
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Menikah merupakan salah satu kewajiban seorang umat Islam guna menyempurnakan ibadahnya. Dalam Islam, menikah tentu saja tidak hanya soal menjalin hubungan percintaan dan menggelar pesta. Banyak hal yang harus dipersiapkan secara matang, baik dari segi ekonomi, fisik, dan mental.
Jodoh tak sekadar masalah pantas atau tidak. Sebenarnya jodoh tak selalu Allah berikan di dunia. Bisa jadi orang-orang yang sudah memantaskan diri untuk mengejar rida Allah, Allah takdirkan jodohnya di surga. Muslim yang baik akan terus berikhtiar memantaskan diri sesuai dengan standar Allah dan bersiap menerima takdir terbaik dari Allah. Ketika sudah berikhtiar memantaskan diri, tidak membuatnya suuzan kepada Allah ketika jodoh itu belum juga datang.
Demikian salah satu kesimpulan Seminar Keilmuan Islamic Fest dengan tema “Persiapan Pernikahan dalam Islam dengan Fokus Melalui Peran Masjid” di Masjid K.H. Mas Manshur Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kamis (26/9/2024). Acara diselenggarakan oleh Pejuang Masjid Mahasiswa UMS. Acara mendapatkan atensi oleh peserta yang hadir.
Ustazah Laila Setyawati Arifin hadir sebagai pembicara pada seminar keilmuan. Dia menyampaikan tema “Membangun Keluarga Islami Persiapan Pra Nikah”. Ustazah Laila Setyawati Arifin membahas tentang standar apa yang harus dipersiapkan sebelum menikah baik dari pihak lelaki maupun perempuan. Ustazah Laila memaparkan tentang kesiapan yang diperlukan untuk melangsungkan pernikahan secara islami.
Laila menyebutkan, “Usia tua maupun muda jika sudah bertemu dengan jodohnya, maka tidak ada hal yang tidak mungkin.” Hal penting sebelum nikah, menurut dia, adalah perlunya ada ada persiapan fisik, psikologis, ekonomi, intelektual, spiritual, dan kehidupan dalam bermasyarakat.
“Nanti, jika sudah keluar dari forum ini diharapkan untuk bisa menyiapkan ide untuk masa mendatang, serta menyiapkan visi dan misi membentuk anak-anak saleh dan salehah,” pesan Ustadzah Laila Setyawati. Ustazah Laila juga menceritakan tentang bagaimana awal mula bertemu dengan sang suaminya. Ternyata kisah ustadzah Laila tidak kalah menarik juga dengan tarik ulur perjodohan yang dia alami, sampai bertemu pada lelaki yang dijodohkan hingga menjadi suaminya hingga sekarang. Itulah mengapa ustazah tersebut memberi tip memilih pasangan agar tidak salah jalur.
Tetap Semangat
Peserta mengikuti seminar dengan khusyuk mendengarkan penuturan yang disampaikan pembicara. Walau waktu dilaksanakannya terlambat dikarenakan cuaca yang kurang mendukung, namun peserta tetap semangat dan bersinergi untuk datang mencari ilmu.
Menurut pemaparan panitia, bahwa tema yang dibahas pada seminar ini biasanya diajukan pihak panitia. “Karena zaman sekarang mungkin anak muda kurang tahu menahu soal pernikahan maka dari itu dari tim panitia memilihkan tema ini,” ujar Intan dari Pejuang Masjid selaku panitia acara hari tersebut.
Salah satu peserta seminar, Dinda, mengatakan sebenarnya dirinya menghindari juga konteks seperti ini. Tapi karena mumpung ada kajian ini makanya dirinya ikut aja. “Aku juga menganut kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, dengan ikut kajian ini aku juga jadi mengerti bahwa pernikahan itu tidak semenakutkan itu. Cocok sekali untuk diikuti kaum remaja sampai mau dewasa,” ujar mahasiswa Psikologi Semester VII UMS yang menghadiri kajian tersebut.
Dalam konteks dunia, Ustazah Laila mengatakan boleh saja mencintai sesama manusia. Perasaan cinta itu fitrah atau sesuatu yang boleh. Namun, cinta harus sesuai dengan syariat yang Allah perbolehkan. Maka dari itu, prasyaratan pranikah itu sangat penting untuk dilakukan. (Editor magang: Annisa Fadhilla H.S.)
Akreditasi Internasional Fakultas Kedokteran Antar UMS Raih CNN Indonesia Awards 2026
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 dalam kategori Excellent in Globally Accredited Medical Education. Penghargaan bertema “Karya Nyata untuk...
AI dan Teknologi Pendidikan Jadi Fokus Konferensi Matematika UMS
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat inovasi pendidikan matematika melalui kolaborasi akademik internasional dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perkembangan teknologi...
FAI UMS Jadi Lokasi Riset Literasi Tafsir Al-Qur’an Digital
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi lokasi penelitian kolaboratif mengenai literasi tafsir Al-Qur’an mahasiswa dalam menghadapi otoritas keagamaan digital. Penelitian...
FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas
KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...
UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...
Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...
Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...
UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...
Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....
UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...
Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...
FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...






