Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Tips Menjadi Orang Tua Bestie Anak ala Psikolog Elly Risman

Aryanto, Editor: Sholahuddin
Senin, 19 Februari 2024 20:21 WIB
Tips Menjadi Orang Tua Bestie Anak ala Psikolog Elly Risman
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Psikolog Anak, Elly Risman (kiri), saat menjadi narasumber pada webinar parenting “My Parents-My Bestie” yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Solo, Sabtu (17/2/2024). (Foto: Humas SMP Muh. PK Solo).

“Ayah Bunda, mudah tidak kita sebagai orang tua menjadi bestie anak?” pertanyaan pembuka tersebut dilontarkan Elly Risman, psikolog anak, saat menjadi narasumber Webinar Parenting SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat (PK) Solo, Minggu (18/2/2024). Webinar bertajuk “My Parents-My Bestie” tersebut diikuti ratusan orang tua wali siswa secara daring.

Elly Risman mengajak orang tua peserta webinar berdiskusi secara aktif seputar apa itu bestie, mengenali kesiapan menjadi orang tua dan tipe orang tua, serta syarat menjadi orang tua-bestie ibu dan ayah. Pada kesempatan tersebut, Elly Risman juga menyinggung materi tentang peran dan fungsi pengasuhan. Sudahkah merumuskan tujuan pengasuhan dan memenuhi kebutuhan perkembangan anak? Hingga identifikasi masalah dan cara menyelesaikan masalah dengan komunikasi yang menyenangkan.

Psikolog anak tersebut menekankan pentingnya orang tua mengenali kesiapan dan syarat menjadi orang tua. Menurutnya, orang tua bestie bukan menyediakan quality time, melainkan orang tua, ayah dan bunda harus jelas dahulu peran dan fungsi dalam pengasuhan. Menurutnya, bestie singkatan dari best friend atau sahabat yang akrab atau orang terdekat. Sahabat akrab itu saling mengenali dan menghargai, penuh kasih sayang, perhatian, komunikasi lancar dan hangat, menghabiskan waktu bersama, dan jadi sahabat yang realistis.

Dia menekankan, orang tua juga perlu bersikap tegas dan bijak dalam pengasuhan anak. Tegas dan bijak tidak bisa dilakukan dengan kekerasan, tetapi dengan kedekatan dan kelengketan. Membuat peraturan bersama-sama, menyepakati, dan menerapkan dengan segala konsekuensinya. Jika melanggar peraturan maka mendapatkan konsekuensinya. “Ikhtiar harus maksimal dan hidayah di tangan Allah SWT,” tegasnya.

Elly Risman menekankan pentingnya merumuskan tujuan pengasuhan anak. Hal itu karena pengasuhan tanpa tujuan bak naik mobil yang hanya muter-muter saja. Rumusan tujuan pengasuhan meliputi tujuh hal, pertama, sebagai orang tua menjadikan anak-anak sebagai hamba Allah atau mukmin yang bertakwa, berakhlak mulia, ibadah sempurna; kedua, calon istri atau suami; ketiga, calon ayah atau ibu; keempat, profesional atau entrepreneur; kelima, pendidik istri, anak, dan keluarga; keenam, penanggungjawab keluarga; dan ketujuh, bermanfaat bagi orang tua.

“Jika anak perempuan poin keempat itu sudah cukup, tetapi berbeda dengan anak lak-laki yang harus kita didik sampai ia mampu menjadi pendidik istri, anak dan keluarga, penanggungjawab keluarga, dan bermanfaat bagi orang tua,” jelasnya.

Parents yang Bestie

Elly Risman memaparkan enam hal terkait bagaimana menjadi parents yang bestie terhadap anak-anaknya. Orang tua perlu menghindari bicara yang buru-buru kepada anak. Selain itu, orang tua juga harus menurunkan nada bicara, membaca bahasa tubuh anak dengan menebak perasaan, dan menghindari menggunakan 12 GP (gaya popular). Orang tua perlu sadari akibat 12 GP bagi anak dan mendengarkan secara aktif.

Orang tua menyadari akibat dari 12 GP (gaya popular) yang membuat anak tidak percaya diri. Dua belas GP yang dihindari orang tua meliputi suka memerintah, menyalahkan meremehkan, membandingkan, mencap, mengancam, menasihati, membohongi, menghibur, mengritik, menyindir, dan menganalisa anak.

“Mari Ayah Bunda rumuskan pengasuhan bagaimana menjadi anak yang Anda inginkan agar menjadi bestie dengan sepakati, laksanakan, kontrol, dan kendalikan,” pungkasnya.

Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Solo, Muhdiyatmoko (kanan) saat memberi sambutan pada webinar parenting “My Parents-My Bestie”, Sabtu (17/2/2024). (Foto:Humas SMP Muh. PK Solo).

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah PK Solo, Muhdiyatmoko, menyampaikan tujuan diadakan webinar parenting adalah untuk meningkatkan komunikasi yang lebih intens antara orang tua dengan anak sehingga orang tua menjadi sahabat anak. Jika ada masalah, anak akan menyampaikan curahan hati kepada orang tua bukan di media sosial.

“Bagaimana menghadirkan orang tua menjadi bestie anak-anak. Memiliki anak merupakan anugerah dari Allah SWT. Anak yang dititipkan kepada kita maka harus dijaga bersama,” jelasnya. Muhdiyatmoko pun menambahkan fase anak beranjak remaja terkadang membuat orang tua sulit memahami keinginan mereka, perubahan fisik, sikap, dan berbagai pengaruh di masa puber. Hal itu menjadi jurang pemisah antara anak dan orang tua. Sebagai orang tua, kita berusaha memahami apa yang diinginkan anak-anak sehingga tidak salah persepsi atau salah komunikasi dan menimbulkan permasalahan baru.

Perbankan Syariah

Sementara itu, Branch Manager Bank Syariah Indonesia KC Solo, Slamet Riyadi 1, Pandu Samudro, menyampaikan BSI optimistis dengan bersinergi yang baik dengan sekolah dan lembaga pendidikan, maka akan memahamkan tentang peran perbankan syariah di Tanah Air. Dia pun percaya tentang peran penting sekolah yang mampu mendorong lahirnya generasi yang bermanfaat dan juga berpendidikan tinggi.

“Terkait dengan acara hari ini kita tahu bahwa pendidikan hal utama dengan melibatkan peran orang tua dimulai dari keluarga. Keluarga menjadi tempat pertama sifat dan kepribadian anak tumbuh dan terbentuk dengan cepat. Gaya hidup dan pemanfaatan teknologi komunikasi menjadi tantangan mengasuh anak semakin kompleks,” jelasnya.

Acara webinar parenting dihadiri oleh Manager BSI Area Solo, Hari Nopa Kurniawan; Department Head of Islamic Ecosystem BSI, Hikmah Rizka; ARTM BSI Area Solo, Milatina Syarifah, Orang tua siswa dan alumni keluarga besar Perguruan Muhammadiyah Kottabarat Surakarta, dan guru serta karyawan.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Cetak Dai Muda, PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Luncurkan Modul Khitobah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul ‘Ulum menggelar Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan wisuda santri SMP dan SMA serta peluncuran...

Nilai TKA SD Muhammadiyah PK Kottabarat Melampaui Rata-Rata Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 54 murid kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo, mengikuti kegiatan akhirusanah di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (13/6/2026). Dari...

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar PK Fest 2026, Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Surakarta menggelar PK Fest 2026, Sabtu (13/6/2026), di kompleks sekolah. PK Fest menghadirkan beragam kegiatan mulai dari perlombaan...

Tanam Pohon Jadi Penutup Supercamp PPL-2 SD Muhammadiyah PK Banyudono

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Leadership (PPL)-2 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono resmi ditutup di kawasan Refresh River Tubing Janti, Polanharjo, Klaten, Kamis (11/6/2026)....

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Guru Bahasa Inggris SMP Imam Syuhodo Lulus S2

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil...

Atasi Sampah Sekolah, Tim UMS Ciptakan Sistem Digital Berbasis IoT untuk Siswa SD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) bernama Smart Monitoring Green Action (SMOGRA) untuk mendorong terbentuknya...

AI Ubah Pembelajaran Matematika, Akademisi UMS Tekankan Peran Baru Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar webinar bertajuk Pembelajaran Matematika Era AI: Peluang,...

Jeda PSAT, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Beragam Profesi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Suasana berbeda tampak di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Selasa (9/6/2026). Sebanyak 167 murid kelas I dan II mengikuti pelatihan...

Menuju Satu Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Hadirkan PK Fest 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menyiapkan gelaran PK Fest 2026 sebagai ajang pameran inovasi, kreativitas, dan inspirasi siswa. Kegiatan yang...

MTs Muhammadiyah Surakarta Lepas 43 Lulusan, Hafalan Tertinggi Capai 25 Juz

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta melepas 43 siswa lulusan tahun ajaran 2025/2026 dalam kegiatan Haflah Wada’ dan Wisuda Tahfidz. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Pilah Sampah dan CTPS di TK Aisyiyah Sindon

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), An Afida Atsna dan Rara Vera Nathania, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di...

Akhirussanah SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Diwarnai Wisuda Tahfidz Juz 30 Perdana

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 14 Danukusuman menggelar Wisuda Tahfidz Juz 30 perdana bersamaan dengan Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 di...