Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sosok

Nindita Kusuma, Sang Peraih Juara 1 OSN Matematika

Aryanto, Editor: Sholahuddin
Selasa, 5 Desember 2023 08:03 WIB
Nindita Kusuma, Sang Peraih Juara 1 OSN Matematika
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Nindita Kusuma (kiri), siswa SMP Muhammadiyah PK, meriah juara 1 Olimpiade Siswa Nasional (OSN) Matematika tingkat Kota Solo bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dian Rineta (kanan). (Foto : Istimewa)

Bagi sebagian besar siswa, pelajaran matematika menjadi momok. Bahkan ditakuti. Hal itu tidak berlaku bagi siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Nindita Kusuma. Siswa yang tengah duduk di kelas 8 ini sangat menyukai matematika. Nindita Kusuma yang kerap disapa Nindita banyak menghabiskan waktu belajar Matematika sehingga prestasi-prestasi berbagai ajang perlombaan matematika disabetnya dari tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional.

Nindita baru-baru ini menerima penghargaan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo, Dian Rineta. Pasalnya, ia berhasil meraih juara 1 Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kota Solo mata pelajaran Matematika. Atas prestasi tersebut, Nindita Kusuma menjadi wakil Kota Solo bersaing di OSN tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Prestasi Nindita tidak hanya berhenti di situ saja, ia berhasil meraih medali emas dalam perlombaan Matematika Suprarasional tingkat nasional di Bogor. Bahkan ia menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang Bulgaria International Mathematic Competition 2023. Ia bersama tim dari Indonesia yang terdiri atas 4 siswa meraih second runner up dalam kompetisi Internasional tersebut.

Saat berbincang dengan Nindita pada waktu jeda kelas olimpiade di sekolah. Nindita bercerita bahwa sejak kecil ia sudah berminat dengan Matematika. Ia sudah banyak melakukan eksplorasi minat dengan mengikuti perlombaan dan mengikuti bimbingan belajar Matematika.

“Awalnya orang tua mengikutikanku dalam lomba KMNR (Kompetisi Matematika Nalar Realistik). Saat itu saya masih kelas 1 SD. Alhamdulillah saya mendapat medali perak dalam perlombaan tersebut. Hal itu membuat saya merasa senang dan ada rasa ingin ikut lomba Matematika lagi. Saya merasa asyik dan jadi keterusan sampai sekarang,” ceritanya.

Nindita mengaku suka Matematika karena pelajaran seru, banyak tantangan, dan berhitung. Selain itu, cara menyelesaikan soal Matematika itu banyak trik bahkan kadang trik-trik tersebut tidak terpikirkan sebelumnya. Menurutnya, hal-hal baru banyak ditemukan dalam pelajaran Matematika. “Saat mengeksplorasi penyelesaian soal Matematika, saya merasa seru. Setiap soal Matematika ada tantangan-tantangan yang harus diselesaikan,” ceritanya.

Suka Aljabar

Selama belajar di kelas, Nindita berusaha selalu aktif mengikuti pembelajaran bersama guru. Ia sering diminta maju dan menyelesaikan soal matematika di papan tulis. “Di kelas jarang yang bisa matematika. Maka saya sering maju menyelesaikan soal matematika dan itu bikin seru,” kata dara berusia 13 tahun pada November lalu.

Selain belajar bersama guru, Nindita sering diminta teman-teman di kelas untuk mengajari matematika. Biasanya setelah guru menyampaikan materi dan ada materi yang belum paham maka ia membantu teman-teman memahaminya. “Ada teman yang minta diajarin. Ya, diajarin. Kata mereka kalau yang ngajarin saya, mereka jadi paham,” ungkap siswa yang bercita-cita menjadi dosen teknik ini.

Aljabar merupakan materi yang paling disukai oleh siswa yang penyuka novel berbahasa Inggris tersebut. Ketika ditanya alasannya, ia mengaku materi aljabar seru. “Kita bisa menghitung faktorisasi. Jika tidak menemukan jawaban maka akan pusing, tetapi jika sudah menemukan jawaban maka terasa seru dan asyik.” Menurutnya, belajar matematika itu mudah. Jika sudah mengerti logika berpikirnya, maka mengerjakan soal matematika tidak susah. Rumus matematika tidak perlu dihafal, hanya perlu dipahami saja.

Nindita memberikan contoh saat memahami soal yang berkaitan dengan diagram kartesius. Contohnya, rumus persamaan garis, gambar diagram koordinat kartesius, rumus gradien m = (y2 -y1): (x2 -x1). Kita hanya membayangkan saja titik A (x1, y2) dan titik B (x2-x1) gradient perbandingan sisi y dan x.

“Saya biasanya mengerjakan satu soal matematika bentuk pilihan ganda rata-rata 2-5 menit. Soal dalam bentuk uraian kurang lebih 15 menit karena harus memakai cara yang panjang,” ungkapnya.

Nindita Kusuma, siswa SMP Muhammadiyah PK Solo saat menerima trofi dan piagan OSN. (Foto : Istimewa).

Nindita mengaku menghabiskan 2-3 jam setiap hari untuk belajar matematika. Ia bercerita saat sepulang sekolah, pukul 15.30 WIB, ia manfaatkan untuk istirahat sebentar. Pukul 17.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB, ia belajar bersama guru les di tempat kursus matematika. Setelah selesai, ia pulang ke rumahnya di Manahan, Solo. Istirahat sebentar. Pukul 19.30 hingga 20.30 WIB kembali belajar matematika secara daring bersama guru asal Surabaya.

Terkait pengalaman saat gagal perlombaan, Nindita mengaku pernah mengalaminya. Saat itu, ia pernah gagal menyelesaikan soal dalam perlombaan aritmatika di salah satu kampus negeri di Solo. Saya tidak masuk final karena soal matematika susah diselesaikan. Ketika ditanya apakah ada perasaan gagal? Nindita tegas mengungkapkan tidak. Menurutnya, kegagalan adalah awal keberhasilan dan kegagalan menjadi pengalaman yang memberikan motivasi supaya bisa lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Setiap ada perlombaan, Nindita selalu mempersiapkan lomba tersebut dengan sungguh-sungguh. Persiapannya seperti mempelajari materi, latihan soal, bertanya kepada guru les, dan mengerjakan soal lomba tahun lalu. Tentunya, ia selalu meminta doa restu orang tua, Bambang Hari Purwoto, dan Retno Quantari Mariana.

Siswa yang hobi membaca tersebut menyampaikan alasan mengapa sampai sekarang terus belajar dan menekuni perlombaan matematika. Salah satunya adalah dukungan totalitas kedua orang tua yang selama ini seperti mencarikan info lomba, mendampingi dalam belajar, mencarikan guru les, mendaftarkan perlombaan hingga menemani saat perlombaan berlangsung.

Pada akhir perbincangan, Nindita menyampaikan momen refleksinya terhadap manfaat matematika. Bahwa kehidupan sangat membutuhkan kemampuan matematika seperti jual beli di pasar, mengatur ekonomi, dan sebagainya.

Berita Terbaru

Mengenal Daffa Satria Nugraha, Mahasiswa Berprestasi dari Teknik Elektro UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Daffa Satria Nugraha, menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa dapat berjalan melalui beragam...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Raih Penghargaan Perhumasri Award 2026

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta meraih penghargaan tingkat nasional The Best Hospital Public Relation Program (Pemenang Kesatu Program Kehumasan Rumah Sakit Terbaik) dalam ajang PERHUMASRI...

Calista Atha Yumna Raih Dua Penghargaan Internasional pada Inovasi Digital Kesehatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons penanganan yang cepat dan tepat. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama dapat menjadi bekal penting sebelum tenaga...

Guru Besar UMS Bahas AI dalam Forensik di Konferensi Uzbekistan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjadi pembicara dalam konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian Kehakiman Republik...

Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jody Julian Putra Caesar, meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam Future Leader...

Jody Julian Putra Caesar Kembali Raih Prestasi Tingkat Nasional

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Jody Julian Putra Caesar, mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Jody dinobatkan...

Haedar Nashir Kenang Pengabdian Prof. Chamamah Soeratno

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan duka cita atas wafatnya Prof. Chamamah Soeratno, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah periode 2000–2005...

Dari Soloraya ke AS, Alumni UMS Ini Buktikan Perempuan Muhammadiyah Bisa Memimpin

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini tak pernah benar-benar usai. Ia hidup dalam denyut gerakan perempuan masa kini, salah satunya tercermin dalam sosok Ninin Karlina, alumni...

Faeyza Bayanaka Kusuma, Ungkap Rahasia Raih Seabrek Prestasi

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah. Faeyza Bayanaka Kusuma, siswa kelas III, menunjukkan konsistensi gemilang dalam prestasi bidang akademik maupun...

Mengenal Nur Subekti, Pelatih PON yang Berdedikasi di Kampus UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konsistensi, disiplin, dan keberanian dalam mengambil keputusan besar menjadi benang merah perjalanan hidup Nur Subekti. Sosok kader Muhammadiyah ini menapaki jalan panjang dari arena...

Alumnus UMS Asri Hartanti Buktikan Bahasa Inggris Bisa Dipelajari dari Aktivitas Harian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan kisah inspiratif alumninya melalui program UMS Talk Podcast. Kali ini, podcast menghadirkan Asri Hartanti, alumnus Pendidikan Bahasa Inggris...

Ketua IPM Solo Lempar Analisis Fiskal di Future Leader Camp Kemendiktisaintek

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM– Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keaktifan mahasiswanya di kancah nasional. Jody Julian Putra Caesar, mahasiswa dari Fakultas Hukum dan...