Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

IMM Solo Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Mubalig, Hadirkan Kiai Cepu

Sandya Mahendra, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 13 Juni 2024 16:25 WIB
IMM Solo Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Mubalig, Hadirkan Kiai Cepu
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman berkolaborasi dengan Korps Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah PC IMM Kota Surakarta menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah di Ruang J. Seminar FKI Kampus II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu 8 Juni 2024. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman berkolaborasi dengan Korps Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah PC IMM Kota Surakarta menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Mubalig Mahasiswa Muhammadiyah di Ruang J. Seminar FKI Kampus II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu 8 Juni 2024.

Kegiatan ini diselenggerakan sebagai follow up dari Pelatihan Mubalig Mahasiswa Muhammadiyah (PM3) yang diadakan pada Februari lalu. Ketua panitia, Sandya Mahendra, menyampaikan tujuan di balik pelaksanaan kegiatan workshop.

”Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mubalig dalam kemampuan sebagai da’i. Sehingga para peserta workshop ini mampu memainkan peran mubalig IMM dengan pilar Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Pilar Intelektual, serta Pilar Kemasjidan dan Kemasyarakatan,” ujar Mahendra.

Peserta Workshop ini melibatkan Ketua Bidang Tabligh Komisariat Se-Cabang Surakarta dan beberapa tamu undangan lain seperti Alumni PM3 tahun 2024, Pejuang Masjid UMS, serta Bidang Tabligh dan KM3 PC IMM Sukoharjo.

Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman berkolaborasi dengan Korps Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah PC IMM Kota Surakarta menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah di Ruang J. Seminar FKI Kampus II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu 8 Juni 2024.

Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman berkolaborasi dengan Korps Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah PC IMM Kota Surakarta menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah di Ruang J. Seminar FKI Kampus II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu 8 Juni 2024. (Humas)

Kegiatan ini dihadiri langsung Kiai Kusen selaku Wakil Ketua LSB dan Instruktur Nasional MPKSDI PP Muhammadiyah. Kiai Kusen atau yang akrab dipanggil Kiai Cepu ini menjadi pemateri tunggal dalam agenda workshop ini.

Dalam agenda tersebut, pada sesi pertama, Kiai Cepu menyampakan materi mengenai “Filsafat Dakwah & Ruang Lingkup Dakwah di Muhammadiyah” dengan inti bahasan (1) Identitas dan Gerakan Dakwah Islam Berkemajuan; (2) Paradigma Dakwah secara Filosofis; dan (3) Psikologi & Sosiologi Dakwah di Masyarakat.

Sehingga para muballigh ikatan dapat memahami dan menjelaskan nilai-nilai dakwah Muhammadiyah baik secara filosofis maupun sosiologis, serta menerapkannya dalam dinamika kehidupan sosial di masa kini dan dapat mempersiapkan diri untuk menyikapi tantangan-tantangan di masa depan.

Berpikir Kritis

Kiai Cepu membawa para kader muballigh ikatan ini untuk berpikir kritis dan analitik mengenai konsep dakwah secara filosofis serta persoalan-persoalan riil yang terjadi di persyarikatan maupun masyarakat. Ia mendidik para peserta workshop untuk mengetahui esensi kewajiban dakwah.

Kiai Cepu menyampaikan bahwa dakwah itu wajib bagi semua muslim bagi yang ingin masuk surga, jika tidak berdakwah maka ia akan dikenai sanksi masuk neraka. Dalil Kewajiban dakwah ini diambil oleh Kiai Cepu dalam intisari Surah Al Maun bahwa celakalah orang yang berdusta atas nama agama yang sholatnya tidak diterima (lalai) karena tidak peduli dengan urusan orang lain (amar makruf nahi munkar).

Lebih lanjut, Kiai Cepu menyoroti persoalan dan tantangan dakwah yang ada di persyarikatan muhammadiyah. Ia beranggapan bahwa masalah internal sekarang adalah Dakwah yang tekstual dan cenderung konservatif.

Muhammadiyah sebagai gerakan islam, dakwah, dan tajdid ini kini diterapkan dengan tidak memerhatikan konteks yang sedang terjadi. Sehingga banyak akhir-akhir ini Muhammadiyah cenderung hanya berhenti pada teks saja, padahal seharusnya Muhammadiyah mampu menggerakan dakwah dari teks menuju konteks, dari ayat menuju realitas.

Tentu ini menjadi refeleksi untuk semua kader, bahwa KH Ahmad Dahlan dahulu menekankan pentingnya Surah Al Maun bukan hanya pada hafal atau tidaknya, tetapi seberapa jauh sudah mengamalkan intisari dari Surah Al Maun tersebut.

Selain itu, pada sesi kedua, para peserta workshop difasilitasi untuk menyampaikan problematika yang ada di internal komisariat masing-masing. Kiai Cepu dengan detail dan sabar menjawab problematika tersebut beserta solusi-solusi praktis yang disampaikan.

Baca Juga: Kader IMM Shabran UMS Kupas Buku Simpul Romantika Ikatan di Universitas Muhammadiyah Purworejo

Peserta beberapa mengeluhkan Dakwah Muhammadiyah yang kalah populer dengan organisasi maupun komunitas-komunitas lain. Sehingga banyak anggota persyarikatan maupun kader IMM sendiri tidak begitu melirik kiai-kiai maupun da’i-da’i dari kalangan Muhammadiyah.

Kiai Cepu berpesan, bahwa da’i Muhammadiyah harus memiliki kompetensi dalam berdakwah baik dalam pemahaman filsafat, kemampuan berlogika, kompetensi ushul fiqh hingga metodologi dalam berdakwah agar mampu memahami kondisi sosial yang ada di akar rumput.

Penyampaian materi Kiai Cepu memberikan inspirasi lebih kepada para peserta workshop. Para Mubalig ikatan ini merasa terbuka fikirannya mengenai persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat dengan solusi melalui pendekatan-pendekatan yang lebih segar dan baru.

Di akhir acara, workshop ini diharapkan mampu melahirkan konsep pendekatan dakwah yang baru di tataran PC IMM Kota Surakarta, sehingga dapat mencetak kader mubalig yang kompeten dan mampu berdakwah pada lintas agama, komunitas, dan kebudayaan.

Berita Terbaru

Ustaz Pujiono Bekali Kontingen HW Boyolali untuk Mahrojan Penghela di Pemalang

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Boyolali melepas 20 peserta kontingen Mahrojan Penghela yang akan berlaga di Pemalang pada 23–25 Oktober 2026. Pelepasan...

Milad ke-61, KOKAM Solo Tanamkan Keberanian Lewat Refleksi Sejarah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Solo akan menggelar kajian peringatan Milad ke-61 Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) sekaligus nonton bareng film Kedung...

Desa Cerdas IMM Abduh UMS Perkuat Pendidikan dan Lingkungan

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (FAI UMS) menggelar Pengabdian dan Pemberdayaan Organisasi (PPO)...

RS UMS A.R. Fachrudin Ajukan Verifikasi Ambulans Gawat Darurat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit UMS A.R. Fachrudin mengajukan verifikasi rekomendasi Ambulans Gawat Darurat kepada Dinas Kesehatan Kota Solo, Senin (19/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan...

Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...

FGM Boyolali Perkuat Dakwah dan Penerimaan Siswa Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Pujiono, mengajak guru dan pengelola sekolah Muhammadiyah meninggalkan jejak kebaikan selama mengemban amanah. Ia juga mendorong...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

MI Muhammadiyah 01 Manyaran Karanggede Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasinan

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami krisis air bersih, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, Kab. Boyolali menyalurkan bantuan air bersih...

UMS Peringkat 1 PTS dan 5 Nasional dalam THE WUR 2027

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) dan peringkat kelima secara nasional dalam Times Higher Education (THE) World University...

Keris Berusia 500 Tahun Jadi Cendera Mata UMS untuk Wakil Dubes RI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan cendera mata berupa keris kepada Wakil Kepala Perwakilan atau Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur sekaligus...

Kajian Ngeteh PCPM Kota Bengawan: Dari Jamaah Merajut Ukhuwah….

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan, Kota Solo, kembali menggelar Kajian Ngeteh: Ngaji Entuk Hikmah dengan mengusung tema “Dari Jamaah Merajut Ukhuwah”, Sabtu...