BaraTea membuktikan perubahan kecil dapat memberikan dampak.

“BaraTea bukan hanya tentang memenangkan lomba, tetapi juga tentang menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi. Kami berharap inovasi ini bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk melihat potensi besar dalam limbah yang sering kali diabaikan,” ungkap Dosen Pembimbing Tim, Nuqthy Faiziyah.

BaraTea menawarkan solusi inovatif dengan mengolah limbah ampas teh, yang biasanya dibuang begitu saja, menjadi briket arang premium. Produk ini tidak hanya mengurangi penumpukan limbah, tetapi juga memberikan alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Briket ini, yang diproduksi dengan proses mudah dan harga terjangkau, menawarkan berbagai keunggulan, seperti daya tahan yang lebih lama dan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi dibandingkan briket arang konvensional,” paparnya.

Lebih dari sekadar produk ramah lingkungan, BaraTea memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi sirkular dan meningkatkan perekonomian lokal. Dengan biaya produksi yang rendah, Baratea dapat diproduksi oleh industri kecil dan menengah (IKM), membuka peluang usaha baru, serta menciptakan lapangan kerja. “Selain itu, penggunaan Baratea dapat mengurangi emisi karbon dan mendukung upaya penghematan energi di masyarakat,” pungkasnya.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...

Enam Tim P2MW Didanai, UMS Catat Prestasi Nasional di Belmawa 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat capaian membanggakan pada program pendanaan Belmawa 2026. UMS menempati peringkat pertama nasional Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)...

FK UMS dan Wamenkes RI Bahas Percepatan Eliminasi Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menghadiri diskusi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia II Benjamin...

UMS Prioritaskan Distribusi Daging Kurban untuk Pegawai Outsourcing

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 UMS, Kamis (28/5/2026). Kegiatan tersebut...

FEB UMS Jajaki Kolaborasi Akademik dengan Nagoya University Jepang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama internasional dengan Nagoya University, Jepang, melalui kunjungan akademik sebagai upaya...

Rakernas IV IKA UMS Perkuat Jejaring Alumni di Seluruh Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (IKA UMS) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) UMS menggelar rangkaian agenda tahunan...