
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) menggelar Pelatihan Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau (BGH) Ordo Bangunan Gedung, bagi para dosen, Senin-Jumat (4-8/11/2024).
Kegiatan itu untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam bidang arsitektur hijau atau green building. Tim Task Force Pelatihan, Indrawati, menjelaskan pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dosen dalam hal bangunan hijau.
“Dalam visi misi Prodi Arsitektur UMS, kami ingin mengedepankan arsitektur Islam yang berkelanjutan. Untuk mewujudkannya, seluruh dosen perlu dibekali pengetahuan tentang green building agar dapat diaplikasikan dalam perkuliahan, baik di jenjang S1 maupun program Pascasarjana,” ujarnya Kamis, Kamis (7/11/2024).
Pelatihan ini bekerja sama dengan AP Building, di mana AP Building juga menghadirkan trainer berpengalaman yaitu Rana Yusuf Nasir, yang merupakan founder dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Indrawati yang juga tersertifikasi sebagai ahli bangunan hijau dari Kementerian Pekerjaan Umum menjelaskan kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para dosen agar siap memberikan pengajaran berbasis arsitektur hijau.
Selain sertifikasi substansi materi, sertifikasi dari BNSP masih menjadi target berikutnya untuk menambah keahlian jasa konstruksi bagi para dosen. “Sertifikat dari LSP akan menjadi langkah awal, namun ada satu tahap lagi yang perlu dilalui agar para dosen dapat tersertifikasi secara penuh oleh BNSP,” ungkapnya.
Arsitektur Berkelanjutan
Dosen Arsitektur UMS itu berharap pelatihan itu membuat semua dosen memahami konsep green building, sehingga dapat diterapkan dalam pengajaran dan menyumbang pada pengembangan arsitektur berkelanjutan di UMS.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata Prodi Arsitektur UMS dalam merespons isu pembangunan berkelanjutan dan memperkuat komitmen untuk mendukung terciptanya arsitektur Islam yang ramah lingkungan dan berdaya saing global,” ujar Indrawati.
Sekretaris Prodi Arsitektur UMS, Fadhilla Tri Nugrahaini, mengungkapkan acara ini juga salah satu kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PPKM) 2024 dari pengembangan staff. Menurut Rana Yusuf Nasir, selaku Founder AP dan Board of Expert MASKEII, pelatihan ini bertujuan membekali dosen-dosen UMS dengan kompetensi dalam bidang BGH.
“UMS memiliki rencana besar untuk meningkatkan kompetensi akademisi dalam penerapan bangunan gedung hijau. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengantar, regulasi pemerintah, hingga aspek-aspek seperti energi, air, material, dan pengelolaan sampah,” jelasnya.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) menggelar Pelatihan Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau (BGH) Ordo Bangunan Gedung, bagi para dosen, Senin-Jumat (4-8/11/2024). (Humas)
Rana menekankan pentingnya sertifikasi yang sesuai dengan peraturan pemerintah, khususnya dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 21 Tahun 2021, yang mengharuskan bangunan negara tertentu memiliki sertifikat BGH.
“Jenis bangunan, seperti kantor dengan luas di atas 50.000 m² atau sekolah dengan luas di atas 10.000 m², diwajibkan memiliki sertifikasi ini. Ini yang menjadi alasan UMS mengadakan pelatihan bagi dosen-dosennya,” tambahnya.
Di samping untuk memenuhi regulasi, pelatihan ini juga merupakan bagian dari komitmen Indonesia pada dunia internasional, khususnya dalam upaya penurunan emisi karbon sebesar 30% pada tahun 2030 sesuai dengan program NDC (Nationally Determined Contributions).
Rana mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta pelatihan. “Saya sangat bangga dengan spirit dan passion yang luar biasa dari peserta pelatihan ini. Hal ini terlihat dari kehadiran yang penuh dan kualitas pertanyaan yang sangat mendalam. UMS benar-benar menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan visi arsitektur Islam yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Rana mendorong UMS untuk terlibat dalam kompetisi internasional, seperti lomba desain berkelanjutan yang diselenggarakan oleh ASHRAE (American Society for Heating, Refrigeration and Air Conditioning Engineers).
Dia berharap UMS dapat bersaing dan membawa nama baik Indonesia di kancah internasional, mengingat potensi besar yang dimiliki universitas ini dalam bidang keberlanjutan. Dengan pelatihan ini, UMS membuktikan langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas akademik, memperkuat posisinya sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia.
Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...
Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...
Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...
Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...
OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...
Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...
Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...
Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...
Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...
Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....
Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...





