
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Lahir dan besar di Desa Ponre Waru, Kecamatan Wolo, Sulawesi Tenggara, Fajry Annur dikenal sebagai sosok perempuan inspiratif yang aktif dalam pergerakan Muhammadiyah. Sebagai mahasiswa, aktivis, dan penulis, Fajry telah meraih sejumlah prestasi.
Dia menjadi aktivis di organisasi kaum muda, khususnya di Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) dan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM). Selain berprestasi secara akademik dengan mendapatkan Beasiswa Kyai Haji Ahmad Dahlan (BKAD), Fajry juga merupakan penulis produktif yang kerap menyoroti isu-isu terkini sebagai ungkapan kegelisahan dirinya.
Fajry menempuh pendidikan di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Beasiswa Kyai Haji Ahmad Dahlan (BKAD) yang diterimanya menjadi sebuah pencapaian yang sangat berarti. “Awalnya, aku dari SD sampai SMA itu di desa dan merasa terkurung terus. Waktu itu, guruku dari Sobron UMS mengabdi di sekolahku dan bercerita tentang UMS dan beasiswa. Aku merasa tertarik dan mencoba, alhamdulillah langsung diterima. Nah, dari situ jadi alasan kuat untuk aku terus berkontribusi bagi banyak orang,” ungkap Fajry, Jumat (1/11/2024), saat ditemui kontributor Muhammadiyahsolo.com, di Kafe Bumi Tentrem, Gonilan, Kartasura.
Fajry telah beberapa kali menorehkan prestasi di tingkat universitas maupun nasional dalam kompetisi penulisan. Dengan kemampuan menulis yang tajam dan wawasan yang luas, Fajry meraih penghargaan dalam berbagai lomba puisi dan karya tulis ilmiah, termasuk Juara I Lomba Puisi Nasional di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja dan Juara I dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an golongan putri dalam Lomba MTQ ke-47 Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Karya-karya Fajry kerap kali mengangkat isu-isu sosial, pendidikan, dan perempuan. Ia juga aktif menulis opini yang dimuat di berbagai media, termasuk di Solopos dan Koran Pabelan. Melalui opini-opini tersebut, Fajry berharap keresahan yang ia tulis dapat tersampaikan ke publik.
Fajry mengungkapkan motivasinya dalam menulis, yang berakar dari keresahan yang ia rasakan terhadap lingkungan dan orang-orang di sekitarnya. “Aku percaya bahwa setiap penulis harus memiliki keresahan, entah dari lingkungan sekitarku atau orang-orang yang berdiskusi sama aku. Hal ini bisa datang dari berbagai isu; aku biasanya mengangkat isu lingkungan, pendidikan, atau hak perempuan. Salah satu isu yang membuat saya sangat resah adalah tentang marketplace guru, di mana banyak guru harus bersaing di platform online yang tidak selalu memberikan keadilan bagi mereka,” ujarnya.
Permasalahan Pendidik
Fajry menjelaskan bahwa keresahan ini mendorongnya untuk menulis artikel yang ia kirim ke Solopos, dengan harapan bisa mengangkat suara dan pandangan mengenai permasalahan yang dihadapi oleh para pendidik. “Dengan menulis, aku merasa bisa berkontribusi untuk menyebarluaskan isu-isu penting dan berharap bisa mendorong perubahan yang lebih baik di masa depan,” tambahnya dengan semangat. Selain aktif menulis esai, puisi, dan karya ilmiah, Fajry Annur juga telah melahirkan sebuah novel berjudul Kamu dan Perayaan Kemenangan yang diterbitkan ber-ISBN. Novel ini merupakan karya pertamanya dalam genre fiksi.

Fajry Annur (tengah) saat jadi narasumber pelatihan. (Istimewa).
Selain menulis, Fajry merupakan sosok yang aktif dalam organisasi Muhammadiyah, terutama di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di tingkat Pimpinan Pusat (PP) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di tingkat Cabang Solo. Motivasi utamanya dalam berorganisasi berasal dari Surat Muhammad ayat 7, yang berbunyi, “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” Bagi Fajry, ayat ini mengingatkan, setiap usaha untuk menolong dan berkontribusi kepada orang lain adalah bentuk pengabdian kepada Allah. Dirinya merasa tergerak berpartisipasi dalam organisasi karena sejak kecil sudah belajar berorganisasi, apalagi dalam lingkup Muhammadiyah di sekolah. “Bahkan, dulu aku sering dikucilkan karena rela membagi waktu dengan kegiatan organisasi. Maka, sekarang aku buktikan lewat organisasi ini bahwa aku bisa membantu orang lain dan berkontribusi di lingkungan sekitar yang akan mendapatkan dukungan dan berkah dari Allah,” ungkap Fajry. Dengan semangat ini, ia bertekad untuk terus aktif dalam kegiatan organisasi dan menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi.
Fajry Annur membuktikan, seorang perempuan dari desa kecil di Sulawesi Tenggara mampu menjadi sosok inspiratif yang menebarkan pengaruh positif. Melalui Beasiswa Kyai Haji Ahmad Dahlan, prestasinya di bidang akademik, dan dedikasinya dalam menulis. Dalam akhir wawancara, Fajry menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk tidak bersikap egois, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. “Kita jangan egois kepada orang lain dan diri sendiri. Ketika kita egois dengan diri sendiri, kita mengabaikan potensi yang sebenarnya kita miliki; kita memilih untuk bermalas-malasan alih-alih mengembangkannya. Sebaliknya, jika kita egois terhadap orang lain, kita akan kehilangan rasa kepedulian terhadap uluran tangan yang datang kepada kita, dan kita tidak akan peduli dengan lingkungan sekitar,” ungkap Fajry dengan penuh keyakinan.
Mengenal Daffa Satria Nugraha, Mahasiswa Berprestasi dari Teknik Elektro UMS
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Daffa Satria Nugraha, menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa dapat berjalan melalui beragam...
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Raih Penghargaan Perhumasri Award 2026
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta meraih penghargaan tingkat nasional The Best Hospital Public Relation Program (Pemenang Kesatu Program Kehumasan Rumah Sakit Terbaik) dalam ajang PERHUMASRI...
Calista Atha Yumna Raih Dua Penghargaan Internasional pada Inovasi Digital Kesehatan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons penanganan yang cepat dan tepat. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama dapat menjadi bekal penting sebelum tenaga...
Guru Besar UMS Bahas AI dalam Forensik di Konferensi Uzbekistan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjadi pembicara dalam konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian Kehakiman Republik...
Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jody Julian Putra Caesar, meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam Future Leader...
Jody Julian Putra Caesar Kembali Raih Prestasi Tingkat Nasional
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Jody Julian Putra Caesar, mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Jody dinobatkan...
Haedar Nashir Kenang Pengabdian Prof. Chamamah Soeratno
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan duka cita atas wafatnya Prof. Chamamah Soeratno, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah periode 2000–2005...
Dari Soloraya ke AS, Alumni UMS Ini Buktikan Perempuan Muhammadiyah Bisa Memimpin
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini tak pernah benar-benar usai. Ia hidup dalam denyut gerakan perempuan masa kini, salah satunya tercermin dalam sosok Ninin Karlina, alumni...
Faeyza Bayanaka Kusuma, Ungkap Rahasia Raih Seabrek Prestasi
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah. Faeyza Bayanaka Kusuma, siswa kelas III, menunjukkan konsistensi gemilang dalam prestasi bidang akademik maupun...
Mengenal Nur Subekti, Pelatih PON yang Berdedikasi di Kampus UMS
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konsistensi, disiplin, dan keberanian dalam mengambil keputusan besar menjadi benang merah perjalanan hidup Nur Subekti. Sosok kader Muhammadiyah ini menapaki jalan panjang dari arena...
Alumnus UMS Asri Hartanti Buktikan Bahasa Inggris Bisa Dipelajari dari Aktivitas Harian
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan kisah inspiratif alumninya melalui program UMS Talk Podcast. Kali ini, podcast menghadirkan Asri Hartanti, alumnus Pendidikan Bahasa Inggris...
Ketua IPM Solo Lempar Analisis Fiskal di Future Leader Camp Kemendiktisaintek
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM– Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keaktifan mahasiswanya di kancah nasional. Jody Julian Putra Caesar, mahasiswa dari Fakultas Hukum dan...






